Gebu Minang Cup 4 Jadi Panggung Perburuan Atlet Orado Surabaya Menuju Porprov Jatim 2027

Reporter : AM Lukman J
Rio Gahari, Ketua Orado Surabaya  saat membuka Gebu Minang Cup 4. Foto: Orado Surabaya/Ayojatim

SURABAYA, AYOJATIM - suasana di arena Gebu Minang Cup 4 terasa berbeda. Meja-meja pertandingan dipenuhi pemain yang datang membawa strategi masing-masing. Ada yang mengejar kemenangan, ada pula yang sekadar ingin menguji kemampuan. Namun, bagi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Surabaya, pertandingan tersebut menyimpan cerita yang lebih besar.

Di antara 128 pemain yang turun dalam turnamen tersebut, Orado Surabaya mulai mencari wajah-wajah baru yang berpeluang mengenakan seragam Kota Surabaya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Baca juga: Komunitas Jurnalis Gelar Turnamen Domino Kemerdekaan, Rebutkan Piala ORADO Jatim

Dari sebuah turnamen domino, perjalanan menuju panggung olahraga tingkat provinsi perlahan dimulai.

Ketua Orado Surabaya, Rio Gahari, mengatakan Gebu Minang Cup 4 menjadi momentum untuk melihat langsung kemampuan para pemain. Turnamen tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan Orado Surabaya menghadapi Porprov Jatim 2027.

“Siapa pun nanti yang menang hari ini, mungkin akan kita ajak untuk pembekalan menjadi atlet Kota Surabaya untuk dipersiapkan bertanding di Porprov tahun 2027,” kata Rio, Sabtu (22/8/2026).

Gebu Minang Cup 4 yang digelar Yayasan Gebu Minang diikuti 64 tim atau 128 peserta. Mereka tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari sejumlah daerah lain.

Keberagaman peserta membuat persaingan semakin menarik. Setiap pasangan berusaha membaca permainan lawan, menjaga konsentrasi, sekaligus mencari celah untuk meraih kemenangan.

Bagi Orado Surabaya, atmosfer seperti itu menjadi bagian penting dalam proses pencarian atlet. Sebab, kemampuan seorang pemain tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga bagaimana mereka menghadapi tekanan ketika pertandingan berlangsung.

Gebu Minang Cup 4 pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang membawa pulang gelar juara.

Ada kesempatan lebih besar yang menanti para pemain yang mampu menunjukkan performa terbaik. Mereka berpeluang masuk dalam radar Orado Surabaya untuk mengikuti pembinaan dan pembekalan sebagai calon atlet Kota Surabaya.

Baca juga: KONI Sahkan Domino Jadi Olahraga Prestasi Nasional

Rio menyebut proses tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim 2027.

Orado Surabaya bahkan sudah memasang target tinggi. Jika terdapat lima nomor yang dipertandingkan, pihaknya berharap seluruh nomor tersebut dapat menghasilkan medali emas untuk Surabaya.

“Harapannya Orado Kota Surabaya dapat menyumbangkan emas untuk Kota Surabaya. Kalau nomor yang dilombakan lima, kita harus menyumbang lima emas nanti,” ujarnya.

Target tersebut tentu bukan pekerjaan ringan. Masih ada waktu untuk membangun tim, menemukan pemain terbaik, serta mematangkan mental dan strategi sebelum kompetisi Porprov dimulai.

Di sisi lain, ramainya Gebu Minang Cup 4 menunjukkan bahwa domino memiliki basis penggemar yang cukup kuat. Sebanyak 128 peserta memenuhi turnamen, sementara penonton turut mengikuti jalannya pertandingan.

Baca juga: Wakili Jawa Timur, Atlet Orado Sampang Ikuti Rangkaian Kejuaraan Tingkat Nasional

Sejumlah pejabat dan tokoh olahraga juga hadir dalam pembukaan, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Ketua KONI Surabaya, Sekretaris Umum Pengprov Jatim, Ketua Yayasan Gebu Minang, serta Ketua DPD Gebu Minang Jawa Timur.

“Luar biasa antusiasnya, banyak sekali penonton dan saat ini pun pertandingan masih berlangsung,” ujar Rio.

Dari sebuah kompetisi yang berlangsung selama sehari, mimpi menuju Porprov 2027 mulai dirajut.

Bisa jadi, pemain yang hari itu duduk tenang di balik meja pertandingan adalah salah satu nama yang kelak berdiri membawa nama Surabaya di arena Porprov Jawa Timur.

Dan bagi Orado Surabaya, pencarian tersebut baru saja dimulai.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru