<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Ayo Jatim</title>
                <atom:link href="https://ayojatim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://ayojatim.com/</link>
                <description>Gerbang Baru Jawa Timur</description>
                <lastBuildDate>Sun, 13 Sep 2026 23:02:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://ayojatim.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Ayo Jatim</title>
                    <link>https://ayojatim.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Gubernur Khofifah Sampaikan Pengantar Nota Keuangan Raperda APBD 2027]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27222-gubernur-khofifah-sampaikan-pengantar-nota-keuangan-raperda-apbd-2027</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27222-gubernur-khofifah-sampaikan-pengantar-nota-keuangan-raperda-apbd-2027</guid>
                    <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 23:02:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Gubernur Khofifah mengatakan, arah kebijakan RAPBD Jatim 2027 disusun selaras dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> &ndash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2027 dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp26,4 triliun.</p>
<p>Penyampaian pengantar Nota Keuangan dilakukan Gubernur Khofifah dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026).</p>
<p>Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono beserta jajaran.</p>
<p>Gubernur Khofifah mengatakan, arah kebijakan RAPBD Jatim 2027 disusun selaras dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yakni &ldquo;Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri&rdquo;.&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan itu, RKPD Provinsi Jawa Timur 2027 mengusung tema &ldquo;Penguatan Pelayanan Dasar untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.&rdquo;</p>
<p>Khofifah menilai, tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar.&nbsp;</p>
<p>Karena itu, RAPBD 2027 tidak hanya diarahkan untuk menjaga kesinambungan fiskal, tetapijuga memastikan anggaran memberikan dampak nyatabagi masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Arah kebijakan RAPBD Tahun Anggaran 2027 difokuskan pada penguatan pendapatan daerah, belanja yang produktif, dan pembiayaan yang berkelanjutan untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, Pemprov Jatim menyiapkan sejumlah strategi peningkatan pendapatan.</p>
<p>Di antaranya melalui penguatan basis data dan kualitas perencanaan pendapatan daerah, penguatan pembagian peran dan pembiayaan bersamadengan pemerintah kabupaten/kota dalam pemungutan PKB, BBNKB, Opsen PKB, dan Opsen BBNKB, serta peningkatan aksesibilitas dan digitalisasi pelayanan pajak daerah.</p>
<p>Selain itu, optimalisasi produktivitas retribusi daerah dan pendapatan asli daerah (PAD) yang sah juga menjadi bagian dari strategi peningkatan pendapatan.</p>
<p>"Di antaranya ada penguatan basis data dan kualitas perencanaan Pendapatan Daerah; penguatan role sharing dan cost sharing untuk pemungutan PKB, BBNKB, Opsen PKB, dan Opsen BBNKB dengan Pemerintah Kabupaten/Kota; Peningkatan aksesibilitas dan digitalisasi pelayanan Pajak Daerah, peningkatan produktivitas Retribusi Daerah, optimalisasi PAD yang sah," jelasnya.</p>
<p>Dalam RAPBD 2027, Pendapatan Daerah Jawa Timur diproyeksikan mencapai Rp26,4 triliun.</p>
<p>Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,7 triliun, Pendapatan Transfer sebesar Rp8,6 triliun, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp28 miliar.</p>
<p>Sementara itu, Belanja Daerah juga direncanakan sebesar Rp26,4 Rp27,4 triliun. Komposisi belanja tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperkuat program-program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.</p>
<p>Khofifah menegaskan, pengalokasian Belanja Daerah tetap memperhatikan pemenuhan pendanaan urusan pemerintahan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan atau mandatory spending.</p>
<p>Dalam rancangan tersebut, alokasi belanja fungsi pendidikan paling sedikit sebesar 20 persen dari total Belanja Daerah.&nbsp;</p>
<p>Sementara belanja infrastruktur pelayanan publik dialokasikan paling rendah 40 persen dari total Belanja Daerah di luar Belanja Bagi Hasil dan/atau Belanja Transfer ke Daerah dan/atau Desa.</p>
<p>Pemprov Jatim juga mengalokasikan belanja pegawai di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui Transfer ke Daerah (TKD) paling tinggi 30 persen dari total Belanja Daerah. Untuk fungsi pengawasan, dialokasikan minimal 0,30 persen dari total Belanja Daerah.</p>
<p>Sementara anggaran pendidikan dan pelatihan bagi ASN dalam rangka pengembangan kompetensi penyelenggara pemerintahan daerah dialokasikan paling sedikit 0,34 persen dari total Belanja Daerah.</p>
<p>"Alokasi belanja pegawai di luar tunjangan guru dialokasikan melalui TKD paling tinggi sebesar 30 persen dari total belanja daerah. Alokasi belanja fungsi pengawasan sebesar minimal 0,30 persen dari total belanja daerah; dan alokasi anggaran untuk pendidikandan pelatihan bagi ASN dalam rangka pengembangan kompetensi penyelenggara pemerintah daerah, paling sedikit 0,34 persen dari total belanja daerah," terangnya.</p>
<p>Dari sisi urusan pemerintahan, sektor pendidikanmenjadi salah satu prioritas utama dengan alokasi mencapai Rp8,3 triliun.</p>
<p>Besarnya alokasi tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan.</p>
<p>Sektor kesehatan juga mendapatkan perhatian besar dengan alokasi sebesar Rp5,5 triliun.</p>
<p>Selanjutnya, alokasi untuk urusan keuangan sebesar Rp5,8 triliun, pekerjaan umum dan penataan ruang sebesar Rp1,6 triliun, serta urusan sosial sebesar Rp490,5 miliar.</p>
<p>Untuk unsur pengawasan urusan pemerintahan, anggaran bagi Inspektorat dialokasikan sebesar Rp66,6 miliar.</p>
<p>Sedangkan untuk unsur pemerintahan umum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik mendapatkan alokasi sebesar Rp355 miliar.<br />&nbsp;<br />Khofifah menegaskan, belanja daerah tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kewajiban penganggaran, tetapi juga harus menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat Jawa Timur.&nbsp;</p>
<p>Sehingga, alokasi anggaran juga diarahkan untukmemenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM), mencegah dan mempercepat penurunan stunting, mengoptimalkan pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, mengendalikan inflasi, serta menangani berbagai isu strategis lainnya.</p>
<p>"Adapun Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp27,4 triliun. Dari sisi urusan pemerintahan, alokasi terbesar antara lain diberikan kepada pendidikan sebesar Rp8,3 triliun, kesehatan Rp5,5 triliun, keuangan Rp5,8 triliun, pekerjaan umum dan penataan ruang Rp1,6 triliun, serta sosial Rp490,5 miliar," tuturnya.</p>
<p>Menurut Khofifah, penguatan pelayanan dasar menjadi fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya menghasilkan peningkatan angka-angka makro, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>Pendidikan dan kesehatan yang kuat akan menjadi modal utama dalam membangun sumber daya manusia yang produktif dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi yang terus berkembang.</p>
