ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Wardah Bawa Riset Kepemimpinan Perempuan Indonesia ke Forum Global Qatar

avatar Ali Masduki
  • URL berhasil dicopy
ParagonCorp Wardah mewakili Indonesia dalam forum internasional Jadal Women’s Research Dialogue di Qatar dengan memaparkan riset terbaru mengenai kepemimpinan perempuan berbasis nilai. Foto/ Paragon
ParagonCorp Wardah mewakili Indonesia dalam forum internasional Jadal Women’s Research Dialogue di Qatar dengan memaparkan riset terbaru mengenai kepemimpinan perempuan berbasis nilai. Foto/ Paragon

DOHA – ParagonCorp melalui brand Wardah membawa suara perempuan Indonesia ke panggung dunia dalam ajang Jadal Women’s Research Dialogue di Qatar, Kamis (19/2/2026). 

Di hadapan para peneliti dan praktisi lintas negara, pionir kosmetik halal ini membedah riset terbaru mengenai bagaimana nilai-nilai iman dan etika membentuk pola kepemimpinan perempuan di era modern.

Kehadiran Wardah dalam forum yang diinisiasi Al Mujadilah Center and Mosque for Women ini menandai langkah strategis perusahaan dalam mendefinisikan ulang konsep kecantikan. Bukan sekadar estetika, Wardah memposisikan kecantikan sebagai instrumen pemberdayaan yang berdampak sosial nyata.

Menteri Luar Negeri RI periode 2014–2024, Retno Marsudi, yang hadir sebagai pembicara panel, mengungkapkan bahwa tantangan global yang semakin tidak menentu menuntut pemimpin perempuan memiliki pegangan yang kokoh.

"Pemimpin memerlukan kompas moral untuk menavigasi setiap keputusan. Integritas dan nilai-nilai dasar harus menjadi prinsip pemandu agar kepemimpinan tetap berpihak pada kepentingan publik, terutama kelompok yang paling rentan," ujar Retno di Doha.

Senada dengan itu, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., menjelaskan bahwa bagi ParagonCorp, konsep halal telah bergeser dari sekadar label religius menjadi kerangka etika bisnis yang menyeluruh. 

Prinsip ini diterapkan mulai dari pencarian bahan baku (sourcing), formulasi, hingga rantai pasok secara keseluruhan.

"Halal adalah prinsip etis yang membentuk cara kami bekerja. Ini lebih dari sekadar urusan bisnis; ini adalah bentuk tanggung jawab dan amanah kami sebagai manusia," kata dr. Sari.

Riset yang dipaparkan Wardah dalam forum ini mengungkap temuan menarik: perempuan muslim di Indonesia memaknai kecantikan melalui lensa produktivitas, kemandirian, dan keberanian. 

Bagi generasi muda, kecantikan tidak lagi dipandang sebagai tampilan fisik semata, melainkan keselarasan antara aspek spiritual dan kontribusi sosial.

Executive Director Al Mujadilah, Dr. Sohaira Siddiqui, menilai kolaborasi antara praktisi industri seperti Wardah dengan akademisi sangat krusial. 

Menurutnya, sinergi ini mampu menciptakan perspektif yang aplikatif bagi perempuan muslim di seluruh dunia, sehingga riset tidak berhenti di atas kertas namun menjadi solusi nyata di masyarakat.

Melalui partisipasi internasional ini, Wardah mempertegas komitmennya dalam kampanye Beauty Moves You. 

Perusahaan berupaya membuktikan bahwa keterlibatan perempuan dalam ekonomi dan kepemimpinan yang berbasis nilai dapat mendorong perubahan positif, baik di level domestik maupun global.

Editor :