ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Pabrik Baru ASPR Seluas 5 Hektare di Pasuruan Resmi Beroperasi

avatar Ali Masduki
  • URL berhasil dicopy
Manajemen ASPR optimistis operasional pabrik di Pasuruan ini akan berdampak langsung pada pemenuhan permintaan pasar, terutama untuk kebutuhan kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).  Foto/Ayojatim
Manajemen ASPR optimistis operasional pabrik di Pasuruan ini akan berdampak langsung pada pemenuhan permintaan pasar, terutama untuk kebutuhan kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).  Foto/Ayojatim

PASURUAN - Emiten manufaktur plastik, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR), memperkuat taringnya di industri kemasan dengan meresmikan fasilitas produksi terbaru, Plant II, di Beji, Pasuruan. 

Langkah taktis ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk mendongkrak kapasitas produksi nasional.

Pabrik baru tersebut berdiri di atas lahan seluas 50.000 meter persegi. Luas lahan yang mencapai 5 hektare ini disiapkan sebagai fondasi utama ekspansi bisnis ASPR dalam jangka panjang. 

Proyek ambisius ini memakan waktu pembangunan sekitar dua tahun, terhitung sejak peletakan batu pertama pada Juli 2023 hingga rampung sepenuhnya dan diresmikan pada Januari 2026.

Direktur PT Asia Pramulia Tbk, Ricky Winoto, menyebutkan bahwa kehadiran Plant II bukan sekadar penambahan aset fisik, melainkan realisasi dari visi besar perusahaan.

"Kami akan terus membangun dan mengembangkan fasilitas manufaktur ini secara berkelanjutan. Upaya tersebut bertujuan memperkuat daya saing produksi serta melahirkan berbagai inovasi baru di industri plastik," ujar Ricky dalam keterangan resminya, Rabu (01/04/2026).

Manajemen ASPR optimistis operasional pabrik di Pasuruan ini akan berdampak langsung pada pemenuhan permintaan pasar, terutama untuk kebutuhan kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). 

Ricky juga memberikan sinyal bahwa pengembangan fasilitas produksi tidak akan berhenti pada Plant II saja. 

Perusahaan sudah memasukkan rencana pembangunan fasilitas produksi tambahan ke dalam peta jalan pertumbuhan masa depan mereka.

Dengan beroperasinya fasilitas di Beji ini, ASPR berkomitmen menjaga kualitas produk yang didistribusikan ke masyarakat sekaligus mengukuhkan posisi perusahaan sebagai pemain kunci di sektor manufaktur kemasan.

Editor :

Membongkar Kelemahan UU PSDN 
Opini   

Membongkar Kelemahan UU PSDN 

Indonesia merespons tantangan melalui UU PSDN. Namun, seiring perjalanan waktu, muncul pertanyaan kritis yang jauh lebih mendasar dan tidak bisa dihindari…