Senat UTM Setujui HBS Resmi Berubah Menjadi HES, Sebagai Penegasan Identitas Keilmuan

Reporter : AM Lukman J
Rapat senat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang digelar pada Rabu (15/4/2026). Foto: Dok-Fakultas Keislaman UTM

BANGKALAN - Senat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi menyetujui perubahan nomenklatur Program Studi Hukum Bisnis Syariah (HBS) menjadi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dalam rapat senat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang digelar pada Rabu (15/4/2026).

Keputusan tersebut menjadi penegasan penting terhadap arah dan identitas keilmuan yang lebih komprehensif di bidang ekonomi syariah, khususnya di UTM Bangkalan, Madura. 

Baca juga: UTM Trans dan Spirit Transportasi dalam Islam: Mobilitas, Amanah, dan Jalan Menuju Peradaban

Perubahan nomenklatur ini bukan sekadar administratif, melainkan juga mencerminkan transformasi substansial dalam cakupan keilmuan. Jika sebelumnya berfokus pada aspek bisnis, kini HES hadir dengan pendekatan yang lebih luas, mencakup sistem ekonomi, keuangan syariah, regulasi, hingga pengembangan industri halal secara menyeluruh.

Ketua Senat UTM, Mohammad Nizarul Alim, menjelaskan bahwa keputusan ini telah melalui kajian mendalam dan mempertimbangkan dinamika perkembangan keilmuan serta kebutuhan masyarakat.

"Perubahan ini penting untuk memperkuat fondasi akademik program studi agar lebih adaptif dan relevan," terangnya, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: UTM Siapkan Prodi Keislaman Baru, Target Empat Program Studi Dibuka Tahun Ini

Sementara, Rektor UTM, Prof. Dr. Safi', S.H., M.H., juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar penguatan pendidikan tinggi berbasis keislaman di UTM.

Prof. Safi' menekankan bahwa kejelasan identitas keilmuan akan berdampak langsung pada kualitas lulusan dan kontribusi universitas di tingkat nasional maupun global.

Menyambut hal tersebut, Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rahman, S.Ag., M.E.I., juga menyatakan kesiapan dalam menindaklanjuti keputusan tersebut melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas sumber daya dosen, serta perluasan jejaring kerja sama.

Baca juga: Momentum Setelah Idul Fitri dan Makna Halal Bi Halal, Antara Kejujuran Hati dan Pencitraan Sosial

Keputusan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis Senat UTM dalam memperkuat ekosistem keilmuan Islam, seiring dengan disetujuinya tiga program studi baru berbasis keislaman.

Dengan demikian, perubahan HBS menjadi HES menegaskan komitmen Universitas Trunojoyo Madura dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru