SURABAYA, AYOJATIM.COM – Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan anjing dan shelter lokal, PawsHope (Hope for Homeless Paws) kembali melakukan aksi nyata melalui kegiatan komunitas dan sosial.
Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan jalan santai bersama anabul kesayangan bertajuk “Walk With Paws” yang digelar di Ciputra World Surabaya Outdoor Area, pada Minggu (27/9/2026).
PawsHope merupakan organisasi yang diinisiasi Jonathan Jayden Suteno, seorang pelajar SMA di Surabaya. Organisasi ini menjadi wadah untuk mempertemukan komunitas pecinta anjing dengan satu tujuan, yakni mengubah kepedulian menjadi aksi nyata.
Founder PawsHope, Jonathan Jayden, mengatakan di balik setiap anabul, khususnya anjing yang diselamatkan, terdapat proses panjang yang terus berjalan.
Menurutnya, shelter dan komunitas penyelamat hewan tidak hanya menyediakan tempat yang aman, tetapi juga memenuhi kebutuhan makanan, perawatan kesehatan, hingga membantu anjing mendapatkan kesempatan untuk menemukan keluarga baru.
“Upaya tersebut membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Namun, membantu anjing terlantar tidak selalu berarti harus melakukan penyelamatan secara langsung,” kata Jonathan.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat mengambil bagian melalui berbagai cara, mulai dari donasi, adopsi, menjadi orang tua asuh sementara (foster), hingga menjadi relawan.
Karena itu, melalui kegiatan “Walk With Paws”, PawsHope mengajak masyarakat, khususnya pawrents dan pecinta anabul, bersama-sama mendukung shelter anjing lokal.
Kegiatan yang diikuti sekitar 80 pawrents bersama anabul kesayangannya tersebut digelar PawsHope berkolaborasi dengan Growls, komunitas pecinta anjing, serta Coach Jenny, dog trainer yang memandu kegiatan jalan santai agar berlangsung nyaman dan terarah bagi anjing maupun pemiliknya.
“Walk With Paws bukan hanya menjadi ruang bagi anjing dan pemiliknya untuk beraktivitas bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya menjadi pemilik hewan yang bertanggung jawab,” terangnya.
Kepedulian dalam Walk With Paws kemudian diperluas kepada anjing-anjing yang belum memiliki rumah. Sebagian hasil kegiatan Walk With Paws bersama donasi yang terkumpul selama acara disalurkan kepada Annie Widjaja, aktivis dog rescuer terpercaya, untuk membantu memenuhi kebutuhan anjing-anjing rescue dan anak foster Growls.
“Harapannya, Walk With Paws bukan hanya menjadi kegiatan jalan bersama. Kami ingin lebih banyak orang melihat bahwa masih ada anjing yang membutuhkan bantuan dan kita semua bisa mengambil bagian dengan cara masing-masing,” pesan Jonathan.
Keseruan aksi “Walk With Paws” juga dirasakan para peserta. Salah satunya Fikri (35), asal Malang, yang rela datang jauh-jauh untuk mengikuti aksi tersebut bersama sang istri dengan membawa anabul kesayangan, anjing jenis Samoyed asal Rusia.
“Aksi ini seru dan menyenangkan. Selain sebagai ajang donasi untuk membantu anjing-anjing yang terlantar atau belum memiliki rumah, juga sebagai ajang silaturahmi antara pawrent atau pecinta anabul, khususnya anjing. Serta, ajang liburan bagi anabul,” tandas Fikri.
Menariknya, sebelum memulai perjalanan, setiap anjing peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar oleh dokter hewan. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi umum, kulit, serta kemungkinan adanya kutu.
drh. Angger dari Hewania Surabaya menjelaskan, setiap anjing yang mengikuti aksi Walk With Paws mendapatkan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Tujuannya untuk mendeteksi kondisi kesehatan anabul agar saat mengikuti jalan santai tidak justru mengalami gangguan kesehatan.
“Selain itu, juga membawa pesan bahwa kasih sayang terhadap hewan peliharaan perlu berjalan bersama dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kebutuhannya,” ungkap drh. Angger.
Melalui aksi Walk With Paws tersebut, Jonathan juga berharap dapat mendorong semakin banyak anak muda berani memulai dari apa yang mereka miliki, tanpa harus menunggu sampai mampu melakukan sesuatu yang besar.
Sebab, sebuah langkah kecil pun dapat menjadi bagian dari kesempatan kedua bagi anjing yang membutuhkan.
Editor : Amal Jaelani