Yuk, Pahami Pola Asuh yang Tepat untuk Anak Anda!

Sejumlah anak bermain di sungai ketika berwisata di Klurak Pacet, Mojokerto. Foto/Alim Perdana
Sejumlah anak bermain di sungai ketika berwisata di Klurak Pacet, Mojokerto. Foto/Alim Perdana

SURABAYA - Menjadi orang tua adalah sebuah perjalanan panjang dan penuh pembelajaran. Dalam proses mengasuh anak, kita sering mendengar istilah "pola asuh". Tapi, apakah semua orang tua di Indonesia benar-benar memahami arti dan pentingnya pola asuh?

Nisrina Putri Anandiva, M.Psi., Psikolog, Konselor Anak dan juga Psikolog Klinis di Sekolah Cikal Lebak Bulus, menjelaskan bahwa pola asuh merupakan pondasi dalam membentuk kepribadian anak.

"Pola asuh adalah cara orang tua berinteraksi dengan anak sehari-hari. Ini mencakup bagaimana orang tua berkomunikasi, memperlakukan, mendidik, dan mendisiplinkan anak," jelas Nisrina, yang akrab disapa Nana.

"Pola asuh yang tepat sangat penting karena dapat membentuk karakter dan kepribadian anak di masa depan," sambungnya.

Sebagai psikolog klinis yang sering mendampingi anak dalam proses tumbuh kembang, Nana menekankan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh besar terhadap perilaku dan cara anak merespon situasi sosial.

"Bagaimana orang tua mengasuh dan berinteraksi dengan anak dapat membentuk pola atau kecenderungan anak dalam berperilaku dan merespon situasi sosial sehari-hari yang seiring berjalannya waktu dapat menetap menjadi sebuah kepribadian," ungkapnya.

Nana memberikan contoh nyata: "Orang tua yang terlalu dominan dalam memberikan aturan, bisa membuat anak kurang percaya diri dan asertif. Sebaliknya, orang tua yang terlalu bebas dalam aturan bisa membuat anak kurang disiplin dan sulit mengontrol diri," ungkapnya.

Pada akhirnya, Nana menegaskan bahwa penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang seimbang agar anak tumbuh menjadi pribadi yang utuh.

"Dari beberapa contoh yang saya sampaikan, kita memahami mengapa penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang seimbang agar membentuk kepribadian anak yang percaya diri, asertif, dan mandiri, serta tetap memahami batasan dan disiplin," imbuhnya.

Editor : Alim Perdana