BLITAR - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 7 November, KPU Kota Blitar menggelar kegiatan santunan anak yatim di Kantor KPU Kota Blitar. Tak sekadar berbagi kebahagiaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan kepada anak-anak sejak dini.
Anak-anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari wilayah Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Mereka diajak mengenal lebih dekat lembaga penyelenggara pemilu melalui rangkaian kegiatan sosial dan edukatif.
Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, S.Sosio., M.H., dalam sambutannya mengajak anak-anak untuk berani bermimpi besar serta mempersiapkan masa depan melalui pendidikan.
"Adik-adik harus berani bercita-cita menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Harus berani berikhtiar dan bermimpi memajukan Indonesia. Jangan pernah lelah untuk terus belajar demi mengejar cita-cita tersebut," ujar Rangga.
Ia berharap semangat belajar dan keberanian dalam meraih cita-cita dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun masa depan yang lebih baik. Bahkan, mereka diharapkan kelak mampu mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Rangga juga mengajak masyarakat, khususnya para pendamping anak-anak, untuk lebih aktif mengenal dan memahami demokrasi. Menurutnya, Kantor KPU Kota Blitar terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar mengenai kepemiluan maupun pendidikan pemilih.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Suasana kemudian semakin interaktif saat para peserta diajak berkeliling atau room tour untuk mengenal lingkungan kerja KPU Kota Blitar.
Dalam kunjungan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah fasilitas, mulai dari Ruang Podcast, Rumah Pintar Pemilu, hingga ruang kerja jajaran KPU Kota Blitar.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Blitar berupaya mengenalkan tugas dan fungsi lembaga penyelenggara pemilu dengan pendekatan yang lebih dekat, sederhana, dan mudah dipahami anak-anak.
Peringatan HUT ke-73 KPU sendiri merujuk pada terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 188 Tahun 1953 tentang Penyelenggara Pemilu 1955. Momentum tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang penyelenggaraan pemilu di Indonesia sekaligus pentingnya menjaga demokrasi.
KPU Kota Blitar berharap kegiatan sosial yang dipadukan dengan edukasi kepemiluan ini dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap demokrasi sejak usia dini.
Lebih dari sekadar seremoni peringatan hari jadi, kegiatan tersebut menjadi upaya menanamkan pemahaman bahwa demokrasi merupakan bagian dari kehidupan berbangsa yang perlu dikenali, dipahami, dan dijaga bersama.
Bukan tidak mungkin, pengalaman sederhana berkunjung ke kantor KPU itu kelak menjadi awal tumbuhnya cita-cita anak-anak untuk menjadi bagian dari penyelenggara pemilu yang turut menjaga amanah suara rakyat Indonesia.
Penulis: Bintang Putra
Editor : Alim Perdana