SURABAYA – Sembilan pelajar SMP Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur, turut mengharumkan nama Indonesia dalam ajang internasional ICU Asian Cheerleading Championships (ACC) dan ICU Asia Pacific Cheerleading Cup (APCC) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kesembilan pelajar tersebut menjadi bagian dari kontingen Timnas Indonesia Garuda 05 yang berlaga dalam kejuaraan cheerleading tingkat Asia dan Pasifik pada 16–18 Oktober 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Timnas Cheerleading Indonesia berhasil membawa pulang empat medali, terdiri atas satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
Berdasarkan laporan resmi Indonesian Cheer Association (ICA), kejuaraan berlangsung di IOI International Convention Centre dan IOI Grand Exhibition, Kuala Lumpur. Ajang tersebut mempertemukan atlet-atlet cheerleading dari berbagai negara untuk berkompetisi dalam sejumlah kategori.
Dua kejuaraan bergengsi itu berada di bawah naungan International Cheer Union (ICU), organisasi induk cheerleading dunia.
Pertandingan mencakup disiplin Cheerleading dan Performance Cheer, termasuk kategori Pom, Jazz, dan Hip Hop, dengan pembagian kelompok usia mulai Pee Wee, Youth, Junior, hingga Senior.
Di tengah persaingan atlet dari berbagai negara, sembilan pelajar SMPN 1 Surabaya mendapat kesempatan membawa nama sekolah sekaligus Indonesia di panggung internasional.
Mereka adalah Tsamara Ufairah Azka Yakup, Zanetta Ramadhani Putri Nadira, Shafiqa Balqis Maheswari, Andrew Ionesta, Amanda Giftynova, Shaskia Annisa Tjandrakirana, Sheviona Shakila Farzana, Azzerine Xillona Felicia Amerta, dan Sylvia Meisya Dewi.
Keikutsertaan sembilan pelajar tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Surabaya. Mereka tidak hanya membawa identitas sekolah dan daerah, tetapi juga mendapat pengalaman berharga dengan berkompetisi bersama atlet dari berbagai negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan tuan rumah Malaysia.
Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mengasah teknik, kekompakan tim, mental bertanding, serta kemampuan bersaing di level internasional.
Salah satu atlet yang turut memperkuat Timnas Indonesia Garuda 05 adalah Tsamara Ufairah Azka Yakup, pelajar asal kawasan Jemursari, Surabaya.
Ayah Tsamara, Yakup, mengaku bersyukur dan bangga atas kesempatan yang diperoleh putrinya untuk menjadi bagian dari tim nasional yang membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.
"Kami sebagai orang tua bangga atas prestasi Indonesia ini. Dan alhamdulillah, putri kami Tsamara jadi bagian dari putri kebanggaan Indonesia di kancah internasional," ungkap Yakup.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Indonesia.
Keberhasilan Timnas Cheerleading Indonesia meraih empat medali di Malaysia diharapkan menjadi dorongan bagi perkembangan prestasi tersebut sekaligus untuk membuka peluang bagi semakin banyak atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi di tingkat internasional.
Partisipasi sembilan pelajar SMPN 1 Surabaya menjadi salah satu bukti keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan olahraga cheerleading. Mereka turut membawa semangat dan nama Indonesia di tengah persaingan atlet Asia dan Pasifik.
Editor : Amal Jaelani