Irul Junior Jadi Jamaah Termuda Diantara 327 Jamaah Saat Manasik Umrah Samira Travel Jatim Pasca Musim Haji

Reporter : AM Lukman J
Irul Junior asal Perak, Surabaya, yang masih berusia 3,5 tahun menjadi jamaah termuda Safira Travel. Foto: UNafi/Ayojatim

SIDOARJO, AYOJATIM.COM – Antusiasme masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci kembali terlihat dalam kegiatan Manasik Umroh Samira Travel Jawa Timur yang diselenggarakan di Fave Hotel Sidoarjo Minggu (14/6/202).

Kegiatan ini diikuti oleh 327 jamaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bagian dari persiapan keberangkatan menuju Baitullah.

Baca juga: Maskapai Saudia Kurangi Fuel Surcharge, Haji Plus Nur Dhuha Wisata Optimistis Paket Umrah Semakin Terjangkau

Manasik umroh tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umroh, mulai dari persiapan ihram, pelaksanaan thawaf dan sa'i, hingga berbagai adab dan etika selama berada di Tanah Suci.

Selain pembekalan teknis, para jamaah juga mendapatkan penguatan spiritual agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para jamaah tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para pembimbing dan tim Samira Travel.

Salah satu pembimbing umrah Samira Travel Jawa Timur, Ustadz Nafi Unnas, hadir memberikan motivasi serta pembekalan ruhani kepada seluruh jamaah. Didepan para jamaah alumnus Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo tersebut juga mengingatkan para jamaah yang hadir tentang pentingnya menjaga niat, memperbanyak ibadah, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin agar perjalanan umroh tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa perubahan positif dalam kehidupan.

Ia juga mengajak masyarakat yang telah diberikan kemampuan finansial untuk tidak menunda-nunda niat beribadah ke Baitullah.

Baca juga: Jangan Semua Beban Dilempar ke Jemaah dan Travel Umrah

"Bagi yang sudah memiliki rezeki dan kemampuan, jangan menunggu terlalu lama. Jika Allah sudah memanggil dan memberi jalan, segeralah berangkat ke Baitullah. Kesempatan itu adalah nikmat yang patut disyukuri," tutur ustadz Nafi Unnas.

Ustadz Nafi Unnas juga memimpin pembacaan doa bersama yang diikuti seluruh peserta agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah, serta memperoleh umroh yang maqbul dan penuh keberkahan.

Namun ditengah kekhusukan para jamaah yang hadir, ada satu momen yang paling menarik perhatian para peserta yang hadir saat itu, yaitu kehadiran seorang jamaah mungil bernama Irul Junior asal Perak, Surabaya. Irul menjadi jamaah termuda yang masih berusia 3,5 tahun saat ini.

Baca juga: Refleksi Ibadah Haji 2026, Antara Kesehatan, Istitha’ah, dan Tantangan Berat Jamaah Indonesia di Tanah Suci

Kehadirannya menjadi inspirasi tersendiri bagi para jamaah yang hadir. Mochamad Achirul dan Ulfaniah orang tua Irul Junior ditemui disela acara menyampaikan rasa syukurnya karena berkesempatan membawa putranya ke tanah suci untuk Umrah. Dan hal tersebut menurut mereka merupakan karunia dan rezeki yang tuhan anugerahkan kepada keluarga mereka.

"Ini adalah takdir dan rezeki dari Allah SWT. Kami bersyukur diberi kesempatan untuk berangkat bersama keluarga, termasuk Irul Junior yang masih sangat kecil. Semoga perjalanan ini menjadi keberkahan dan pengalaman berharga baginya," ungkap Ulfaniah ibunda Irul Junior.

Dengan pembekalan yang matang, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah umrah dengan baik dan kembali ke tanah air membawa nilai-nilai kebaikan yang semakin menguatkan keimanan serta ketakwaan mereka.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru