SAMPANG – Kontingen domino Kabupaten Sampang membuktikan kelasnya dalam ajang Kejurprov Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Jawa Timur 2026. Tiga tim unggulan yang dikirim Pengurus Cabang (Pengcab) Sampang berhasil membawa pulang hasil yang selaras dengan rencana awal organisasi sejak keberangkatan mereka ke level provinsi.
Ketua Pengcab ORADO Sampang, Surya Nofiantoro, mengaku puas melihat performa para atletnya di meja pertandingan. Menurutnya, pencapaian di Kota Bahari kali ini membuktikan bahwa kualitas pemain lokal mampu bersaing ketat dengan daerah lain di Jawa Timur.
Baca juga: Kontingen Kabupaten Sampang Sabet Juara Satu Kejurprov ORADO Jawa Timur 2026
"Sejak awal kami menetapkan standar yang jelas. Untuk kategori senior, kami membidik posisi delapan besar, sementara untuk kelas junior kami mematok gelar juara. Hasilnya, semua target itu berhasil dipenuhi oleh anak-anak," ujar Surya saat dikonfirmasi, Rabu (8/4).
Keberhasilan di kategori senior diraih oleh pasangan Nur Hasan yang berduet dengan Agus Wedi, serta duet Rifaldi dan Moh Yusron. Surya menjelaskan bahwa kepercayaan diri organisasi muncul setelah melihat proses seleksi yang ketat di tingkat lokal serta kuatnya chemistry antarpemain saat berlaga.
Baca juga: Siapkan Atlet Profesional Dan Berprestasi, ORADO Sampang Gelar Kejuaraan Domino Berhadiah 10 Juta
"Kami tidak asal memasang target. Angka-angka itu muncul dari perhitungan matang atas kualitas teknis dan kekompakan tim yang kami miliki," imbuhnya.
Pasca-kompetisi ini, Pengcab ORADO Sampang tidak ingin berpuas diri. Evaluasi tetap berjalan untuk menjaga performa tiga tim tersebut. Fokus utama ke depan bukan lagi soal perombakan pemain, melainkan penguatan mental bertanding agar atlet tidak gentar menghadapi tekanan di turnamen yang lebih besar.
Baca juga: Empat Nama Baru Muncul Dibursa Pucuk Pimpinan PKB Sampang Diluar Usulan Pimpinan Pusat
Guna menjaga regenerasi, Surya berencana menggelar kompetisi rutin di tingkat kabupaten dalam waktu dekat. Turnamen lokal ini akan membuka berbagai kategori pertandingan guna menjaring bakat-bakat terpendam di pelosok Sampang.
"Pembinaan tidak boleh putus. Lewat kejuaraan di tingkat kabupaten nanti, kami ingin memetakan potensi baru. Mereka yang punya bakat akan kami bina secara khusus untuk dipersiapkan sebagai atlet andalan Sampang di masa depan," pungkasnya.
Editor : Amal Jaelani