ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

HGI City Cup 2026 Surabaya Fest, Aktivasi Esports Berbasis Dampak Dorong Ekonomi UMKM

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Para pelaku UMKM berjualan di Gramd City Mall Surabaya saat gelaran event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest. Foto: HGI/Ayojatim
Para pelaku UMKM berjualan di Gramd City Mall Surabaya saat gelaran event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest. Foto: HGI/Ayojatim

SURABAYA - HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya.

Digelar di Grand City Mall, event ini menjadi contoh bagaimana aktivitas esports dapat terhubung langsung dengan sektor ekonomi masyarakat.

Sejak hari pertama penyelenggaraan, area event dipadati pengunjung yang tidak hanya mengikuti jalannya turnamen, tetapi juga berinteraksi dengan berbagai booth UMKM yang turut hadir.

Aktivitas ini menciptakan perputaran ekonomi yang lebih hidup di dalam area venue, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Konsep yang dihadirkan HGI menggabungkan aktivitas digital dengan pengalaman langsung di lapangan, menjadikan event ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai platform yang mampu menggerakkan berbagai sektor secara bersamaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya menilai pendekatan ini sebagai sesuatu yang relevan dengan kebutuhan pengembangan ekonomi saat ini.

“Ini konsep yang menarik, karena menggabungkan aktivitas digital dengan kegiatan langsung, sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di Surabaya,” ujarnya.

Berbeda dari event konvensional yang bersifat jangka pendek, HGI City Cup Surabaya Fest dirancang berlangsung selama delapan minggu. Durasi ini memberikan peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk mendapatkan eksposur berkelanjutan serta menjaga stabilitas penjualan selama periode event berlangsung.

Di sisi lain, tingginya antusiasme pengunjung juga menjadi indikator bahwa pendekatan berbasis komunitas dan pengalaman publik mampu menarik perhatian masyarakat secara luas. Kehadiran turnamen domino sebagai bagian dari esports juga memperluas jangkauan pengunjung, tidak hanya dari kalangan pemain, tetapi juga masyarakat umum.

Melalui konsep ini, HGI menunjukkan bahwa penyelenggaraan turnamen tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga dapat menjadi medium yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat ekosistem kreatif di kota.

Seiring berjalannya rangkaian kegiatan selama beberapa minggu ke depan, HGI City Cup 2026 Surabaya Fest diharapkan dapat terus memberikan dampak yang konsisten, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan event esports yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkontribusi secara langsung terhadap masyarakat.

Editor :

Double Track Prof Dossy 
Opini   

Double Track Prof Dossy 

Prof Dossy adalah politisi pertama dari rahim NasDem yang meraih gelar guru besar hukum tata negara dari Universitas Bhayangkara Surabaya.…