SURABAYA - Hingga akhir 2025, populasi mobil listrik di Jawa Timur tercatat telah melampaui 3.500 unit. Pertumbuhan tersebut turut didukung pengembangan infrastruktur pengisian daya seperti SPKLU Center di Surabaya yang terus diperkuat guna mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan.
Dengan pertumbuhan ekosistem tersebut, INDOMOBIL Dealership Group resmi menggelar INDOMOBIL Expo Surabaya 2026 dengan konsep “EVperience” di Pakuwon Mall Surabaya.
CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengatakan Surabaya memiliki potensi besar sebagai pasar kendaraan listrik karena karakter mobilitas urban yang dinamis serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional kendaraan.
“Melalui INDOMOBIL Expo Surabaya, kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini semakin relevan untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat urban, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur,” ujar Santiko saat pembukaan pameran, Selasa (19/5/2026).
Pameran otomotif ini sekaligus menjadi langkah strategis perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Jawa Timur.
Melalui ajang tersebut, INDOMOBIL Group menghadirkan berbagai merek kendaraan listrik global sekaligus membuka akses masyarakat terhadap pengalaman langsung menggunakan kendaraan berbasis elektrifikasi.
Pameran yang akan berlangsung selama 6 hari ini, Yanti mulai tanggal 19-24 Mei 2026, juga dinilai menjadi momentum penting bagi pertumbuhan industri otomotif listrik di Surabaya dan Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif.
Lebih lanjut, Santiko juga menjelaskan bahwa di pameran kali ini, INDOMOBIL Group tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi kendaraan listrik, tetapi juga memperkuat ekosistem pendukung melalui kemudahan kepemilikan kendaraan, layanan purna jual, hingga jaringan dealer yang luas.
Dalam pameran tersebut, sejumlah merek kendaraan listrik global hadir di bawah naungan INDOMOBIL Group. Berbagai model kendaraan listrik dipamerkan dalam ajang tersebut, di antaranya AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, JAC Trekker T9 EV, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, hingga Volkswagen ID. Buzz BOZZ Edition.
Selain kendaraan roda empat, INDOMOBIL Group juga menghadirkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem elektrifikasi kendaraan roda dua di Indonesia. Langkah ini dinilai relevan dengan tingginya penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi utama masyarakat Surabaya.
Pengunjung tidak hanya dapat melihat unit kendaraan, tetapi juga mencoba langsung melalui sesi test drive dan test ride selama pameran berlangsung. Pengalaman ini dihadirkan untuk memberikan edukasi mengenai kenyamanan, performa, serta efisiensi kendaraan listrik dalam aktivitas harian.
Dari sisi bisnis, INDOMOBIL Expo Surabaya 2026 juga menawarkan berbagai program penjualan untuk mendorong penetrasi pasar kendaraan listrik. Perusahaan menyediakan skema pembiayaan fleksibel mulai dari uang muka atau down payment (DP) 10 persen, bunga nol persen dengan tenor hingga lima tahun, hingga opsi kredit sampai tujuh tahun.
Selain itu, tersedia pula program loyalitas pelanggan dan lucky dip bagi konsumen yang melakukan transaksi selama pameran berlangsung.
Santiko menambahkan, dukungan jaringan dealer dan layanan purna jual yang tersebar di berbagai kota menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
“Dukungan jaringan dealer serta layanan purna jual yang luas menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi konsumen dalam menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari,” pungkasnya.
Editor : Amal Jaelani