<p>Di sisi lain, penguatan pendapatan daerah juga menjadi bagian penting untuk menjaga kemampuan fiskal Pemprov Jatim dalam membiayai pembangunan.</p>
<p>Digitalisasi layanan perpajakan, penguatan basis data, serta optimalisasi sumber-sumber PAD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin mudah dan transparan kepada masyarakat.</p>
<p>Gubernur Khofifah berharap seluruh tahapan pembahasan APBD 2027 dapat berjalan lancar dan menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan Jawa Timur.</p>
<p>"Pada akhirnya kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi. Semoga dengan petunjuk Allah, upaya yang kita ikhtiarkan dapat membawa kebaikan, kesejahteraan, dan kemaslahatan pada seluruh masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/1002108005.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Puguh Wiji Pamungkas juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menyerahkan pandangan fraksi kepada pimpinan sidang, H. Hidayat, S.Ag, M.Si, disaksikan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Diday Rosadi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gubernur Khofifah Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27221-gubernur-khofifah-hadiri-pembukaan-mtq-nasional-xxxi-di-semarang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27221-gubernur-khofifah-hadiri-pembukaan-mtq-nasional-xxxi-di-semarang</guid>
                    <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 22:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Gubernur Khofifah berharap, kafilah Jawa Timur mampu membawa pulang gelar Juara Umum di MTQ nasional kali ini.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG</strong> &mdash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam.&nbsp;</p>
<p>Dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno dengan didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi, MTQ Nasional XXXI ini diikuti 2.242 kafilah dari 37 provinsi se-Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan, kehadirannya menjadi bentuk dukungan moril sekaligus doa bagi kafilah Jawa Timur agar tampil maksimal dan memberi hasil terbaik di ajang nasional tersebut.&nbsp;</p>
<p>Bahkan Gubernur Khofifah berharap, kafilah Jawa Timur mampu membawa pulang gelar Juara Umum di MTQ nasional kali ini.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Namun yang paling penting adalah anak-anak kita bisa tampil dengan sebaik-baiknya. Kita memberikan dukungan moril dan doa agar seluruh kafilah Jatim diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan dan kemampuan terbaik dalam mengikuti seluruh rangkaian MTQ,&rdquo; kata Khofifah.</p>
<p>Ia menegaskan, perjuangan para kafilah tidak hanya membawa nama pribadi maupun daerah asal, tetapi juga membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional.</p>
<p>Karena itu, Khofifah meminta seluruh peserta menjaga kekompakan, kesehatan, sportivitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur'an selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.</p>
<p>&ldquo;Insya Allah ikhtiar lahir dan batin sudah dilakukan. Tinggal bagaimana anak-anak kita berjuang dengan penuh keyakinan, tawakal dan tetap menjaga akhlak. Semoga Allah memberikan hasil terbaik untuk Kafilah Jawa Timur,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Khofifah secara langsung melepas keberangkatan Kafilah Jatim dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9/2026).&nbsp;</p>
<p>Sebanyak 116 anggota kontingen Jatim diberangkatkan menuju Semarang, terdiri atas 56 peserta, 34 ofisial, 18 pembina dan delapan pendamping.</p>
<p>Dari 56 peserta tersebut, masing-masing terdiri atas 28 putra dan 28 putri.</p>
<p>Saat melepas keberangkatan kafilah, Khofifah juga menyampaikan target agar Jawa Timur mampu meraih predikat juara umum MTQ Nasional XXXI.</p>
<p>Target tersebut, menurutnya, harus diiringi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh, baik melalui pembinaan dan persiapan teknis maupun penguatan spiritual.</p>
<p>&ldquo;Terima kasih kepada seluruh official, pembina dan pendamping yang sudah membimbing anak-anak kita. Terima kasih juga karena peserta Kafilah Jatim dikawal dengan khotmil Quran. Mudah-mudahan sehat, lancar, sukses, kompak dan juara umum,&rdquo; kata Khofifah.</p>
<p>Khofifah menilai doa dan dukungan masyarakat Jawa Timur menjadi energi tersendiri bagi para kafilah yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang dan golongan.</p>
<p>Ia berharap masyarakat Jatim turut mendoakan agar seluruh peserta dapat menjalankan setiap tahapan perlombaan dengan tenang dan memberikan penampilan terbaik.</p>
<p>Menurutnya, capaian prestasi dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh.</p>
<p>Lebih dari itu, MTQ menjadi ruang untuk membangun kecintaan terhadap Al-Qur'an, membentuk karakter generasi Qur'ani , sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>&ldquo;MTQ ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Ada nilai yang jauh lebih besar, yaitu bagaimana Al-Qur'an menjadi sumber inspirasi, membentuk akhlak dan menjadi cahaya bagi kehidupan kita,&rdquo; tutur Khofifah.</p>
<p>MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 mengusung tema &ldquo;Menebar Cahaya Al-Qur'an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Yang Berkeadaban.&rdquo;</p>
<p>Tema tersebut, menurut Khofifah, sejalan dengan pentingnya membangun generasi Indonesia yang tidak hanya unggul secara intelektual dan kompetitif, tetapi juga memiliki karakter, akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.</p>
<p>Ia berharap pengalaman mengikuti MTQ Nasional di Semarang dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Jawa Timur.</p>
<p>&ldquo;Semoga anak-anak kita membawa pulang prestasi terbaik, tetapi yang lebih penting mereka membawa pulang pengalaman, keteladanan dan semangat untuk terus mencintai Al-Qur'an. Dari Semarang, kita kirim doa terbaik untuk perjuangan Kafilah Jawa Timur,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/1002107857.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyambut hangat Gubernur Khofifah yang hadir di Kota Semarang untuk memberi dukungan moril bagi kafilah Jawa Timur di MTQ XXXII. foto: KIP for ayojatim.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Diday Rosadi]]></dc:creator><category><![CDATA[Religi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Fraksi PDIP DPRD Jatim Soroti Kinerja BUMD, Minta Return Modal Daerah Diperjelas]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27220-fraksi-pdip-dprd-jatim-soroti-kinerja-bumd-minta-return-modal-daerah-diperjelas</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27220-fraksi-pdip-dprd-jatim-soroti-kinerja-bumd-minta-return-modal-daerah-diperjelas</guid>
                    <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 20:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA, AYOJATIM — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.
 ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">SURABAYA, AYOJATIM</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> &mdash; Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.</span></p>
<p><span style="font-size: 1.1rem;"> Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta tidak hanya melihat BUMD dari sisi laba, tetapi juga mengukur sejauh mana modal dan aset daerah mampu menghasilkan keuntungan serta memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).</span></p>
<p>Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim sekaligus anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi, mengatakan evaluasi BUMD harus mencakup seluruh ekosistem usaha. Pemeriksaan tidak cukup dilakukan terhadap perusahaan induk, tetapi juga anak usaha, perusahaan patungan, entitas afiliasi hingga struktur holding.</p>
<p>Sorotan tersebut salah satunya mengacu pada kontribusi BUMD terhadap PAD Jawa Timur pada 2026. Dari sekitar Rp488,61 miliar kontribusi BUMD, sekitar Rp420 miliar atau 86 persen berasal dari Bank Jatim. Artinya, kontribusi BUMD lainnya secara keseluruhan berada di kisaran 14 persen.</p>
<p>Menurut Fuad, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov Jatim dan DPRD. Besarnya modal dan aset daerah yang dikelola BUMD, kata dia, harus diikuti dengan kinerja dan manfaat ekonomi yang sepadan.</p>
<p>&ldquo;Jangan sampai struktur BUMD semakin besar, tetapi kontribusinya terhadap PAD tidak sebanding dengan modal daerah yang telah ditanamkan,&rdquo; tegas Fuad.</p>
<p>Putra sulung mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu mengatakan ukuran keberhasilan BUMD tidak cukup hanya dilihat dari status untung atau rugi.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah daerah perlu melihat tingkat kesehatan perusahaan, produktivitas aset, besaran keuntungan, kontribusi dividen serta manfaat ekonomi yang dikembalikan kepada daerah.</p>
<p>Salah satu indikator yang dapat digunakan, lanjut Fuad, adalah Return on Equity (ROE). Indikator tersebut mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih berdasarkan modal atau ekuitas yang dimiliki.</p>
<p>&ldquo;Jadi jangan hanya ditanya BUMD ini untung atau rugi. Harus dilihat berapa keuntungan yang dihasilkan dibandingkan dengan modal daerah yang sudah ditanamkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Fuad menegaskan, angka ROE tidak dapat dijadikan sebagai batas minimum yang berlaku sama untuk seluruh BUMD. Target harus disesuaikan dengan sektor usaha, tingkat risiko, struktur modal dan karakteristik masing-masing perusahaan.</p>
<p>Selain ROE, evaluasi juga dapat menggunakan Return on Assets (ROA) untuk melihat produktivitas aset, dividend yield untuk mengukur imbal hasil dividen kepada daerah, serta PMD recovery untuk melihat sejauh mana penyertaan modal daerah telah kembali melalui dividen.</p>
<p><strong>Minta Evaluasi BUMD Dilakukan Konsolidasi</strong></p>
<p>Fraksi PDIP DPRD Jatim juga mendorong Pemprov Jatim memiliki peta menyeluruh mengenai ekosistem BUMD. Data tersebut mencakup struktur kepemilikan, modal, aset, utang, pendapatan, laba-rugi, jumlah pegawai, biaya operasional hingga dividen.</p>
<p>Sejumlah BUMD seperti PT Panca Wira Usaha Jatim (PWU), PT Jatim Grha Utama (JGU), dan PT Petrogas Jatim Utama (PJU), menurut Fuad, perlu dilihat bersama seluruh entitas yang berada dalam ekosistem bisnisnya.</p>
<p>Sebab, kondisi perusahaan induk belum tentu menggambarkan kesehatan seluruh kelompok usaha.</p>
<p>&ldquo;Jangan sampai BUMD induk terlihat sehat, tetapi terdapat anak perusahaan yang terus mengalami kerugian dan akhirnya menjadi beban keuangan kelompok usaha,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Karena itu, setiap anak usaha perlu memiliki status kepemilikan yang jelas, termasuk nilai investasi, kontribusi pendapatan, laba-rugi, utang dan prospek bisnisnya.</p>
<p><strong>BUMD Bermasalah Harus Dievaluasi</strong></p>
<p>Fuad mengatakan kerugian tidak otomatis menjadi alasan sebuah BUMD harus ditutup. Perusahaan yang masih memiliki prospek tetap dapat diberikan kesempatan untuk melakukan penyehatan.</p>
<p>Namun, proses tersebut harus memiliki target, indikator kinerja dan batas waktu yang terukur.</p>
<p>Jika setelah dilakukan evaluasi dan restrukturisasi perusahaan tetap tidak memiliki prospek, terus mengalami kerugian dan membutuhkan suntikan modal daerah berulang kali, Pemprov Jatim harus berani mengambil keputusan.</p>
<p>Pilihan tersebut dapat berupa restrukturisasi, perubahan model bisnis, merger, konsolidasi, divestasi hingga pembubaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>&ldquo;Uang rakyat tidak boleh terus digunakan untuk mempertahankan perusahaan yang tidak memberikan manfaat sebanding,&rdquo; tandasnya.</p>
<p>Persoalan anak usaha juga menjadi perhatian. Salah satunya PT Kasa Husada Wira Jatim yang berada dalam ekosistem PWU.</p>
<p>Komisi C DPRD Jatim sebelumnya menyoroti persoalan keuangan perusahaan yang nilainya disebut sekitar Rp50 miliar dan dikaitkan dengan persoalan ketenagakerjaan serta pemenuhan hak karyawan.</p>
<p>Fuad meminta persoalan tersebut ditangani secara transparan melalui audit dan pemeriksaan menyeluruh.</p>
<p>Menurut dia, audit tidak cukup hanya melihat laporan laba-rugi. Pemeriksaan juga perlu mencakup aset, kewajiban, arus kas, investasi, kontrak usaha, beban operasional hingga kewajiban perusahaan terhadap karyawan.</p>
<p>Langkah serupa, lanjut Fuad, perlu dilakukan terhadap BUMD maupun anak usaha lain yang menghadapi persoalan keuangan.</p>
<p>&ldquo;Tujuannya agar masalah di satu entitas tidak menjalar menjadi beban perusahaan induk dan pada akhirnya berimbas terhadap keuangan daerah,&rdquo; terangnya.</p>
<p><strong>Efisiensi BUMD Tak Sekadar Pangkas Belanja</strong></p>
<p>Fuad juga mengingatkan agar efisiensi BUMD tidak dimaknai sebatas pemangkasan belanja. Efisiensi harus menyentuh struktur biaya secara menyeluruh.</p>
<p>Beberapa komponen yang perlu dievaluasi antara lain remunerasi direksi dan komisaris, jumlah pegawai, biaya kantor dan fasilitas, perjalanan dinas, jasa konsultan, aset tidak produktif, beban utang hingga investasi yang tidak memberikan return.</p>
<p>&ldquo;Setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki hubungan jelas dengan produktivitas perusahaan,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Fraksi PDIP kemudian mendorong BUMD Jawa Timur dipetakan ke dalam empat kategori.</p>
<p>Pertama, BUMD yang sehat dan produktif sehingga perlu diperkuat. Kedua, BUMD yang masih memiliki prospek tetapi membutuhkan restrukturisasi dan perbaikan manajemen.</p>
<p>Ketiga, BUMD dengan usaha yang tumpang tindih atau tidak efisien sehingga perlu dikaji untuk merger atau konsolidasi. Keempat, BUMD yang berdasarkan hasil audit dan evaluasi dinilai tidak lagi layak dipertahankan sehingga dapat dipertimbangkan untuk dibubarkan sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>Fraksi PDIP juga meminta setiap penyertaan modal daerah memiliki target kinerja yang terukur.</p>
<p>Sebelum modal disuntikkan, Pemprov Jatim harus mengetahui kondisi keuangan terakhir perusahaan, alasan kebutuhan modal, rencana penggunaan dana, target pendapatan, laba, dividen hingga proyeksi pengembalian modal.</p>
<p>&ldquo;Setiap rupiah APBD yang masuk ke BUMD harus jelas untuk apa, berapa target hasilnya dan kapan dievaluasi,&rdquo; kata Fuad.</p>
<p>Menurutnya, pola tersebut akan mengubah penyertaan modal daerah dari sekadar suntikan dana menjadi investasi publik yang memiliki target kinerja dan return yang terukur.</p>
<p>Pada akhirnya, Fuad menegaskan BUMD harus kembali pada tujuan utamanya, yakni memperkuat perekonomian daerah, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja dan meningkatkan PAD.</p>
