SURABAYA - Keluhan nyeri sendi pada area lutut dan panggul kini tidak lagi identik dengan kelompok lanjut usia. Gaya hidup kurang aktif, obesitas, hingga cedera olahraga membuat gangguan sendi semakin banyak dialami masyarakat usia produktif.
Menjawab meningkatnya persoalan tersebut, RS Adi Husada Undaan Wetan menghadirkan layanan khusus Surabaya Hip and Knee Clinic yang berfokus pada penanganan gangguan sendi panggul (hip) dan lutut (knee).
Klinik yang berada di Gedung Adi Husada Medical Center (AMC) lantai 3 itu resmi dibuka pada Selasa (19/5/2026) oleh dr. Faesal Abdarrab Maodah, Sp.OT (K) Hip & Knee bersama Direktur Utama RS Adi Husada Undaan Wetan, dr. Edwin Ongkorahardjo, Sp.U., MARS.
dr. Edwin mengatakan, kehadiran Surabaya Hip and Knee Clinic menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi sejak dini.
Menurutnya, peningkatan kasus nyeri sendi saat ini dipengaruhi perubahan pola hidup masyarakat modern. Aktivitas fisik berlebihan, kurang olahraga, berat badan berlebih, hingga cedera akibat olahraga menjadi faktor utama yang memicu gangguan pada lutut dan panggul.
“Keluhan nyeri sendi sekarang tidak hanya dialami lansia, tetapi juga masyarakat usia produktif. Karena itu, edukasi dan penanganan yang tepat menjadi sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, Owner Surabaya Hip and Knee Clinic, dr. Faesal Abdarrab Maodah menjelaskan, klinik tersebut merupakan yang pertama di Jawa Timur yang menyediakan layanan pemeriksaan, diagnosis, terapi, tindakan medis, hingga rehabilitasi untuk berbagai masalah ortopedi, khususnya area panggul dan lutut.
Menurut dr. Faesal, banyak masyarakat baru memeriksakan kondisi sendi ketika rasa nyeri sudah mengganggu aktivitas harian. Padahal, penanganan sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan sendi yang lebih serius.
“Klinik ini didukung tenaga medis profesional dan fasilitas modern agar pasien mendapatkan penanganan optimal sesuai kondisi masing-masing,” jelasnya.
Selain menghadirkan layanan medis, Surabaya Hip and Knee Clinic juga mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan gangguan sendi. Beberapa cara sederhana yang disarankan antara lain menjaga berat badan ideal, rutin melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang, menghindari tekanan berlebih pada sendi, serta memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas.
Sebagai bagian dari transformasi digital, RS Adi Husada Undaan Wetan turut memperkenalkan website dan aplikasi resmi rumah sakit guna mempermudah masyarakat mengakses layanan kesehatan dan informasi medis.
Surabaya Hip and Knee Clinic melayani praktik setiap Senin, Selasa, dan Kamis pukul 15.00–17.00 WIB, serta Sabtu pukul 10.00–12.00 WIB. Masyarakat juga dapat melakukan konsultasi melalui nomor 0877-0017-6777.
Editor : Amal Jaelani