ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Sinergi Kilat XLSMART, Laba Bersih Meroket 63 Persen di Tahun Pertama

avatar Ali Masduki
  • URL berhasil dicopy
XLSMART raih laba bersih Rp3 triliun pada 2025. Sinergi pasca-merger dongkrak pelanggan hingga 73 juta dan percepat ekspansi 5G di 33 kota. Foto/XLSMART
XLSMART raih laba bersih Rp3 triliun pada 2025. Sinergi pasca-merger dongkrak pelanggan hingga 73 juta dan percepat ekspansi 5G di 33 kota. Foto/XLSMART

JAKARTA – Aksi korporasi merger PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) membuahkan hasil solid dengan pertumbuhan kinerja di atas dua digit.

Hanya setahun pasca-merger, emiten berkode EXCL ini membukukan pertumbuhan laba bersih yang dinormalisasi hingga 63 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi Rp3 triliun.

Lonjakan ini didorong oleh realisasi sinergi senilai USD 250 juta (sekitar Rp3,9 triliun) yang berhasil diamankan lebih cepat dari jadwal. Sepanjang 2025, XLSMART mengantongi pendapatan total Rp42,5 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Keberhasilan integrasi tercermin dari membengkaknya basis pengguna menjadi 73 juta pelanggan, atau naik 24 persen. 

Tidak hanya secara kuantitas, kualitas belanja pelanggan juga membaik dengan Average Revenue Per User (ARPU) campuran yang menyentuh Rp39,5 ribu, bahkan melonjak ke Rp44,8 ribu pada kuartal terakhir 2025.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengungkapkan bahwa percepatan integrasi jaringan menjadi kunci utama. 

"Kami berhasil menyelesaikan tahapan integrasi lebih cepat dari rencana semula. Efisiensi besar yang tercipta memberikan ruang bagi kami untuk memperlebar margin di tahun-tahun mendatang," ujar Rajeev dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2026).

Dari sisi operasional, XLSMART kini mengoperasikan lebih dari 225 ribu BTS, melonjak 36 persen YoY. Ekspansi infrastruktur ini berdampak langsung pada pengalaman pengguna, di mana kecepatan unduh rata-rata pelanggan diklaim melesat hingga 83 persen.

Memanfaatkan momentum entitas baru, XLSMART langsung tancap gas menggelar layanan 5G secara serentak di 33 kota dan kabupaten. 

Perusahaan mengandalkan tiga pilar utama, yakni cakupan kota yang menyeluruh (blanket city coverage), fitur auto 5G dengan kecepatan hingga 250 Mbps, serta alokasi spektrum khusus demi konsistensi sinyal.

Meski beban operasional meningkat akibat biaya integrasi dan promosi besar-besaran, posisi keuangan perseroan tetap terjaga. 

XLSMART mencatatkan arus kas bebas (Free Cash Flow) sebesar Rp6,6 triliun tanpa beban utang mata uang asing (USD), yang memperkuat daya tahan perusahaan terhadap fluktuasi kurs.

Transformasi ini menempatkan XLSMART sebagai pemain utama yang lebih efisien di pasar telekomunikasi nasional. 

Dengan penyelesaian integrasi total yang ditargetkan pada semester pertama 2026, perseroan kini fokus pada pertumbuhan kualitas layanan untuk mempertahankan loyalitas basis pelanggan barunya yang jumbo.

Editor :