BANYUWANGI - Sebagai bagian dari rangkaian acara hari jadi yang ke-5, Kokoon Hotel Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar dengan menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa fogging di area pemukiman warga di kawasan belakang hotel tersebut.
Kegiatan fogging ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus chikungunya di beberapa wilayah, termasuk Banyuwangi. Fogging atau pengasapan ini bertujuan untuk memberantas nyamuk Aedes yang menjadi vektor penyebaran penyakit chikungunya dan demam berdarah dengue (DBD). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan warga dapat menjadi lebih sehat dan terbebas dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.
General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian hotel terhadap masyarakat sekitar.
“Kami menyadari bahwa kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan adanya fogging ini, kami berharap dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, khususnya chikungunya yang belakangan ini cukup marak. Ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial kami untuk turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar hotel,” ujar Weni Kristanti.
Kegiatan CSR ini merupakan salah satu dari berbagai program yang telah disusun dalam rangka perayaan 5 tahun Kokoon Hotel Banyuwangi. Dengan tema Spectacular - Thriving Beyond Limits, hotel ini berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif tidak hanya bagi industri perhotelan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Melalui inisiatif seperti ini, Kokoon Hotel Banyuwangi berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat serta menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan kesehatan
Sebelumnya, dalam rangkaian acara yang sama, Kokoon Hotel Banyuwangi telah mengadakan berbagai kegiatan sosial dan hiburan, di antaranya donor darah pada 20 Februari, Appreciation Night pada 21 Februari, serta lomba mewarnai pada 23 Februari. Seluruh kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan dengan komunitas sekitar.
Editor : Redaksi