ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Ratusan Jamaah Ma’an Najah Surabaya Ziarah ke Blitar, Perkuat Ikhtiar Menuju Baitullah

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Majelis Kajian Ma’an Najah dari Rungkut Tengah, Surabaya, melakukan perjalanan religi ke Kabupaten Blitar, Kamis (24/9/2026). Foto: Dok-Ist/Ayojatim
Majelis Kajian Ma’an Najah dari Rungkut Tengah, Surabaya, melakukan perjalanan religi ke Kabupaten Blitar, Kamis (24/9/2026). Foto: Dok-Ist/Ayojatim

SURABAYA — Sebanyak 100 jamaah Majelis Kajian Ma’an Najah dari Rungkut Tengah, Surabaya, melakukan perjalanan religi ke Kabupaten Blitar, Kamis (24/9/2026).

Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi agenda wisata religi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar spiritual jamaah untuk memperkuat doa dan mempersiapkan diri menuju Tanah Suci.

Rombongan dipimpin Nafi’ Unnas, S.Ag., M.Pd., selaku inisiator sekaligus pimpinan Majelis Kajian Ma’an Najah. Majelis tersebut rutin menggelar kajian setiap Rabu malam di Rungkut Tengah, Surabaya.

Salah satu lokasi yang dikunjungi jamaah adalah Masjid Ar-Rahman Blitar. Masjid tersebut memiliki arsitektur yang terinspirasi dari Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Suasana masjid menjadi momentum bagi jamaah untuk menumbuhkan kerinduan terhadap Makkah dan Madinah. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperbanyak doa dan memperkuat semangat beribadah.

Nafi’ Unnas mengatakan perjalanan ke Blitar menjadi salah satu bentuk ikhtiar jamaah dalam mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

“Ini juga bagian dari ikhtiar jamaah untuk ke Baitullah, dengan doa bersama,” kata Nafi’ Unnas, Minggu (4/10/2026).

Menurutnya, perjalanan religi menjadi salah satu sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus menguatkan niat jamaah dalam menjalankan ibadah.

“Harapannya, dari kegiatan seperti ini jamaah semakin semangat dalam beribadah dan terus berdoa agar bisa mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Usai mengunjungi Masjid Ar-Rahman, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Markaz Sabilu Taubah. Di lokasi tersebut, jamaah mengikuti kajian bersama Gus Iqdam.

Rangkaian kegiatan diikuti para jamaah dengan antusias. Selain mendapatkan pengalaman spiritual, perjalanan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarpeserta.

Nafi’ Unnas menuturkan, perjalanan menuju Makkah dan Madinah dapat dimulai dari langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting adalah terus memperbanyak doa, memperkuat ibadah dan menjaga silaturahmi. Semoga ikhtiar ini menjadi jalan bagi jamaah Ma’an Najah untuk bisa memenuhi panggilan Allah ke Baitullah,” tuturnya.

Bagi jamaah Ma’an Najah, perjalanan dari Rungkut Tengah, Surabaya, menuju Blitar tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual untuk menumbuhkan kerinduan terhadap Tanah Suci.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi jamaah untuk terus menjaga ibadah dan kebersamaan, sembari mempersiapkan diri memenuhi panggilan Allah SWT menuju Makkah dan Madinah.

Editor :