<p>&ldquo;BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan PAD, bukan menjadi beban APBD,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/fuad-benardi.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim sekaligus anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi. Foto: Tangkapan layar instagram/Ayojatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Amal Jaelani]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BEM FH UPN Veteran Jatim Gandeng RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Mahasiswa]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27219-bem-fh-upn-veteran-jatim-gandeng-rld-gelar-pelatihan-jurnalistik-untuk-mahasiswa</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27219-bem-fh-upn-veteran-jatim-gandeng-rld-gelar-pelatihan-jurnalistik-untuk-mahasiswa</guid>
                    <pubDate>Sun, 13 Sep 2026 20:12:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Pelatihan Jurnalistik BEM FH UPN “Veteran” Jatim di Markas Rumah Literasi Digital (RLD), Jalan Makam Peneleh No.46 Surabaya, Minggu (13/9/2026).]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">SURABAYA, AYOJATIM</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> - Kemampuan mengelola informasi menjadi kebutuhan penting bagi organisasi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan media digital. Hal itu mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jawa Timur menggelar Aksara Media, Pelatihan Jurnalistik BEM FH UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jatim di Markas Rumah Literasi Digital (RLD), Jalan Makam Peneleh No.46 Surabaya, Minggu (13/9/2026).</span></p>
<p>Sebanyak 20 mahasiswa lintas angkatan, mulai angkatan 2024 hingga 2026, mengikuti pelatihan yang membahas teknik menulis berita, artikel SEO friendly, etika jurnalistik, fotografi jurnalistik, penyuntingan berita hingga pengelolaan media sosial.</p>
<p>Sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik BEM FH UPN Veteran Jatim diantaranya, Andika Ismawan, Direktur Rumah Literasi Digital (RLD) yang menyampaikan tentang Kode Etik Jurnalistik, Bambang Widodo, S.H., Jurnalis Siaga Indonesia, yang menyampaikan teori bagaimana menulis berita, dan Ali Masduki dari Pewarna Foto Indonesia (PFI) Surabaya yang mengisi tentang teknik foto jurnalistik. Di sesi terakhir, Deni Adi Santoso, yang menyampaikan terkait sosial media atau net media.&nbsp;</p>
<p>Ketua BEM Fakultas Hukum UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jawa Timur, Herlambang Sudrajad, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa, khususnya pengurus yang bergerak di bidang hubungan dan komunikasi, untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.</p>
<p>"Jadi, kami hari ini datang ke Rumah Literasi Digital bersama teman-teman. Kita ingin belajar tentang jurnalistik, penulisan dan juga bagaimana cara kita untuk menyesuaikan diri di era digital," ujar Herlambang.</p>
<p>Menurutnya, kemampuan komunikasi organisasi perlu terus dikembangkan agar tidak tertinggal oleh perubahan teknologi. Karena itu, BEM FH UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jatim menggandeng RLD dengan harapan kolaborasi tersebut dapat berlanjut setelah pelatihan.</p>
<p>"Harapan saya teman-teman dari BEM, terutama bidang hubungan komunikasi, tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi. Maka dari itu kita mengajak Rumah Literasi Digital ini untuk bekerja sama sehingga nantinya kerja sama ini tidak hanya selesai di sini dan bisa menjadikan teman-teman ini sebagai penulis dan jurnalis yang baik," katanya.</p>
<p>Herlambang menjelaskan, jumlah peserta dibatasi menjadi 20 orang karena kapasitas pelatihan yang terbatas. Peserta dipilih dari mahasiswa lintas angkatan di lingkungan Fakultas Hukum UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jawa Timur.</p>
<p>"Karena ini kuota terbatas, jadi kita hanya pilih 20 orang yang mendaftar dan ini adalah lintas angkatan dari angkatan 2024 hingga 2026 Fakultas Hukum UPN Jawa Timur," ujarnya.</p>
<p>Salah satu peserta, Audrey Christie Wijanarko, yang tergabung dalam bidang Hubungan Komunikasi BEM Fakultas Hukum UPN &ldquo;Veteran&rdquo; Jawa Timur, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti pelatihan. Ia menilai materi yang diberikan mudah dipahami karena tidak hanya berupa teori, tetapi juga disertai praktik.</p>
<p>"Untuk acara hari ini sebenarnya di luar ekspektasi saya, ternyata ada praktiknya juga. Terus sejauh yang saya dengarkan ternyata gampang dicerna juga materinya. Dari kode etik jurnalistik sampai praktik foto dalam jurnalistik. Jujur itu pengetahuan baru juga buat saya tentang jurnalistik, karena sebelumnya saya sangat minim ilmunya tentang jurnalistik," tutur Audrey.</p>
<p>Ia mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah awal untuk memperdalam kemampuan jurnalistik, terutama bagi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab di bidang hubungan dan komunikasi organisasi.</p>
<p>"Rencananya sih bakal ada pelajaran lebih dalam tentang jurnalistik tersendiri. Kita adakan pelatihan jurnalistik karena memang kita mau mendalami, khususnya di bidang hubungan dan komunikasi," katanya.</p>
<p>Herlambang berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan. Kemampuan jurnalistik tersebut nantinya diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan BEM, mulai dari peliputan program kerja, publikasi kegiatan hingga pengembangan media informasi milik mahasiswa.</p>
<p>"Setelah pelatihan ini mungkin ketika ada acara BEM, event maupun proker kita bisa memuat itu dalam suatu berita. Bahkan kita bisa membuat suatu situs atau website berita sendiri yang isinya kegiatan dari teman-teman," pungkasnya.</p>
<p>Selain meningkatkan keterampilan menulis dan produksi konten, Herlambang juga berharap ruang kebebasan berekspresi bagi mahasiswa tetap terjaga. Menurutnya, kemampuan menyampaikan informasi harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap etika dan perlindungan hukum bagi kerja jurnalistik.</p>
<p>"Di era seperti ini kebebasan dalam menulis, dalam berekspresi, dalam berpendapat harus tetap ditegakkan. Jangan sampai ada intimidasi karena kita di sini dilindungi oleh undang-undang. Bagaimana kita bisa menyuarakan suara rakyat secepat dan setepatnya," pungkas Herlambang.</p>
<p>Direktur RLD, Andika Ismawan, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi digital sehingga perlu dibekali kemampuan untuk memproduksi sekaligus menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.</p>
<p>"Kami melihat mahasiswa sebagai bagian penting dari ekosistem informasi di era digital. Karena itu, kemampuan jurnalistik tidak hanya soal bagaimana menulis berita, tetapi juga bagaimana memahami etika, melakukan verifikasi informasi dan menyampaikan sesuatu secara bertanggung jawab," ujar Andika.</p>
<p>Ia berharap pelatihan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan jurnalistik dan produksi konten. RLD, kata dia, terbuka untuk melanjutkan kolaborasi melalui pelatihan maupun kegiatan literasi digital lainnya.</p>
<p>"Kami berharap kegiatan hari ini tidak berhenti sebagai pelatihan satu hari. Setelah ini teman-teman bisa terus berlatih, membuat karya dan mengembangkan media informasi di lingkungan kampus. RLD tentu terbuka untuk terus berkolaborasi dengan BEM FH UPN Veteran Jawa Timur dalam pengembangan literasi digital dan jurnalistik mahasiswa," tutupnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/pelatihan-jurnalistik-rld-bem-fh-upn.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BEM FH UPN menggelar Pelatihan Jurnalistik di Markas Rumah Literasi Digital (RLD), Jalan Makam Peneleh No.46 Surabaya, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok-RLD/Ayojatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Amal Jaelani]]></dc:creator><category><![CDATA[Teknologi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Target Juara Umum, Gubernur Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim Menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27218-target-juara-umum-gubernur-khofifah-lepas-116-kafilah-jatim-menuju-mtq-nasional-xxxi-di-semarang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27218-target-juara-umum-gubernur-khofifah-lepas-116-kafilah-jatim-menuju-mtq-nasional-xxxi-di-semarang</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 23:31:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Khofifah juga menyampaikan rasa syukur karena keberangkatan kafilah Jawa Timur turut dikawal dengan khotmil Qur'an.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> &ndash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan 116 kafilah Jawa Timur yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang di Gedung Negara Grahadi, Jumat (11/9).</p>
