Sosok Chef Freddie Salim dan Perjalanan Membawa Cita Rasa Asia ke Level Premium Bersama Aussie Beef & Lamb

Reporter : AM Lukman J
Chef Owner SILK Bistro Jakarta, Chef Freddie Salim, saat program Chef Take Over yang berlangsung di Djaman Doeloe Resto, Four Points by Sheraton Surabaya, Jumat (19/6/2026). Foto: Sheraton/Ayojatim

SURABAYA, AYOJATIM.COM – Di dunia kuliner, kualitas bahan baku dan kreativitas seorang chef menjadi kombinasi yang sulit dipisahkan. Hal itulah yang tercermin dalam perjalanan Chef Freddie Salim, sosok chef sekaligus entrepreneur kuliner yang sukses membangun identitas kuat melalui berbagai konsep restoran Asia modern di Indonesia.

Nama Freddie Salim bukanlah wajah baru di industri kuliner. Sebelum dikenal sebagai Chef-Owner Silk Bistro dan Silk Thai di Jakarta, ia menghabiskan lebih dari satu dekade meniti karier di sejumlah restoran ternama Australia.

Baca juga: La Tavola Italiana, Magnolia Restaurant Sajikan Pengalaman Kuliner Italia dengan Panorama dari Ketinggian Kota Surabaya

Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting yang membentuk gaya memasaknya hingga saat ini.

Karier Freddie ditempa di berbagai restoran populer Sydney seperti Longrain, Sokyo, hingga The Newport. Dari dapur-dapur profesional itulah ia mempelajari bagaimana teknik memasak modern dapat berpadu harmonis dengan kekayaan rasa Asia yang autentik.

Kini, melalui Silk Bistro dan Silk Thai yang dikembangkan bersama BIKO Group, Freddie menghadirkan konsep kuliner yang tidak sekadar menjual makanan, tetapi juga pengalaman dan cerita di balik setiap hidangan.

“Bagi saya, makanan adalah cara untuk menyampaikan budaya, perjalanan hidup, dan pengalaman kepada setiap tamu yang datang,” ujar Freddie Program Chef Take Over, di Djaman Doeloe Resto, Four Points by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah, Jumat (19/6/2026).

Filosofi tersebut terlihat jelas pada setiap menu yang ia ciptakan. Di Silk Bistro, Freddie mengusung konsep Asia kontemporer yang memadukan sentuhan modern tanpa menghilangkan karakter asli masakan Asia.

Sementara di Silk Thai, kecintaannya terhadap kuliner Thailand yang tumbuh sejak bekerja di Longrain Sydney diwujudkan melalui berbagai hidangan khas yang kaya rempah dan berani dalam eksplorasi rasa.

Baca juga: Sheraton Surabaya Rayakan Ulang Tahun Kota Surabaya dengan Pasar Pesta

Menu seperti Massaman Curry Beef hingga Red Curry Duck Maryland menjadi contoh bagaimana Freddie mampu menerjemahkan cita rasa tradisional ke dalam sajian yang lebih modern dan elegan.

Dalam menghadirkan kualitas terbaik, Freddie juga menaruh perhatian besar pada pemilihan bahan baku. Salah satu yang menjadi andalannya adalah produk daging premium dari Aussie Beef & Lamb (ABL), program yang diprakarsai oleh Meat & Livestock Australia (MLA).

ABL dikenal sebagai representasi daging merah Australia berkualitas tinggi yang mencakup daging sapi, domba, kambing, hingga sapi muda. Produk-produk tersebut telah lama menjadi pilihan para chef profesional karena menawarkan kualitas yang konsisten, keamanan pangan yang terjamin, serta sertifikasi halal yang dibutuhkan pasar Indonesia.

Melalui kerja sama dengan peternak, eksportir, distributor, hingga pelaku industri food and beverage di berbagai negara, Aussie Beef & Lamb terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemasok daging premium terbesar di dunia.

Baca juga: Belajar Marketing dari Strategi Aldi Taher di Bisnis Kuliner, Inovasi-Kolaborasi Jadi Algoritma dan Mesin Pertumbuhan

Bagi Freddie, penggunaan bahan baku berkualitas bukan sekadar soal rasa, tetapi juga tentang menjaga standar pengalaman bersantap yang diberikan kepada pelanggan.

Kolaborasi antara chef profesional, pemasok bahan baku premium seperti Aussie Beef & Lamb, dan industri hospitality global kini menjadi tren yang semakin berkembang. Konsumen modern tidak lagi hanya mencari makanan yang enak, tetapi juga pengalaman kuliner yang autentik dan berkesan.

Fenomena ini turut mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman, ekonomi kreatif, serta sektor pariwisata. Kehadiran sosok seperti Chef Freddie Salim menunjukkan bahwa chef masa kini bukan hanya ahli memasak, tetapi juga storyteller, inovator, sekaligus penggerak bisnis yang mampu mengangkat kekayaan kuliner Asia ke panggung yang lebih luas.

Dengan pengalaman internasional, visi bisnis yang kuat, dan komitmen terhadap kualitas, Freddie Salim menjadi salah satu nama yang terus diperhitungkan dalam perkembangan industri kuliner premium Indonesia.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru