Jangan Sampai Ketinggalan! Kisah Inspiratif Mahasiswa Surabaya Ini Wajib Dibaca!

Reporter : Alim Perdana
Ni Kadek Ayu Wardani, ketika mengikuti prosesi Wisuda ke-132 Untag Surabaya pada Minggu (15/2/2026). Foto/Dok Pribadi

SURABAYA - Ni Kadek Ayu Wardani, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, mematahkan anggapan umum bahwa aktivisme mahasiswa menghambat kesuksesan akademik. 

Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Surabaya Raya, ia mampu menjaga prestasi studinya.

Baca juga: RLD dan GMNI Surabaya Gelar Pelatihan Jurnalistik

Kadek menuturkan, banyak orang tua khawatir jika anaknya terlalu aktif dalam organisasi. Mereka takut kuliah terbengkalai dan lulusnya jadi molor. Padahal, pengalaman berorganisasi memberikan bekal penting yang tidak didapatkan di ruang kelas.

"Di organisasi, kita belajar banyak hal, yakni memimpin, bertanggung jawab, berkomunikasi, menyelesaikan konflik, dan peduli pada masalah sosial," ujarnya.

Sosok yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untag Surabaya itu menambahkan, bahw akunci suksesnya adalah manajemen waktu yang baik dan komitmen yang kuat. Dengan begitu, aktivitas akademik dan organisasi bisa berjalan beriringan, saling melengkapi.

Baca juga: Isnan Effendi Beberkan Kunci Sukses Live TikTok di Depan Kader GMNI Surabaya

"Jangan takut untuk berproses. Mahasiswa punya peran penting sebagai agen perubahan. Organisasi adalah wadah pembelajaran yang memperluas pandangan," kata Kadek.

Sebagai kader GMNI, Kadek memiliki tekad untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 setelah lulus sarjana. Ia ingin menjadi dosen atau akademisi yang terus menghidupkan ideologi Marhaenisme.

Baca juga: Resbob Resmi Dikeluarkan dari GMNI, Tegaskan Sikap Terhadap Pelanggaran Kader

"Marhaenisme bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi komitmen untuk mengangkat derajat rakyat kecil," tegasnya.

Kadek berharap, pengalamannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk aktif berorganisasi tanpa mengorbankan prestasi akademik. Ia percaya, pengalaman di organisasi akan menjadi fondasi yang kokoh untuk masa depan.

Editor : Alim Perdana

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru