SURABAYA, AYOJATIM – Meja-meja pertandingan Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 tak hanya menjadi panggung adu strategi 64 jurnalis dari berbagai media. Ekspresi pemain, gestur, hingga atmosfer kompetisi turut diabadikan melalui Lomba Foto On The Spot yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya di Hanaka Social Space, Jalan Flores Nomor 18, Surabaya, Sabtu (22/8/2026).
Lomba fotografi yang terbuka untuk umum tersebut menjadi bagian dari rangkaian turnamen yang digagas Rumah Literasi Digital (RLD) bersama TIMES Indonesia sebagai media partner. Peserta ditantang menangkap momen pertandingan secara langsung dan menghasilkan karya dengan tema “Domino Memintarkan Indonesia”.
Ketua PFI Surabaya Suryanto mengatakan, lomba tersebut tidak sekadar mencari foto dengan komposisi dan estetika terbaik. Fotografi diharapkan mampu membangun perspektif masyarakat bahwa domino dapat menjadi olahraga berpikir yang mengasah kecepatan serta ketepatan dalam mengambil keputusan.
“Melalui foto, yang mudah sampai secara kesan maupun penggambaran situasi, dalam hal ini permainan domino, kami ingin menyajikan bahwa ini adalah olahraga berpikir yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan, sama juga seperti proses memotret,” ujar Suryanto.
Konsep on the spot membuat peserta harus bekerja cepat. Mereka dituntut membaca situasi, menentukan sudut pengambilan gambar, menangkap ekspresi pemain, sekaligus merangkai cerita dalam satu bingkai.
“Lomba on the spot ini menarik karena fotografer harus cepat melihat momentum. Ekspresi pemain, gestur, interaksi maupun suasana pertandingan bisa menjadi sebuah cerita ketika dikemas dalam satu frame,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut datang dari Bank Jatim. Suryanto mengapresiasi dukungan tersebut karena memberikan ruang bagi fotografer untuk mengasah kreativitas sekaligus berkompetisi dalam suasana yang berbeda.
“Kami sangat mengapresiasi support maksimal dari Bank Jatim untuk Lomba Foto On The Spot ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dan menjadi energi positif untuk terus menghadirkan kegiatan fotografi yang kreatif dan berkualitas,” tuturnya.
Setelah seluruh karya dikumpulkan, proses penjurian hingga pengumuman pemenang dilakukan pada hari yang sama. Dari karya yang masuk, Rendy dari Pewarta Foto Harian Bhirawa berhasil meraih juara pertama.
Posisi juara kedua ditempati Sahlan, sedangkan Julian Romadhona meraih juara ketiga.
Para pemenang mendapatkan piagam penghargaan, uang tunai dengan total hadiah jutaan rupiah, serta voucher hotel di Surabaya.
Menurut Suryanto, kegiatan fotografi semacam itu perlu terus dikembangkan sebagai ruang belajar bagi fotografer, baik dari kalangan jurnalis maupun masyarakat umum.
Kolaborasi dengan berbagai pihak juga diharapkan dapat memperluas ruang kreativitas fotografi sekaligus mempertemukan dunia jurnalistik dengan berbagai bidang lain.
Lomba Foto On The Spot menjadi pelengkap Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 yang memperebutkan Piala Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur. Turnamen tersebut sekaligus digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui karya-karya yang dihasilkan, fotografer tidak hanya merekam jalannya pertandingan. Mereka juga menangkap ekspresi, interaksi, ketegangan, semangat kompetisi hingga suasana perayaan kemerdekaan.
Dari balik kamera, permainan domino pun hadir bukan sekadar sebagai pertandingan, tetapi sebagai rangkaian cerita visual tentang strategi, konsentrasi dan sportivitas.
Penyelenggaraan turnamen mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Bank Jatim, PT Jaya Sejati Logistik, PT Gudang Garam Tbk, Pertamina Gas Negara, PT Sinergi Gula Nusantara, XLSMART, PT Sinergi Inti Mineral, Adella Kanasya Adies, Bambang Haryo Soekartono, Sate Asin Garuda, Unitomo Surabaya, Kayu Jati, Hanaka Social Space, ORADO Kabupaten Gresik, Kokoon Hotel Surabaya, Java Paragon, The Westin Hotel Pakuwon, Excotel, Jamu Iboe, Novotel Samator, Aston Sidoarjo City Hotel & Conference, KHAS Hotel, XLSmart serta MORA Group.
Kolaborasi tersebut memperkuat pesan bahwa domino sedang bergerak menuju ruang yang lebih luas: dari permainan yang akrab di tengah masyarakat menjadi olahraga yang memiliki kompetisi, organisasi, pembinaan, dan orientasi prestasi.
Bagi 64 jurnalis yang bertanding, kemenangan tentu menjadi target. Namun, ada nilai lain yang tak kalah penting yaitu membangun kebersamaan, menjaga sportivitas, sekaligus ikut memperkenalkan domino kepada publik sebagai olahraga yang mengandalkan strategi dan kemampuan berpikir.
Editor : Amal Jaelani