ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

IdeaFest 2026 Usung Tema “ReHumanize”, Dorong Industri Kreatif Tetap Human-Centered di Tengah Ledakan AI

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Keterangan Foto (Kiri–Kanan): Desy Bachir (IdeaFest), Ovidia Nomia (Indosat Ooredoo Hutchison), Stephanie Regina (Haloka Group), Ian Eryanto Wongso (JKT GO), dan Patrick Effendy (Creative Prompt). Foto: Ideafest/Ayojatim
Keterangan Foto (Kiri–Kanan): Desy Bachir (IdeaFest), Ovidia Nomia (Indosat Ooredoo Hutchison), Stephanie Regina (Haloka Group), Ian Eryanto Wongso (JKT GO), dan Patrick Effendy (Creative Prompt). Foto: Ideafest/Ayojatim

JAKARTA - IdeaFest 2026 kembali digelar dengan skala lebih besar pada 4-6 September 2026 di Jakarta Convention Center.

Memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya, festival kreatif tahunan tersebut mengangkat tema “ReHumanize” sebagai respons atas pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin memengaruhi kehidupan manusia.

Festival yang mempertemukan pelaku industri kreatif, entrepreneur, inovator, hingga pemimpin lintas sektor itu akan menghadirkan pembahasan seputar film, musik, fashion, teknologi, politik, F&B, olahraga, komedi, hingga budaya populer.

Tahun ini, fokus utama diarahkan pada bagaimana teknologi tetap berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan.

Co-Chair IdeaFest 2026, Desy Bachir, mengatakan tema “ReHumanize” lahir dari kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan sisi emosional manusia.

“Di balik setiap inovasi harus selalu ada nilai kemanusiaan sebagai fondasi. Tanpa itu, teknologi bisa kehilangan arah dan makna. Melalui IdeaFest, kami ingin membuka ruang diskusi lintas industri agar inovasi tetap human-centered,” ujar Desy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/5/2026).

Perkembangan AI di Indonesia sendiri terus meningkat. Berdasarkan studi PwC Indonesia, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam aktivitas profesional selama setahun terakhir, sementara 16 persen di antaranya memanfaatkan teknologi tersebut setiap hari.

Melihat tren tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison turut mendukung penyelenggaraan IdeaFest 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan AI yang lebih inklusif dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, menyebut kreativitas dan koneksi manusia tetap menjadi elemen yang tidak dapat digantikan teknologi.

“AI seharusnya memperluas potensi manusia, bukan mengambil alih perannya. Ide, empati, dan perspektif manusia tetap menjadi hal yang paling penting,” kata Ovidia.

Selain menghadirkan diskusi lintas industri, IdeaFest 2026 juga memperkenalkan program baru bertajuk JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL hasil kolaborasi dengan JKT GO. Program tersebut berupa bazar kurasi yang menghadirkan lebih dari 200 brand lokal sebagai ruang bagi pelaku usaha kreatif untuk memperluas pasar dan komunitas.

Founder dan CEO Haloka Group sekaligus Braintrust IdeaFest 2026, Stephanie Regina, menilai konsumen saat ini semakin mencari koneksi yang lebih bermakna dengan sebuah brand.

“Peran kreativitas menjadi krusial untuk membuat pesan terasa hidup dan relatable sehingga komunitas dapat menciptakan engagement secara organik,” ujarnya.

Sementara itu, Co-Founder JKT GO, Ian Eryanto Wongso, mengatakan konten yang memiliki dampak besar selalu berkaitan dengan emosi dan konteks budaya masyarakat.

Dari sisi industri kreatif dan teknologi, Founder of Creative Prompt, Patrick Effendy, menilai tantangan terbesar saat ini bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan memahami bagaimana teknologi dapat memberikan nilai nyata bagi manusia.

“Inovasi harus dimulai dari masalah manusia, bukan dari teknologinya,” kata Patrick.

Selain Jakarta, penyelenggara juga berencana memperluas jangkauan program ke sejumlah kota, termasuk Surabaya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri kreatif nasional melalui kolaborasi lintas sektor dan komunitas.

IdeaFest 2026 turut didukung oleh Pertamina dan Indofood melalui sejumlah brand seperti Indomie, Pop Mie, Indomilk, dan Chitato Lite.

Informasi tiket dan rangkaian acara dapat diakses melalui akun Instagram resmi IdeaFest. Tiket mulai dijual seharga Rp350 ribu melalui Loket dot com IdeaFest 2026.

 

Editor :