ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

TACO Hadirkan Eksplorasi Material di Art Jakarta 2026, Dorong Kolaborasi Industri Kreatif

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
[Ki-Ka] Enin Supriyanto - Artistic Director Art Jakarta, Anastasia Tirtabudi - CMO TACO, Aji Fajar - Founder Palette Studio. Foto: Ist/Ayojatim
[Ki-Ka] Enin Supriyanto - Artistic Director Art Jakarta, Anastasia Tirtabudi - CMO TACO, Aji Fajar - Founder Palette Studio. Foto: Ist/Ayojatim

JAKARTA – TACO kembali membawa semangat Explore New Horizons ke panggung seni dan desain melalui keikutsertaannya dalam Art Jakarta 2026.

Memasuki tahun keenam partisipasinya, TACO berkolaborasi dengan Palette Studio menghadirkan karya bertajuk “The Curiosity Engine” yang mengeksplorasi rasa ingin tahu, perubahan perspektif, serta pemanfaatan material dalam proses kreatif.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya TACO memperluas pemanfaatan material, tidak hanya sebagai elemen fungsional, tetapi juga sebagai bagian dari karya seni dan pengalaman ruang.

Chief Marketing Officer TACO Anastasia Tirtabudi mengatakan, semangat Explore New Horizons tidak sebatas mencari sesuatu yang baru. Menurutnya, semangat tersebut juga berkaitan dengan keberanian melihat sesuatu yang sudah familiar melalui sudut pandang berbeda.

“Semangat Explore New Horizons bagi kami bukan hanya tentang menemukan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang keberanian untuk melihat kembali hal-hal yang sudah familiar dari perspektif berbeda,” terang Anastasia, Jumat (5/10/2026).

Ia menjelaskan, konsep tersebut sejalan dengan pendekatan Palette Studio dalam mengeksplorasi bentuk, material, dan pengalaman ruang. Untuk karya yang ditampilkan di Art Jakarta 2026, TACO dan Palette Studio juga memanfaatkan material yang tersisa dari proses produksi.

“Sejalan dengan komitmen TACO terhadap zero waste, untuk karya ini kami menggunakan material yang tersisa dari proses produksi. Jadi kami coba menunjukkan bahwa sisa material pun tetap dapat memiliki nilai dan peran baru,” ujarnya.

Melalui The Curiosity Engine, Palette Studio menghadirkan komposisi dengan elemen lingkaran di bagian atas sebagai pusat visual. Bentuk tersebut terinspirasi dari mata, kompas, dan matahari yang merepresentasikan pengamatan, pencarian arah, serta awal dari sebuah siklus baru.

Sementara itu, bentuk, warna, dan tekstur lain dalam karya tersebut mempertahankan karakter material yang telah dikenal. Perpaduan tersebut menggambarkan gagasan bahwa kemungkinan baru dapat muncul melalui perubahan cara melihat sesuatu yang sudah ada.

Founder Palette Studio Aji Fajar mengatakan, karya tersebut menggunakan sejumlah material TACO, antara lain TACO PVC sheet, drawer slide, PVC board, serta waste atau sisa material HPL TACO.

“Beragam warna, motif, dan tekstur yang dimiliki TACO menjadi bagian dari eksplorasi komposisi sekaligus membentuk karakter visual The Curiosity Engine,” kata Aji.

Menurut dia, proses kreatif tersebut memberikan ruang untuk mengeksplorasi kembali karakter material yang sudah tersedia dan mengolahnya menjadi komposisi baru.

“Kami mengeksplorasi karakter dan susunannya untuk menemukan komposisi yang sesuai dengan gagasan yang kami bawa,” ujarnya.

Enam Tahun Hadir di Art Jakarta

Keterlibatan TACO di Art Jakarta pada 2026 menjadi tahun keenam perusahaan tersebut berpartisipasi dalam ajang seni dan desain tersebut. Setiap kehadiran dikembangkan melalui pendekatan kreatif dan kolaborasi bersama pelaku seni maupun desain.

Artistic Director Art Jakarta Enin Supriyanto menilai kolaborasi antara industri material dengan pelaku seni dan kreatif membuka perspektif baru terhadap material yang selama ini dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kolaborasi seperti ini memungkinkan material yang familiar dalam kehidupan sehari-hari hadir melalui pendekatan yang berbeda, sehingga hubungan antara seni, desain, dan ruang menjadi semakin dekat,” ujar Enin.

Selain Art Jakarta, eksplorasi material juga dilakukan TACO melalui keterlibatannya dalam Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) yang memasuki tahun ketiga.

Dalam ajang tersebut, TACO menghadirkan aktivitas Live Mural Powered by TACO dengan melibatkan empat seniman mural lokal dan internasional, yakni Jaekwang Park, Muklay, Mbetand, dan Maito Parta.

Keempat seniman menggunakan HPL TACO sebagai medium untuk menghasilkan karya dengan karakter visual masing-masing. Material yang sama diterjemahkan melalui pendekatan kreatif berbeda sehingga menghasilkan karya yang beragam.

Anastasia mengatakan, kedua kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana material yang sama dapat menghasilkan interpretasi berbeda ketika berada di tangan pelaku kreatif.

“Baik melalui The Curiosity Engine di Art Jakarta maupun JICAF Live Mural, kami melihat bagaimana material yang sama bisa menghasilkan interpretasi yang sangat berbeda di tangan para pelaku kreatif,” katanya.

Menurut Anastasia, pendekatan tersebut menjadi bagian dari semangat Explore New Horizons sekaligus membuka ruang bagi publik untuk melihat kemungkinan lain dari material yang telah familiar dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin memperkuat peran TACO sebagai enabler bagi ekosistem industri kreatif di Indonesia,” pungkasnya.

Editor :