<p>Sebanyak 116 orang kafilah Jawa Timur yang dilepas hari ini. Rincian kafilah tersebut terdiri atas 34 official, 18 pembina, 56 peserta yang terdiri dari 28 putra dan 28 putri, serta 8 orang pendamping.</p>
<p>Para peserta akan berlaga dalam berbagai cabang dan kategori untuk memperebutkan 288 medali mulai dari juara 1,2,3, juara harapan 1,2,3 dari 48 cabang dan golongan pada MTQ Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11 September hingga 20 September 2026.&nbsp;</p>
<p>Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh official yang telah melakukan pembinaan, pendampingan, serta pihak-pihak yang telah membimbing dan mempersiapkan kafilah Jawa Timur.</p>
<p>"Terima kasih kepada seluruh official yang membimbing, melatih dan mendampingi kafilah MTQ Jatim yang akan berangkat ke Semarang," ujar Khofifah.</p>
<p>Khofifah juga menyampaikan rasa syukur karena keberangkatan kafilah Jawa Timur turut dikawal dengan khotmil Qur'an.</p>
<p>Menurutnya, ikhtiar tersebut menjadi bagian dari doa dan penguatan spiritual bagi seluruh peserta sebelum menjalani rangkaian perlombaan di tingkat nasional.</p>
<p>"Terima kasih peserta kafilah Jatim juga dikawal dengan khotmil Quran. Mudah-mudahan sehat, lancar, sukses, kompak dan juara umum," kata Khofifah.</p>
<p>MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang menjadi momentum bagi para peserta terbaik Jawa Timur untuk menunjukkan kemampuan, prestasi, sekaligus syiar Al-Qur'an di tingkat nasional.</p>
<p>Dengan persiapan yang telah dilakukan, dukungan para pembina dan official, serta doa dari masyarakat Jawa Timur, kafilah Jatim diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Jawa Timur.</p>
<p>"Jaga semua perform seperti yang tadi dibacakan ikrar untuk kafilah. Jadilah juara umum yang berkarakter, juara umum berakhlakul karimah serta juara umum yang bisa membumikan Alquran. Jaga nama baik Jawa Timur selama mengikuti MTQ Nasional," pungkasnya.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua pelaksana harian MTQ Jatim Abdul Hamid Abdullah mengatakan persiapan teknis dan non teknis telah dilakukan secara matang oleh seluruh kafilah untuk mengikuti MTQ di Semarang.&nbsp;</p>
<p>Berbagai Ikhtiar dilakukan Hafidz dan hafizoh dengan melakukan khotmil Qur'an selama 40 hari.</p>
<p>Selain itu sebanyak 45 persen atau 25 kafilah yang mengikuti MTQ sudah berpengalaman serta Jawa Timur dua kali meraih juara umum saat MTQ ke-29 di Banjarmasin dan STQH XXVII tahun 2023 di Jambi.&nbsp;</p>
<p>"Insya Allah bisa meraih hasil terbaik, yakni juara umum. Membawa nama baik Jatim di kancah nasional bahkan internasional. Membumikan Al Qur'an di bumi Majapahit," tandasnya.&nbsp;</p>
<p>Turut diserahkan apresiasi oleh Gubernur Khofifah kepada Fehima Nahaha Asy-Syarifah. Peraih Prestasi Terbaik Kelima Cabang Hifdzil Quran 15 Juz Putri pada MTQ Internasional Raja Abdul Aziz Ke-46 di Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi. Penyerahan berupa piala dan uang pembinaan senilai Rp15 juta.&nbsp;</p>
<p>Setelah selesai acara, Gubernur Khofifah memberangkatkan Kafilah dari halaman Gedung Negara Grahadi bersama seluruh official, pembina, pendamping dan peserta.&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/1002098647.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Gubernur Khofifah melepas keberangkatan 116 kafilah Jawa Timur yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang. foto: KIP for ayojatim.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Diday Rosadi]]></dc:creator><category><![CDATA[Religi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dukung Akses Keadilan, Puspa &amp; Partner Law Firm Beroperasi di Surabaya]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27217-dukung-akses-keadilan-puspa-partner-law-firm-beroperasi-di-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27217-dukung-akses-keadilan-puspa-partner-law-firm-beroperasi-di-surabaya</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 23:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Puspa & Partner Law Firm resmi beroperasi di Surabaya dengan layanan hukum perdata, pidana, sengketa konsumen, kepailitan, dan piutang.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, AYOJATIM.COM </strong>- Puspa & Partner Law Firm resmi membuka kantor di Surabaya, Jumat (11/9/2026). Firma hukum yang berlokasi di kawasan Ruko Manyar Mas, Sukolilo, tersebut membawa sejumlah layanan advokasi untuk masyarakat dan pelaku usaha.</p>
<p>Tak hanya perkara perdata dan pidana umum, Puspa & Partner memperluas perhatian pada sengketa konsumen, kepailitan, serta persoalan penagihan piutang.</p>
<p>Pembukaan kantor baru itu sekaligus menjadi momentum pengenalan logo baru Puspa & Partner yang telah memperoleh pendaftaran secara sah. Perubahan identitas tersebut berjalan beriringan dengan penataan kembali fokus praktik hukum firma.</p>
<p>Pendiri Puspa & Partner Law Firm, Hj. Puspa Pahlupi, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap pendampingan hukum terus berkembang mengikuti kompleksitas persoalan sosial dan transaksi bisnis.</p>
<p>Sengketa yang melibatkan konsumen menjadi salah satu bidang yang dinilai semakin membutuhkan pendampingan profesional.</p>
<p>"Perkembangan dinamika transaksi bisnis dan masyarakat membuat isu perlindungan konsumen makin krusial. Kami ingin hadir memberikan solusi nyata yang berlandaskan kejujuran dan empati," ujar Puspa dalam acara peresmian.</p>
<p>Ia menilai tidak semua masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk menghadapi persoalan hukum. Kondisi tersebut dapat membuat posisi masyarakat menjadi kurang kuat ketika harus berhadapan dengan persoalan sengketa.</p>
<p>Karena itu, Puspa & Partner berupaya menghadirkan layanan yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Perhatian juga diberikan kepada kelompok perempuan yang membutuhkan akses terhadap pendampingan hukum.</p>
<p>Kehadiran kantor di Surabaya diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi maupun advokasi, sekaligus memperkuat keberadaan firma hukum tersebut di Jawa Timur.</p>
<p>Pengembangan Puspa & Partner tidak berhenti di Surabaya. Firma hukum itu tengah mempersiapkan pembukaan kantor operasional di Jakarta.</p>
<p>Mitra Pengelola Puspa & Partner, Prasetyo Hadi Susanto, mengatakan Surabaya dipilih sebagai salah satu titik awal untuk membangun jaringan sebelum memperluas jangkauan ke ibu kota.</p>
<p>"Penguatan di Surabaya menjadi pijakan awal sebelum kami meresmikan kantor operasional di Jakarta untuk menjangkau klien korporasi maupun individu yang lebih luas," kata Prasetyo.</p>
<p>Menurut dia, ekspansi ke Jakarta akan membuka ruang pelayanan yang lebih besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendampingan hukum dari kalangan korporasi maupun perorangan.</p>
<p>Peresmian kantor Puspa & Partner Law Firm di Surabaya turut dihadiri praktisi hukum, tokoh organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan media.</p>
<p>Dengan pembukaan kantor di Surabaya dan rencana ekspansi ke Jakarta, Puspa & Partner Law Firm mulai membangun jaringan layanan hukum yang menyasar kebutuhan masyarakat sekaligus sektor usaha.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/eko-patrio.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Puspa &amp; Partner Law Firm resmi beroperasi di Surabaya dengan layanan hukum perdata, pidana, sengketa konsumen, kepailitan, dan piutang. Foto/Ayojatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Alim Perdana]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jurnalis di Surabaya Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27216-jurnalis-di-surabaya-aksi-solidaritas-dan-doa-bersama-untuk-lima-jurnalis-yang-hilang-di-perairan-selat-sunda</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27216-jurnalis-di-surabaya-aksi-solidaritas-dan-doa-bersama-untuk-lima-jurnalis-yang-hilang-di-perairan-selat-sunda</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 21:38:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Ketua PFI Kota Surabaya Suryanto menegaskan kegiatan doa bersama yang dilakukan sebagai bentuk harapan dan kepedulian sesama jurnalis.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> &mdash; Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Surabaya bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Surabaya dan sejumlah jurnalis di Surabaya menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga kini masih dalam pencarian setelah hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di depan Taman Apsari, Surabaya, Jumat (11/9/2026), diisi dengan doa bersama sebagai bentuk dukungan agar seluruh jurnalis dan kru kapal tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p>Ketua PFI Kota Surabaya Suryanto menegaskan kegiatan doa bersama yang dilakukan sebagai bentuk harapan dan kepedulian sesama jurnalis.</p>
