Memilih Tetap di Luar Pemerintahan, SP IMPPI Jatim Apresiasi Sikap Presiden Buruh Andi Gani Nena Wea

Reporter : Diday Rosadi
Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI AGN bersama Muhamad Didi Rosadi, Ketua SP IMPPI Jatim saat di Surabaya, usai meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk. foto: dok.imppi-jatim.

SURABAYA - Satu per satu tokoh buruh kritis yang sebelumnya ada di luar pemerintahan, akhirnya bergabung ke dalam lingkaran kekuasaan. Setelah Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup, menyusul Said Iqbal yang menjadi Utusan Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Ditengah gelombang tokoh buruh masuk ke lingkaran istana, Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI AGN memilih tetap di luar kekuasaan.

Baca juga: Delegasi KSPSI AGN Bawa Kabar Gembira untuk Ojol, ILC 114 Sahkan Payung Hukum Pekerja Platform

Meski pun ia beberapa kali mendapatkan tawaran untuk masuk ke dalam pemerintahan, baik di era Presiden Jokowi mau pun Presiden Prabowo Subianto.

Sikap Andi Gani itu mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya Lilies Pratiwining Setyarini, Sekretaris Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Informal Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP IMPPI) Jawa Timur.

"Saya kira ada di dalam atau di luar pemerintahan adalah pilihan. Saya pribadi mengapresiasi setinggi-tingginya sikap Bung Andi Gani yang memilih tetap bersama buruh di luar pemerintahan," kata Lilies dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Lilies melanjutkan, pilihan Andi Gani berada di luar kekuasaan dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan. Karena kontrol sosial tentu harus dilakukan dari luar kekuasaan.

Baca juga: William Yani dan Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Kawal Kebebasan Berserikat dan Suarakan Solidaritas untuk Rohingya

Ia mengingatkan, yang terpenting adalah persatuan buruh dan komitmen para tokoh buruh untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh. Karena itu kekompakan dan sinergi menjadi satu hal yang mutlak.

"Keberadaan tokoh buruh di dalam kekuasaan bagus juga untuk menjembatani aspirasi buruh. Paling tidak buruh punya saluran aspirasi di dalam pemerintahan," tutur alumnus pascasarjana Unair itu.

Sebelumnya, Andi Gani Nena Wea menyampaikan kepada seluruh jajaran KSPSI bahwa pilihannya untuk tetap berada di luar pemerintahan dan tetap memilih sebagai Presiden KSPSI adalah pilihan terhormat.

Baca juga: KSPSI AGN Kirim William Yani dan Tonny Pangaribuan Kawal Konvensi Pekerja Platform dan Standar Ketenagakerjaan

Menurutnya perjuang bersama seluruh jajaran KSPSI AGN merupakan anugerah terbaik.

"Kita harus tetap mendoakan Bung Jumhur dan Bung Iqbal sukses dalam menjalankan tugas negara yang di emban," pungkas putra tokoh buruh internasional, Jacob Nua Wea tersebut.

Editor : Diday Rosadi

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru