Ayojatim.com - Polda Jawa Timur menggelar konsolidasi akbar memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini melibatkan 5.000 peserta yang terdiri dari pemuda, mahasiswa, dan santri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Acara dibuka dengan pertunjukan tari khas daerah serta pertunjukan atraksi pencak silat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Sejumlah pejabat tinggi Jawa Timur hadir langsung dalam agenda ini, di antaranya Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Pangdam V/Brawijaya, dan Sekda Pemprov Jatim.
Tampak pula perwakilan dari Kelompok Cipayung Plus Jatim serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, ribuan pemuda mengucapkan deklarasi komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Para mahasiswa, pemuda, dan santri telah melaksanakan deklarasi yang intinya menolak perpecahan dan anti-narkoba,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.
Para pemuda bertekad menyatukan langkah untuk membangun Jawa Timur sekaligus menguatkan posisinya sebagai gerbang Nusantara yang strategis bagi pembangunan nasional.
Sinergi ini mendapat apresiasi penuh dari jajaran jajaran Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, dan Pemprov Jatim yang mendukung komitmen pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI.
Sementara itu, Ketua DPD GMNI Jatim Hendra Prayogi, yang hadir mewakili Kelompok Cipayung Plus Jatim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata menterjemahkan nilai Sumpah Pemuda ke dalam gerakan positif.
“Kami mengajak seluruh pemuda menjaga persatuan, menolak perpecahan, dan waspada terhadap berita hoaks,” tegasnya.
Melalui konsolidasi ini, sinergi antara elemen pemuda, aparat keamanan, dan pemerintah daerah diharapkan kian solid demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
Editor : Zain Ahmad