<p>&ldquo;Ini sebenarnya bukan aksi, tapi ini adalah doa bersama untuk lima orang jurnalis dan tiga orang kru yang saat ini masih dalam pencarian. Harapan kami kelima jurnalis dan tiga orang kru ini bisa segera ditemukan dengan selamat,&rdquo; ujar Suryanto di sela kegiatan.</p>
<p>Lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari Perum LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.</p>
<p>Dalam doa bersama tersebut, para wartawan juga menyalakan lilin sebagai simbol harapan agar kelima jurnalis dan tiga kru kapal segera ditemukan.</p>
<p>&ldquo;Simbol lilin adalah simbol harapan dari kami semua agar kelima dan tiga orang rekan kami itu bisa segera ditemukan,&rdquo; kata Suryanto.</p>
<p>PFI Nasional juga terus berkoordinasi dengan organisasi jurnalis, tim SAR gabungan, serta pihak keluarga untuk memantau perkembangan proses pencarian.</p>
<p>Selain berkoordinasi dengan PFI Nasional, komunikasi juga dilakukan dengan media tempat para jurnalis bekerja.</p>
<p>Untuk Firman Daus yang bekerja di Anadolu Agency, Suryanto menyebut pihak media tersebut telah mengetahui kejadian tersebut dan turut melakukan komunikasi dengan Tim SAR dan Basarnas.</p>
<p>&ldquo;Pihak tempat Mas Daud bekerja sudah tahu dan sudah melakukan pendekatan sendiri kepada Tim SAR dan Basarnas,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/1002098195.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Doa Bersama Jurnalis di Surabaya untuk 5 jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda sekitar Gunung Anak Krakatau. foto: ayojatim.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Diday Rosadi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BRICS+ Fashion Summit Moskow Buka Peluang Baru bagi Industri Fashion Indonesia]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27215-brics-fashion-summit-moskow-buka-peluang-baru-bagi-industri-fashion-indonesia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27215-brics-fashion-summit-moskow-buka-peluang-baru-bagi-industri-fashion-indonesia</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 19:50:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[MOSKOW, AYOJATIM — Pelaku industri fashion Indonesia mendapat peluang memperluas jejaring bisnis internasional melalui BRICS+ Fashion Summit yang kembali d]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">MOSKOW, AYOJATIM</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> &mdash; Pelaku industri fashion Indonesia mendapat peluang memperluas jejaring bisnis internasional melalui BRICS+ Fashion Summit yang kembali digelar di Moskow, Rusia, pada 28&ndash;30 September 2026.</span></p>
<p>Forum bisnis fashion yang telah mendapat akreditasi resmi dari BRICS tersebut mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Dalam beberapa penyelenggaraan terakhir, BRICS+ Fashion Summit tercatat menghadirkan komunitas fashion dari lebih dari 100 negara.</p>
<p>Bagi pelaku industri fashion Tanah Air, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membuka koneksi baru dengan pasar Asia, Amerika Latin, Afrika hingga Timur Tengah.</p>
<p>Peluang tersebut semakin relevan di tengah dinamika perdagangan global yang terus berubah. Indonesia sebagai salah satu negara dengan industri tekstil dan fashion yang kuat perlu memperluas tujuan ekspor agar tidak terlalu bergantung pada pasar tertentu.</p>
<p>Diversifikasi pasar pun menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan industri di tengah perubahan kebijakan perdagangan dan tarif dari sejumlah mitra dagang utama.</p>
<p>BRICS+ Fashion Summit menawarkan akses ke sejumlah pasar berkembang yang memiliki potensi besar bagi industri fashion.</p>
<p>Pertumbuhan jenama lokal di berbagai negara juga menciptakan peluang kolaborasi, investasi, distribusi hingga pertukaran pengetahuan antar pelaku industri.</p>
<p><strong>Warisan Budaya Jadi Kekuatan Fashion Indonesia</strong></p>
<p>Selain aspek bisnis, Indonesia memiliki modal kuat dari sisi budaya. Kekayaan tekstil Nusantara dan teknik tradisional seperti batik menjadi bagian dari identitas fashion yang berpotensi dikembangkan untuk pasar global.</p>
<p>Isu mengenai heritage dan identitas lokal menjadi salah satu pembahasan dalam BRICS+ Fashion Summit musim ini. Kondisi tersebut membuka ruang bagi pelaku fashion Indonesia untuk memperkenalkan bagaimana kerajinan tradisional dapat dikembangkan menjadi produk modern tanpa kehilangan karakter budayanya.</p>
<p>Kehadiran delegasi Asia juga diperkirakan semakin memperkuat jaringan regional dalam forum tersebut.</p>
<p>Sejumlah tokoh industri yang telah mengonfirmasi kehadiran antara lain Nguyen Vi Huu Canh, Head of Fashion Sector VDAS Vietnam; Don Protasio, Co-founder sekaligus Creative Director Phnom Penh Designers Week dari Kamboja; Asad Sattar, Founder dan Creative Director Arka Fashion Week Bangladesh; Ajai Vir Singh, Managing Director Colombo Fashion Week Sri Lanka; serta Mubashar Naseer Butt, CEO Body Media International dari Pakistan.</p>
<p>Keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut juga bukan kali pertama. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Indonesia telah diwakili Indonesian Fashion Chamber, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), hingga produsen tekstil seperti Pan Brothers.</p>
<p>Event Director Indonesian Fashion Chamber Ali Charisma menilai keikutsertaan dalam BRICS+ Fashion Summit memberikan pengalaman sekaligus jejaring baru bagi pelaku industri fashion.</p>
<p>&ldquo;Pengalaman saya di BRICS+ Fashion Summit benar-benar luar biasa. Saya berkesempatan bertemu banyak profesional di bidang fashion, desainer, creative entrepreneur, dan pelaku industri yang belum pernah saya temui sebelumnya,&rdquo; ungkap Ali Charisma.</p>
<p>Menurutnya, keberagaman peserta juga menunjukkan besarnya komunitas fashion yang berkembang di Rusia dan kawasan sekitarnya.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan Nguyen Vi Huu Canh. Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan perspektif lebih luas mengenai tantangan yang dihadapi industri fashion di berbagai negara berkembang.</p>
<p>&ldquo;Menghadiri BRICS+ Fashion Summit di Moskow sangat memperluas pemahaman saya tentang komunitas fashion global,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menilai perbedaan budaya, ukuran pasar, dan tingkat perkembangan ekonomi tidak menghilangkan adanya persoalan yang sama di berbagai negara. Tantangan tersebut antara lain keterbatasan investasi, distribusi internasional, transformasi teknologi, pelestarian kerajinan tradisional hingga kebutuhan memperkuat local brand.</p>
<p><strong>Moscow Fashion Week Jadi Magnet Fashion Global</strong></p>
<p>Rangkaian agenda fashion di Moskow juga akan semakin semarak dengan penyelenggaraan Moscow Fashion Week pada 26 September hingga 1 Oktober 2026.</p>
<p>Ajang tersebut menjadi salah satu panggung penting bagi emerging designers dari berbagai negara. Sejumlah desainer internasional dijadwalkan hadir dari Tiongkok, Sri Lanka, Turki, Spanyol, Kazakhstan, Inggris dan sejumlah negara lainnya, berdampingan dengan jenama lokal Rusia.</p>
<p>Kehadiran Moscow Fashion Week sekaligus melengkapi momentum BRICS+ Fashion Summit. Para pelaku industri yang datang ke Moskow tidak hanya mendapatkan ruang untuk membangun koneksi bisnis, tetapi juga dapat melihat langsung perkembangan tren, kreativitas desainer serta potensi pasar fashion Rusia dan kawasan Eurasia.</p>
<p>Bagi Indonesia, kombinasi forum bisnis dan ajang fashion tersebut membuka peluang untuk membawa kekayaan tekstil serta kreativitas jenama lokal ke jaringan yang lebih luas.</p>
<p>Di tengah persaingan industri fashion global yang semakin dinamis, memperkenalkan identitas lokal sekaligus membangun koneksi lintas negara menjadi salah satu cara bagi jenama Indonesia untuk naik kelas di pasar internasional.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/brics-fashion-summit.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BRICS+ Fashion Summit yang kembali digelar di Moskow, Rusia, pada 28–30 September 2026. Foto: Magnifique/Ayojatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Amal Jaelani]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Cambridge Learning in Action Dorong Guru Ciptakan Pengalaman Belajar Aktif]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27214-cambridge-learning-in-action-dorong-guru-ciptakan-pengalaman-belajar-aktif</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27214-cambridge-learning-in-action-dorong-guru-ciptakan-pengalaman-belajar-aktif</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 19:34:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA, AYOJATIM - Elyon Christian School bangga terpilih sebagai tuan rumah pelatihan bertajuk “Cambridge Learning in Action” yang diselenggarakan Cambridge ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">SURABAYA, AYOJATIM</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> - Elyon Christian School bangga terpilih sebagai tuan rumah pelatihan bertajuk &ldquo;Cambridge Learning in Action&rdquo; yang diselenggarakan Cambridge International Education pada bulan Agustus 2026 beberapa waktu lalu di Elyon Christian Secondary High School, Surabaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 1.1rem;">Hal tersebut sekaligus sebagai momentum untuk&nbsp; meningkatkan kualitas pendidikan, sebagai komitmen Elyon Christian School untuk terus melakukan penguatan kompetensi para pendidik.</span></p>
<p>Mengusung tema &ldquo;From Teaching Approaches to Classroom Practice: Supporting Active and Meaningful Learning Experiences,&rdquo; pelatihan ini bertujuan menjembatani konsep pedagogi Cambridge dengan praktik nyata di ruang kelas.</p>
<p>Olivia Tiono selaku Teaching and Learning Manager Elyon Christian School mengaku bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Cambridge International Education sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Cambridge Learning in Action.</p>
<p>&ldquo;Semoga, kolaborasi ini bisa terus menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Jawa Timur,&rdquo; ucap Olivia melalui rilis resminya pada Selasa, (08/09/26).</p>
<p>Menurut Olivia, kegiatan ini merupakan complimentary professional development workshop yang dirancang bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman mengenai pendekatan pembelajaran Cambridge, sekaligus implementasi secara efektif dalam praktik pembelajaran di kelas.</p>
<p>&ldquo;Melalui pelatihan ini, para guru dibekali strategi praktis untuk menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Para pendidik tidak hanya diajak memahami konsep dan filosofi pembelajaran Cambridge, tetapi juga mengeksplorasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta mendorong pemahaman yang lebih mendalam.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh para guru mata pelajaran Global English, Mathematics, dan Science, baik yang baru mengenal kurikulum Cambridge maupun yang telah berpengalaman mengimplementasikannya.</p>
<p>Selama pelatihan, peserta dibagi ke dalam dua jalur sesi paralel sesuai bidang studi.</p>
<p>Jalur Global English dipandu oleh Evelyn Boey, yang mengajak peserta mengeksplorasi pendekatan pembelajaran bahasa.</p>
<p>Sementara, jalur Mathematics & Science dipandu oleh Dicky Susanto, dengan materi Thinking Mathematically and Scientifically serta Bringing Enquiry and Exploration into the Classroom.</p>
<p>Cambridge Learning in Action dirancang secara aplikatif. Para peserta diajak untuk mempraktikkan berbagai strategi pembelajaran yang dapat langsung diterapkan di kelas, mulai dari membangun keterlibatan aktif siswa hingga menciptakan lingkungan belajar yang mendorong rasa ingin tahu, kolaborasi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.</p>
<p>Bagi guru yang baru mengenal Cambridge, workshop ini menjadi kesempatan untuk memahami filosofi, standar, dan pendekatan pembelajaran Cambridge secara komprehensif. Sementara bagi guru yang telah berpengalaman, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus pengembangan profesional untuk memperbarui strategi mengajar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.</p>
<p>Sebagai bagian dari ekosistem Cambridge, Elyon Christian School memiliki empat peran yang mendukung pengembangan pendidikan secara menyeluruh, yaitu sebagai Cambridge International School, Cambridge Educational Partner, Cambridge Professional Development Centre, dan Cambridge Early Years Centre.</p>
<p>Melalui perannya sebagai Cambridge PDQ Centre, Elyon juga berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar profesional yang memungkinkan para pendidik mengembangkan kompetensi, melakukan refleksi terhadap praktik mereka, dan menerapkan pembelajaran profesional tersebut di lingkungan sekolah.</p>
<p>Kegiatan ini sekaligus mencerminkan visi Elyon untuk menghadirkan pendidikan yang tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi mendorong siswa dan pendidik untuk berpikir, menerapkan pengetahuan, berkreasi, serta menghadapi tantangan dunia nyata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui budaya belajar yang berkelanjutan, di mana guru terus berkembang agar mampu menciptakan pengalaman belajar yang relevan, aktif, dan bermakna bagi setiap siswa.</p>
<p>Ditempat yang sama, Fritzie Wibisono, Direktur Pendidikan sekaligus Cambridge PDQ Programme Leader di Elyon Christian School menjelaskan, ini menjadi bagian dari Cambridge bukan hanya tentang menggunakan kurikulum Cambridge, tetapi juga tentang membangun budaya belajar bagi para pendidik. Ketika guru terus berkembang, kualitas pengalaman belajar siswa juga ikut berkembang.</p>
<p>Sedangkna, Rizky Konstantinovha selaku perwakilan Cambridge International Education mengapresiasi atas antusiasme para pendidik serta menegaskan komitmen Cambridge dalam mendukung pengembangan profesional guru melalui berbagai program pelatihan yang berkelanjutan.</p>
<p>Melalui Cambridge Learning in Action, diharapkan para pendidik dapat membawa inspirasi, strategi, dan praktik pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan ke dalam kelas masing-masing. Sehingga, proses belajar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membangun pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan mempersiapkan siswa menjadi pembelajar yang siap menghadapi tantangan global.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/elyon-christian-school.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Evelyn Boey, pemandu Jalur Global English saat Cambridge Learning in Action. Foto:  Elyon Christian School/Ayojatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Amal Jaelani]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53 Persen]]></title>
                    <link>https://ayojatim.com/news-27213-bank-jatim-perkuat-fundamental-kredit-konsolidasi-tumbuh-4168-persen-dan-laba-naik-53-persen</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://ayojatim.com/news-27213-bank-jatim-perkuat-fundamental-kredit-konsolidasi-tumbuh-4168-persen-dan-laba-naik-53-persen</guid>
                    <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 15:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Public Expose Bank Jatim Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring sebagai bentuk keterbukaan publik.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> &mdash; PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan di tengah dinamika perekonomian global dan nasional.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Public Expose Bank Jatim Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring sebagai bentuk keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada publik, investor, serta seluruh pemangku kepentingan pada hari Rabu (9/9/2026).&nbsp;</p>
<p>Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menyampaikan, Bank Jatim senantiasa terus beradaptasi terhadap perkembangan bisnis dan kebutuhan masyarakat melalui beberapa aspek.</p>
<p>Seperti penguatan tata kelola, manajemen risiko, optimalisasi bisnis berbasis ekosistem, pengembangan sumber daya manusia, akselerasi teknologi dan digitalisasi, hingga penguatan sinergi dalam Kelompok Usaha Bank (KUB).</p>
<p>&ldquo;Transformasi Bank Jatim memang terus diarahkan untuk membangun organisasi yang semakin adaptif, sehat, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</p>
<p>Winardi juga mengatakan bahwa Bank Jatim melihat kondisi perekonomian pada 2026 masih menghadapi sejumlah tantangan.</p>
<p>Mulai dari ketegangan geopolitik, perang dagang, risiko pangan dan energi, hingga dinamika nilai tukar dan harga komoditas.</p>
<p>Di dalam negeri, tantangan juga datang dari pengetatan likuiditas, daya beli masyarakat yang masih tertahan, maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, serta meningkatnya kualitas aset bermasalah, khususnya pada sektor UMKM.&nbsp;</p>
<p>Namun demikian, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap memiliki daya tahan yang baik.</p>
<p>&ldquo;Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia per Juni 2026 tercatat sebesar 5,29% secara tahunan (yoy).</p>
<p>Sementara itu, ekonomi Jawa Timur tumbuh kumulatif sebesar 5,84%, dengan kontribusi sebesar 25,40% terhadap perekonomian Pulau Jawa dan 14,34% terhadap perekonomian Indonesia,&rdquo; terangnya.&nbsp;</p>
<p>Di tengah kondisi tersebut, Bank Jatim menerapkan strategi yang terukur dengan fokus pada pengelolaan likuiditas, pertumbuhan kredit yang selektif, efisiensi, peningkatan transaksi digital, serta pengendalian kualitas aset sesuai risk appetite perusahaan.</p>
<p>Direktur Keuangan & Tresuri Bank Jatim Wahyukusumo Wisnubroto menuturkan bahwa hingga Triwulan II 2026, kinerja konsolidasi Bank Jatim menunjukkan pertumbuhan yang solid.&nbsp;</p>
<p>Total aset konsolidasi Bank Jatim mencapai Rp162 triliun, meningkat 37,16% yoy.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan aset produktif, dengan penyaluran kredit mencapai Rp111 triliun, tumbuh 41,68% yoy.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi mencapai Rp120 triliun, tumbuh 31,47% yoy.</p>
<p>Pertumbuhan bisnis tersebut turut mendorong pendapatan bunga bersih menjadi sekitar Rp4,6 triliun, meningkat 39,5% yoy.</p>
<p>Kemudian dari sisi profitabilitas, laba bersih konsolidasi pada periode tersebut mencapai sekitar Rp1,2 triliun, tumbuh 53,4% yoy.</p>
<p>&ldquo;Pertumbuhan kinerja konsolidasi ini merupakan salah satu hasil dari implementasi aksi korporasi serta penguatan sinergi Bank Jatim bersama anggota KUB. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan sinergi tersebut untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru,&rdquo; jelasnya.&nbsp;</p>
<p>Tidak dipungkiri, Bank Jatim terus mengembangkan sinergi dengan anggota KUB melalui berbagai inisiatif bisnis dan layanan.</p>
<p>Sinergi tersebut antara lain mencakup peningkatan transaksi internasional melalui bisnis remittance dan Trading Processing Agent, layanan safekeeping custodian untuk transaksi surat berharga, penyediaan Bank Notes, serta joint services untuk e-channel dan sistem pembayaran.</p>
<p>Sinergi juga dikembangkan dalam penyediaan layanan perbankan bagi nasabah dengan profil khusus serta pembiayaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>
<p>Melalui sinergi tersebut, Bank Jatim berupaya membangun ekosistem bisnis yang saling melengkapi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya secara bank only, hingga Juli 2026 Bank Jatim mencatat total aset sebesar Rp98 triliun. Penyaluran kredit mencapai Rp66,4 triliun, sementara DPK tercatat sebesar Rp72,9 triliun.</p>
<p>Di tengah strategi rebalancing bisnis dan kondisi perekonomian yang menantang, Bank Jatim tetap mampu mencatat laba bersih sebesar Rp802 miliar, tumbuh 1,76% yoy.&nbsp;</p>
<p>Dalam menghadapi kontraksi DPK yang antara lain dipengaruhi berkurangnya Transfer ke Daerah, lanjut Wahyu, Bank Jatim terus memperkuat sumber dana murah dari masyarakat.</p>
<p>Strategi tersebut dilakukan melalui peningkatan transactional banking, ekspansi layanan digital JConnect Mobile, program pemasaran yang bersifat seasonal, serta pengembangan ekosistem dengan berbagai business partner.</p>
<p>Bank Jatim juga memperluas akses layanan melalui pengembangan Agen Laku Pandai serta penambahan jaringan ATM dan CRM.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Penguatan ekosistem digital menjadi salah satu strategi utama kami untuk meningkatkan utilitas layanan, memperluas akuisisi nasabah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber dana tertentu. Kami ingin menjadikan ekosistem yang sudah kuat sebagai entry point untuk menangkap peluang pasar baru,&rdquo; ungkap Winardi.&nbsp;</p>
<p>Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo juga menambahkan bahwa kondisi daya beli dan permintaan kredit yang masih konservatif membuat Bank Jatim menerapkan strategi penyaluran kredit secara lebih selektif dengan mengutamakan kualitas aset.</p>
<p>Per Juli 2026, total kredit Bank Jatim mencapai Rp 66,4 triliun, terkontraksi 2,6% yoy. &ldquo;Segmen konsumtif, khususnya kredit berbasis payroll, masih menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan layanan yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperkuat pangsa pasar,&rdquo; paparnya.&nbsp;</p>
<p>Pada segmen produktif, portofolio kredit Bank Jatim mencakup segmen mikro, ritel dan menengah, serta korporasi.</p>
<p>Penyaluran KUR menjadi salah satu kontributor penting pada segmen mikro, sementara Jatim Ritel menjadi kontributor utama pada segmen ritel dan menengah. Dalam menjaga kualitas kredit, Bank Jatim menerapkan langkah preventif dan kuratif.</p>
<p>Program tersebut meliputi evaluasi kualitas kredit, penguatan fungsi account officer dan risk, restrukturisasi, pengelolaan kredit bermasalah, perbaikan proses bisnis, peningkatan kompetensi SDM, serta monitoring dan controlling secara berkala.&nbsp;</p>
<p>Winardi menegaskan, selain penguatan bisnis, Bank Jatim juga terus menjalankan komitmen terhadap penerapan prinsip keberlanjutan. Pada 2025, penyaluran kredit kepada usaha berwawasan lingkungan mencapai Rp 5,40 triliun.</p>
<p>Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, budaya, sosial, serta kegiatan pelestarian lingkungan hidup. &nbsp;</p>
<p>Memasuki Semester II, lanjut Winardi, Bank Jatim akan terus melakukan penguatan fundamental dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset.</p>
<p>Fokus perusahaan mencakup optimalisasi likuiditas, peningkatan dana murah, penguatan transaksi digital, ekspansi bisnis berbasis ekosistem, penyaluran kredit yang selektif, pengendalian kualitas aset, serta penguatan sinergi bersama anggota KUB.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Bank Jatim akan terus mengambil langkah yang tepat dan terukur untuk menjaga pertumbuhan bisnis dengan tetap mengedepankan kualitas aset. Kami optimistis berbagai strategi yang telah disiapkan dapat membuka peluang pertumbuhan baru dan membawa Bank Jatim mencapai kinerja yang melampaui target,&rdquo; tuturnya.&nbsp;</p>
<p>Bank Jatim berkomitmen untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan penggerak perekonomian Jawa Timur.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.ayojatim.com/po-content/uploads/202609/1002096622.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kantor Pusat Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. foto: istimewa.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Diday Rosadi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category></item></channel></rss>