ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Connectpedia Ajak Pengusaha Lokal Intip Dapur Produksi NAIL2000

avatar Ali Masduki
  • URL berhasil dicopy
CEO Talk & Industrial Visit yang diinisiasi Connectpedia Family Business Community di Mojokerto, Kamis (7/5). Foto/Ayojatim
CEO Talk & Industrial Visit yang diinisiasi Connectpedia Family Business Community di Mojokerto, Kamis (7/5). Foto/Ayojatim

SURABAYA - Persaingan industri manufaktur yang semakin ketat memaksa pemain lama untuk merombak total strategi operasional mereka. 

NAIL2000, produsen paku lokal, kini tengah memacu akselerasi bisnisnya guna mengejar target sebagai pemimpin pasar terbesar dan termaju di Indonesia. 

Strategi ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik produk, tetapi juga transformasi besar-besaran pada sektor manajemen internal perusahaan.  

Dalam agenda CEO Talk & Industrial Visit yang diinisiasi Connectpedia Family Business Community di Mojokerto, Kamis (7/5), Andrew Hartono selaku CEO NAIL2000 membagikan peta jalan pertumbuhan perusahaannya. 

Menurutnya, daya tahan sebuah bisnis manufaktur di masa sekarang sangat bergantung pada kelincahan pemimpin dalam merespons perubahan pasar yang serba cepat.  

"Kita wajib beradaptasi. Inovasi harus jalan terus, tapi yang tidak kalah fundamental adalah mentalitas pantang menyerah saat membentur tantangan bisnis," kata Andrew saat berdiskusi dengan puluhan pemilik usaha dan pengambil kebijakan di lokasi pabrik.  

Andrew menilai, banyak perusahaan terjebak hanya pada pengembangan kualitas barang tanpa memperhatikan sistem di balik layar. Padahal, integrasi manajemen yang kuat menjadi kunci utama untuk menjaga efisiensi produksi dan memastikan bisnis bisa bertahan lintas generasi.  

"Kami membangun sistem yang berkualitas demi menjaga standar produksi dan efisiensi kerja. Langkah ini krusial agar NAIL2000 mampu bertransformasi menjadi produsen paku terbaik dan paling unggul di tanah air," ungkapnya.  

Selain mendengar paparan strategi, para peserta yang terdiri dari para entrepreneur lintas industri ini berkesempatan melihat langsung alur kerja di lantai produksi. 

Mereka mengamati bagaimana teknologi dan manajemen tenaga kerja dipadukan untuk menghasilkan output yang presisi dan kompetitif.  

Founder Connectpedia, Dr. Sandy Wahyudi, menjelaskan bahwa kunjungan industri ini bertujuan memberikan bukti nyata bagi para pelaku bisnis keluarga tentang bagaimana teori manajemen diimplementasikan di lapangan.

Sinergi semacam ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru antar pengusaha di Indonesia.  

Perlu diketahui, Connectpedia hadir sebagai ekosistem bagi bisnis keluarga di Indonesia yang menitikberatkan pada pertumbuhan lintas generasi.

Melalui jaringan edukasi dan kolaborasi strategis, komunitas ini berupaya memperkuat daya saing para pengusaha lokal di kancah nasional.

Editor :