ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Asosiasi Presisi Kecam Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Berpotensi Ganggu Stabilitas Politik Nasional

avatar Diday Rosadi
  • URL berhasil dicopy

JAKARTA — Asosiasi Presisi, yang merupakan perkumpulan penyelenggara riset persepsi publik di Indonesia dengan keanggotaan 32 lembaga survei, mengecam keras pernyataan Saiful Mujani yang dinilai mengandung narasi provokatif terhadap Presiden Prabowo Subianto di tengah situasi global yang tidak menentu.

Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA, menyebut pernyataan tersebut berpotensi memicu kegaduhan politik nasional. Ia menilai, di tengah konflik bersenjata di sejumlah kawasan dunia, tekanan ekonomi global, serta ancaman siber yang meningkat, narasi yang bersifat provokatif sangat tidak tepat untuk disampaikan ke publik.

“Sebagai seorang akademisi dan profesor, seharusnya menyampaikan pernyataan yang mengedukasi masyarakat. Begitu pula sebagai peneliti politik, mestinya berbasis data, bukan opini yang cenderung emosional,” ujar Anas dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, pernyataan yang menyebut “mengkonsolidasikan diri menjatuhkan Prabowo” dan “tidak bisa menasihati Prabowo” dinilai tendensius dan mengarah pada serangan personal, bukan kritik berbasis kebijakan. Ia juga menyoroti penggunaan nama pribadi alih-alih jabatan resmi presiden dalam pernyataan tersebut.

Asosiasi Presisi juga mempertanyakan motif di balik munculnya narasi tersebut. Mereka menilai, pernyataan itu bisa saja berkaitan dengan momentum situasi global, seperti potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, bahan bakar minyak (BBM), serta ancaman kelangkaan barang akibat konflik geopolitik yang berdampak luas hingga ke Indonesia.

Lebih lanjut, Anas menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung kebebasan berpendapat dan kritik terhadap pemerintah. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kritik harus disampaikan secara konstruktif dan solutif, bukan justru mengarah pada provokasi.

“Perlu dibedakan antara kritik dan hasutan. Kritik adalah bagian dari demokrasi, tetapi jika sudah mengarah pada upaya memecah belah atau menciptakan instabilitas, tentu itu harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Baihaki Sirajt, turut memberikan pandangannya. Ia menilai bahwa narasi yang berkembang saat ini perlu disikapi secara bijak oleh seluruh pihak, terutama tokoh publik.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, setiap pernyataan tokoh publik memiliki dampak besar terhadap persepsi masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara kritik dan tanggung jawab sosial agar tidak memicu kegaduhan,” ujar Baihaki.

Ia juga menambahkan bahwa stabilitas politik nasional merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik dan ketahanan ekonomi di tengah tekanan global.

Sebagai informasi, Asosiasi Presisi menaungi sejumlah lembaga survei nasional, di antaranya Poltracking Indonesia, Parameter Politik Indonesia, FIXPOLL, Trust Indonesia, Voxpol Center, Puskapi, serta ARCI.

Asosiasi Presisi berharap seluruh elemen bangsa dapat menjaga kondusivitas nasional dan mengedepankan narasi yang memperkuat persatuan, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Editor :