Begini Cara Sekolah Cikal Jaga Kesehatan Mental Anak Sejak Dini

Sekolah Cikal mengajarkan murid-muridnya untuk mengenali dan mengelola emosi mereka. Foto/Dokumentasi Cikal
Sekolah Cikal mengajarkan murid-muridnya untuk mengenali dan mengelola emosi mereka. Foto/Dokumentasi Cikal

SURABAYA - Dengan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya kesehatan mental, Sekolah Cikal berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan positif.

Melalui serangkaian program inovatif dan pendekatan yang holistik, Sekolah Cikal mengajarkan murid-muridnya untuk mengenali dan mengelola emosi mereka, membangun ketahanan, serta mengembangkan keterampilan sosial yang sehat.

Winny Suryania, Konselor SD, SMP dan SMA Sekolah Cikal Amri Setu memaparkan bagaimana cara Sekolah Cikal menjaga kesehatan mental murid sejak dini.

Seperti apa penjelasannya? Mari simak bersama lebih lengkap di artikel berikut ini!

Check-up Rutin dengan Konselor

Winny menjelaskan bahwa Check-up Rutin dengan konselor dilakukan untuk mengenali gejala-gejala awal masalah kesehatan mental dan memberi penanganan yang tepat.

“Sekolah Cikal menerapkan percakapan tatap muka rutin antara murid dan konselor. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal masalah kesehatan mental dan memberikan intervensi tepat waktu. Kegiatan ini dapat dilakukan diluar kelas maupun di dalam program kelas yang biasa disebut PSE (Personal Social Education),” kata Winny.

Menciptakan Hubungan Guru dan Murid yang Aman

Di Sekolah Cikal, para guru dan staf dilatih untuk membangun sikap empati dan menumbuhkan hubungan positif dengan murid. Langkah ini penting diterapkan untuk memberikan dukungan dan menjadi tempat yang aman untuk murid, sehingga sekolah pun mudah untuk mengidentifikasi tanda awal masalah kesehatan mental.

“Membangun hubungan guru-murid yang kuat, dan aman. Guru-guru dan staff sekolah Cikal mendapatkan pelatihan untuk mendengar secara aktif dan membangun hubungan yang sehat pada anak, hal ini dilakukan untuk mengenali tanda-tanda peringatan dini masalah kesehatan mental pada murid dan bagaimana menjaga lingkungan sekolah yang lebih positif,” jelas Winny.

Memberi Ruang Aman

Sekolah Cikal berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan psikologis murid dengan menyediakan zona-zona nyaman yang dirancang khusus untuk memungkinkan murid beristirahat dan melepaskan penat.

“Sekolah Cikal juga memberikan ruang aman, agar anak dapat bersantai dan menghilangkan stres. Ini bisa berupa ruang yang tenang atau ruang luar yang dilengkapi dengan sumber daya yang meningkatkan kesehatan mental,” ujar Winny.

Bekerja Sama dengan Orang Tua

Poin yang tidak kalah krusial, bagi Winny, adalah kerjasama erat dengan para orang tua. Tujuannya untuk memberikan informasi terkini mengenai perkembangan akademik dan emosional anak dan menggandeng mereka dalam rencana intervensi yang dilakukan di Sekolah Cikal.

“Terakhir namun tak kalah penting yakni kolaborasi dengan orang tua. Sekolah Cikal menjaga komunikasi berkelanjutan dengan orang tua, untuk memberi tahu perkembangan anak mereka tentang kesejahteraan akademis dan emosional anak, dan melibatkan mereka dalam rencana intervensi apa pun,” imbuh Winny.

Editor : Alim Perdana