JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri undangan buka puasa (iftar) Ramadan dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Faisal Abdullah H. Amodi di Ambassador Residence kawasan Menteng, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI) Arifatul Choiri Fauzi dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Prov. Jatim Lilik Pudjiastuti.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Gubenur Khofifah memanfaatkan untuk membuka ruang dialog terkait berbagai isu strategis. Diantaranya mengenai kenyamanan serta keamanan jemaah umrah dan haji Indonesia, khususnya jamaah asal Jawa Timur, di tengah dinamika geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Khofifah menegaskan bahwa Arab Saudi merupakan mitra penting bagi Indonesia, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Oleh karena itu, komunikasi dan hubungan yang erat antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menjadi sangat penting guna memastikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan umrah khususnya dari Indonesia.
“Silaturahim Ramadan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menguatkan hubungan persahabatan Indonesia dan Arab Saudi. Pada saat yang sama, kami juga menyampaikan harapan masyarakat Indonesia, khususnya dari Jawa Timur, agar jamaah umroh dan haji dapat terus menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar di Tanah Suci,” ujarnya.
Menurut Khofifah, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan jumlah jamaah haji dan umrah terbesar di Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan jamaah dari Jawa Timur berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah, sehingga perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah selalu menjadi perhatian masyarakat.
“Jumlah jamaah dari Indonesia sangat besar, dan Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penyumbang jamaah terbesar. Karena itu, kami berharap jamaah Indonesia, khususnya dari Jawa Timur, selalu mendapatkan pelayanan terbaik serta jaminan keamanan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tegasnya.
Selain membahas pelayanan jamaah, pertemuan tersebut juga menyinggung dinamika geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah.
Khofifah menyampaikan harapan agar berbagai ketegangan yang terjadi dapat segera mereda dan berujung pada terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.
Editor : Diday Rosadi