ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Menyapa Hati dalam 1.100 Bahasa: Ketika Teknologi Menjangkau Penutur yang Terlupakan

avatar Zain Ahmad
  • URL berhasil dicopy
Saksi-Saksi Yehuwa menjadi pelopor dalam menyediakan konten dalam berbagai bahasa. (Dok. Humas Saksi-Saksi Yehuwa).
Saksi-Saksi Yehuwa menjadi pelopor dalam menyediakan konten dalam berbagai bahasa. (Dok. Humas Saksi-Saksi Yehuwa).

AYOJATIM.COM - Di era serba digital, bahasa tetap menjadi jembatan paling efektif untuk menyentuh hati manusia. Semangat inilah yang terus diusung Saksi-Saksi Yehuwa lewat program penerjemahan Alkitab dan bahan edukasi secara masif ke berbagai penjuru dunia.

Situs resmi mereka, JW.ORG, kini dinobatkan sebagai platform web paling banyak diterjemahkan di dunia.

Tak tanggung-tanggung, konten di situs tersebut dapat diakses dalam lebih dari 1.100 bahasa, termasuk lebih dari 100 bahasa isyarat dan ratusan dialek lokal yang sebelumnya tak pernah ada di ruang siber.

Penulis The Web Globalization Report Card, John Yunker, menilai langkah yang diambil organisasi ini sangat melampaui fokus korporasi global pada umumnya.

"Internet memang menghubungkan komputer, tetapi bahasalah yang menghubungkan manusia. Situs jw.org menunjukkan kepedulian nyata kepada para penutur bahasa lokal yang sering kali luput dari jangkauan perusahaan skala Fortune 500," kata Yunker dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Guna mengelola perpustakaan digital yang terus membesar, Saksi-Saksi Yehuwa telah membangun lebih dari 300 kantor penerjemahan di berbagai negara. Pengoperasiannya didukung penuh oleh lebih dari 18.000 relawan penutur asli.

Para relawan ini memproduksi beragam format konten, mulai dari artikel, video, musik, hingga rekaman audio. Salah satu aksi nyatanya terlihat di kawasan Afrika, di mana para relawan sukses menerjemahkan Injil Matius ke dalam Bahasa Isyarat Malawi.

Juru Bicara Kantor Pusat Dunia Saksi-Saksi Yehuwa di New York, Jarrod Lopes, menyampaikan bahwa penyesuaian metode penerjemahan terus dilakukan agar pesan dapat tersampaikan secara natural.

"Penerjemahan dalam skala seperti ini adalah pekerjaan yang sangat besar. Kami percaya cara paling efektif untuk menyentuh masyarakat adalah melalui bahasa yang paling dekat dengan hati mereka," jelasnya.

Komitmen ini sekaligus memperkuat relevansi Hari Penerjemahan Internasional yang diperingati setiap 30 September oleh PBB, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para profesional bahasa dalam merajut persatuan global.

Inovasi Sistem MEPS

Laju pesat penambahan bahasa di situs JW.ORG tak lepas dari dukungan teknologi mutakhir. Sejak 1979, Saksi-Saksi Yehuwa telah mengembangkan sistem komputer khusus bernama MEPS (Multilanguage Electronic Publishing System).

Sistem perintis ini mampu mengelola penerjemahan dan memproduksi terbitan cetak maupun digital secara serentak dalam lebih dari 1.000 bahasa.

Hasilnya, media utama mereka seperti majalah Menara Pengawal kini terbit dalam 490 bahasa, serta majalah Sadarlah! dalam 275 bahasa. Sementara itu, Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru telah hadir dalam 340 lebih bahasa, termasuk 16 edisi Braille, salah satunya edisi Braille bahasa Polandia setebal 33 jilid.

Seluruh literatur dan media pembelajaran ini dapat diakses dan diunduh oleh masyarakat umum secara gratis melalui situs resmi jw.org.

Editor :