Partisipasi Perempuan Dominasi Kenaikan Partisipasi Pemilih Pilgub Jatim 2024

Warga menggunakan hak pilih dalam Pilgub Jatim 2024. Foto/Dok KPU Jatim
Warga menggunakan hak pilih dalam Pilgub Jatim 2024. Foto/Dok KPU Jatim

SURABAYA - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2024 menorehkan capaian signifikan dengan tingkat partisipasi masyarakat (parmas) mencapai 70,06%. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan Pilgub Jatim Tahun 2018 (67,39%) dan 2013 (59,34%).

Kenaikan tersebut merupakan hasil dari peran serta berbagai pihak yang mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Jatim tahun 2024.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Nur Salam, menyampaikan bahwa tingkat partisipasi pemilih perempuan pada Pilgub Jatim Tahun 2024 mencapai 73,87%, sedangkan pemilih laki-laki sebesar 66,13%.

"Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya perempuan, semakin aktif dalam berpartisipasi dalam pemilihan umum. Kami berharap ke depan, partisipasi ini dapat terus meningkat," ujar Nur Salam.

Meskipun demikian, KPU Jatim tetap berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di masa depan. Evaluasi atas penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2024 akan dilakukan untuk merumuskan strategi dan inovasi sosialisasi dan pendidikan pemilih yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih mereka. Dalam hal ini, kami akan melakukan evaluasi dan menetapkan strategi yang lebih tepat dengan kondisi yang ada," tambah Nur Salam.

Pada Pilgub Jatim Tahun 2024, KPU Jatim telah menerapkan berbagai inovasi, seperti optimalisasi sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis non anggaran (media sosial, kerja sama dengan Perguruan Tinggi dan berbagai stakeholder), Kirab Maskot Pilkada 2024, sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam bentuk tatap muka, gelar budaya, dan berbagai lomba seperti karikatur serta jurnalistik.

Dari sisi geografis, Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Mojokerto, Lamongan, dan Tuban mencatatkan kenaikan tingkat parmas tertinggi dibandingkan dengan Pilgub Jatim 2018.

Sementara, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Kediri memiliki tingkat parmas tertinggi pada Pilgub Jatim Tahun 2024.

Kenaikan partisipasi pemilih pada Pilgub Jatim 2024 menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Jawa Timur semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam menentukan pemimpin daerah.

KPU Jatim akan terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendorong terciptanya demokrasi yang lebih sehat dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Editor : Alim Perdana