Empat Nama Baru Muncul Dibursa Pucuk Pimpinan PKB Sampang Diluar Usulan Pimpinan Pusat

ayojatim.com
Peserta Muscab Ke-VI DPC PKB Sampang mengikuti tahapan sidang di Aula Hotel Bahagia Kota Sampang, Senin (30/3/2026). Foto : whd/Ayojatin

SAMPANG - Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-VI pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sampang diwarnai kemunculan nama baru yang muncul diluar nama hasil pemetaan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Mereka adalah Fahmi Bardi, Abdurrahim, Ali Mustakim, dan Mukyan Hashullah, keempat nama tersebut merupakan produk usulan yang diajukan oleh peserta Muscab yang berlangsung di Aula Hotel Bahagia kota Sampang.

Baca juga: Aliyadi Mustofa, Anggota DPRD Jatim Nimbrung Di Bursa Calon Pimpinan PKB Sampang, Itu Hasil Pemetaan Partai

Saat dikonfirmasi, Ketua Pelaksanaan Muscab VI DPC PKB Kabupaten Sampang Moh. Faruk membenarkan adanya nama tambahan tersebut yang merupakan hasil musyawarah dalam sidang Pleno.

"Selain hasil pemetaan DPP dan DPW PKB, ada empat tambahan usulan dari hasil sidang untuk mengikuti tahapan pencalonan pimpinan DPC PKB Sampang nantinya," ungkapnya, Senin (30/3/2026).

Kehadiran empat nama tersebut dipastikan tidak melanggar peraturan persidangan di internal partai besutan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu, bahkan diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Baca juga: PKB Sampang Gelar Musyawarah Cabang, Empat Nama Masuk Bursa Calon Pimpinan

"Di AD/ART partai juga mengatur adanya tambahan usulan diluar produk pemetaan dan penjaringan, sehingga panitia juga memfasilitasi hadirnya empat nama itu," terangnya.

"Tidak benar kalau usulan itu karena tidak percaya dengan hasil pemetaan DPP dan DPW, itu merupakan bagian dari demokrasi internal kepartaian yang punya hak yang sama untuk memilih dan dipilih," tegasnya.

Baca juga: Insan Muda Pertanyakan Potensi Kepala OPD Ikuti Seleksi Kursi Sekda Sampang

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa total usulan nama yang akan mengikuti tahapan selanjutnya ada delapan kandidat, mereka akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) atau fit and proper test yang dilaksanakan oleh unsur pimpinan pusat.

"Kami (Panitia, red) hanya menjadi fasilitator pelaksanaan dan kelancaran Musda, untuk finalisasinya kami serahkan sepenuhnya kepada pimpinan pusat," pungkasnya.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru