SURABAYA, AYOJATIM.COM – Orang tua tidak hanya dituntut mendukung kemampuan akademik dan komunikasi anak, tetapi juga perlu memiliki pengetahuan dasar untuk menjaga kesehatan keluarga.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Rumah Broadcast Indonesia (RBI) melalui pelatihan pijat Te’ashi bagi orang tua peserta Rumah Broadcast Public Speaking (RBPS), yang digelar di Lagoon Avenue, Surabaya, pada Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Seni Berpidato Tanpa Teks: Karisma, Tantangan, dan Cara Menguasainya
Pelatihan tersebut menghadirkan Bambang Aryanto, ST, CHT, terapis sekaligus konsultan kesehatan, sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai sejumlah teknik pijat sederhana yang dapat dipraktikkan di rumah untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan berlangsung santai dan interaktif. Selain memperoleh penjelasan secara teori, para orang tua langsung mengikuti demonstrasi dan mempraktikkan gerakan pijat yang diperagakan narasumber.
Antusiasme peserta terlihat sejak materi dimulai. Sejumlah orang tua mencoba kembali gerakan yang dicontohkan, baik secara mandiri maupun kepada pasangan dan anggota keluarga.
Bambang menjelaskan, pijat dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu menjaga kebugaran apabila dilakukan menggunakan teknik yang tepat. Karena itu, peserta diperkenalkan dengan titik-titik tubuh serta gerakan sederhana yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Materi yang diberikan mencakup sejumlah teknik pijat untuk membantu mengatasi keluhan ringan, menjaga kebugaran tubuh, serta mendukung kondisi fisik anak.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah demonstrasi teknik pijat yang diperkenalkan sebagai stimulasi untuk membantu kesiapan anak dalam proses belajar dan mendukung perkembangan fungsi tubuh.
Para peserta kemudian diajak memperhatikan posisi tangan, tekanan, serta arah gerakan. Praktik tersebut membuat orang tua tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengetahui cara melakukan gerakan secara lebih terarah.
Meski demikian, Bambang mengingatkan bahwa pijat tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis.
“Yang penting orang tua memahami tekniknya dan tahu kapan harus melakukan pijat serta kapan harus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, orang tua juga perlu memahami kondisi tubuh sebelum memberikan pijatan. Pada kondisi tertentu, terutama ketika terdapat keluhan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, masyarakat tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Bekali Orang Tua Pengetahuan Kesehatan
Founder Rumah Broadcast Indonesia, Didi Adhiyaksa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya RBI memberikan nilai tambah kepada orang tua yang anaknya mengikuti pembelajaran public speaking di RBPS.
Menurut Didi, pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara dan keberanian tampil di depan umum. Dukungan keluarga, termasuk perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak, juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Baca juga: ARTOTEL Harmoni Jakarta Gelar Kelas Public Speaking dan Table Manners untuk Anak
“Melalui kegiatan seperti ini, Rumah Broadcast Indonesia berharap para orang tua memiliki tambahan wawasan dan keterampilan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Selain menjadi sarana edukasi, pelatihan pijat Te’ashi juga membuka ruang interaksi antarpeserta. Para orang tua dapat bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan kesehatan yang kerap ditemui dalam kehidupan keluarga.
Diskusi berlangsung bersamaan dengan praktik pijat. Beberapa peserta terlihat aktif menyampaikan pengalaman serta mengikuti kembali gerakan yang diperagakan narasumber.
Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan antusiasme peserta yang tetap terjaga. Sejumlah orang tua bahkan masih mengikuti demonstrasi dan mengulang gerakan yang telah diberikan.
Melalui kegiatan tersebut, RBI berupaya menghadirkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan public speaking anak, tetapi juga memperkuat peran keluarga dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang mereka.
Editor : Amal Jaelani