PWI Pusat Resmi Luncurkan Website, Dorong Digitalisasi Organisasi hingga Daerah

Reporter : AM Lukman J
Peluncuran website resmi PWI Pusat berlangsung di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: Dok-PWI/Ayojatim

JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi meluncurkan website organisasi pwi.or.id sebagai bagian dari langkah memperkuat komunikasi, informasi, dan jaringan digital PWI hingga ke daerah.

Peluncuran website tersebut berlangsung di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Baca juga: Fadli Zon Terkesima, PWI Pusat Bermarkas di Rumah Sang Maestro Perfilman

Kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir.

Dalam kegiatan tersebut, Akhmad Munir didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat Marthen Selamet Susanto serta Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Hilman Hidayat. Puluhan pengurus PWI daerah yang berperan sebagai admin portal daerah juga mengikuti kegiatan melalui Zoom.

Akhmad Munir mengatakan peluncuran website menjadi bagian dari upaya PWI membangun dan mengembangkan platform digital organisasi secara lebih terintegrasi.

“Hari ini agendanya tunggal, launching resmi website PWI,” kata Akhmad Munir dalam acara tersebut.

Menurut dia, peluncuran tersebut tidak hanya menjadi agenda simbolis, tetapi juga momentum untuk mendengarkan masukan dari pengurus daerah terkait pengelolaan dan pengembangan platform digital PWI.

Ia juga mengundang ketua atau sekretaris PWI serta admin website dari sejumlah provinsi untuk terlibat dalam pengembangan jaringan digital organisasi.

“Saya juga mengundang seluruh ketua atau sekretaris PWI dan admin website di beberapa provinsi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Hampir 40 Website PWI Daerah Sudah Terkoneksi

Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Hilman Hidayat menjelaskan, sejak awal pengembangan website diarahkan tidak hanya untuk membangun portal utama organisasi, tetapi juga menghubungkan jaringan informasi PWI di berbagai daerah.

Menurut Hilman, antusiasme pengurus daerah mendorong pengembangan jaringan website hingga tingkat provinsi, kota, dan kabupaten.

“Sebenarnya ketika saya ditunjuk jadi Ketua Bidang IT/multimedia untuk membuat website kita mumpuni. Tapi teman-teman daerah bersemangat untuk membangun jaringan dan kalau di provinsi hingga kota kabupaten,” ujar Hilman.

Ia mengatakan, pengembangan awal website ditargetkan dimulai dari portal utama PWI dan sejumlah jaringan di tingkat daerah. Saat ini, hampir 40 website PWI di berbagai wilayah Indonesia telah terkoneksi dengan pwi.or.id.

“Rencana pertama PWI.or.id dan di lima kota provinsi. Sekarang sudah hampir 40 website seluruh Indonesia sudah terkoneksi di PWI.or.id,” katanya.

Keterhubungan tersebut diharapkan dapat memperkaya informasi dalam jaringan digital PWI. Konten dari daerah menjadi salah satu kekuatan yang akan dikembangkan seiring dengan semakin luasnya jaringan website.

Siapkan Aplikasi Mobile dan Integrasi Data Anggota

Transformasi digital PWI tidak berhenti pada pengembangan website. Hilman mengatakan PWI juga menyiapkan versi mobile yang ditargetkan dapat diunduh melalui platform aplikasi pada tahun depan.

“Tahun depan kita membuat versi mobile bisa diunduh di Play Store dan Google Play,” kata Hilman.

Pengembangan berikutnya juga diarahkan pada sistem data keanggotaan PWI. Setelah seluruh provinsi terakses melalui jaringan website, PWI berencana meningkatkan sistem data anggota pada 2027.

“Setelah semua provinsi terakses, yang bakal di-upgrade data anggota di tahun 2027. Data anggota pusat dan provinsi bisa update,” ujarnya.

Sistem tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pengelolaan data anggota, termasuk memberikan peringatan ketika masa berlaku kartu anggota telah habis.

PWI juga menargetkan perluasan jaringan website hingga tingkat kota dan kabupaten. Menurut Hilman, jaringan digital yang semakin luas dapat mendukung pengelolaan informasi sekaligus membuka peluang monetisasi bagi organisasi.

“Kita merangsek ke kota dan kabupaten. PWI pusat punya begitu jaringan website dan ujungnya monetisasi hingga terintegrasi sampai ke daerah,” katanya.

Pengurus Daerah Diminta Aktif Produksi Konten

Ketua Umum PWI Akhmad Munir meminta pengurus daerah ikut aktif mengisi dan mengembangkan konten pada website PWI.

Setidaknya terdapat tiga kelompok konten yang dapat dikembangkan, yakni informasi terkait PWI, kegiatan stakeholder, serta dinamika pers di daerah.

“Teman-teman daerah diharapkan aktif mengisi semua konten terkait ke-PWI. Kedua, stakeholder PWI dan pihak luar. Jadi kegiatan internal silakan disiarkan dan PWI dan stakeholder pihak luar diberikan,” ujar Akhmad Munir.

Ia menambahkan, dinamika pers di daerah juga menjadi bagian dari ruang informasi yang dapat dikembangkan melalui jaringan website PWI.

“Ketiga terkait dinamika pers di daerah dan PWI. Itu koridor kita terdahulu,” sambungnya.

Akhmad Munir berharap produksi konten dilakukan secara konsisten sehingga informasi dari jaringan PWI daerah dapat semakin mudah ditemukan masyarakat melalui mesin pencari maupun media sosial.

“Diharapkan bergulir konsisten sehingga muncul di search engine dan viral di medsos atau viral di WA (WhatsApp) kita, jadi lebih mudah meningkatkan keterbacaan dari website PWI ini,” katanya.

Melalui peluncuran website, pengembangan versi mobile, integrasi data anggota, serta perluasan jaringan hingga daerah, PWI mendorong proses digitalisasi organisasi yang melibatkan pengurus pusat dan daerah.

“Kita butuh partisipatif aktif dari teman-teman daerah. Apa yang tersedia oleh web itu bisa dioptimalisasi bersama, baik pengurus pusat atau provinsi. Ini yang kita harapkan,” pungkas Akhmad Munir.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru