ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Fakultas Keislaman UTM Gelar Workshop AI, Perkuat Kompetensi Dosen di Era Digital

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM) gelar workshop pemanfaatan AI tingkatkan produktivitas akademik. Foto: DOK-FKIS UTM
Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM) gelar workshop pemanfaatan AI tingkatkan produktivitas akademik. Foto: DOK-FKIS UTM

BANGKALAN – Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendorong dosen memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan produktivitas akademik.

Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop pemanfaatan AI yang menghadirkan Ahmad Fauzi, M.Pd., dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai pemateri.

Kegiatan ini diinisiasi unsur Jaminan Mutu Fakultas Keislaman UTM dengan penanggung jawab Dr. Galih Widya Qomara, M.H.I. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas meningkatkan kompetensi dosen dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di lingkungan pendidikan tinggi.

Pemanfaatan AI dinilai dapat membantu dosen menyiapkan materi pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, mendukung proses penelitian, serta meningkatkan efisiensi pekerjaan akademik.

Namun, penerapannya tetap membutuhkan pemahaman kritis agar teknologi digunakan sesuai kebutuhan dan tujuan pendidikan.

Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., menilai kesiapan dosen menghadapi perkembangan teknologi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.

"AI perlu dimanfaatkan secara terbuka dan bijaksana tanpa mengabaikan peran dosen sebagai pendidik. Teknologi dapat membantu mempercepat pekerjaan dan memperluas akses informasi, tetapi tanggung jawab dalam membimbing mahasiswa, membangun karakter, serta menanamkan nilai keilmuan dan etika tetap berada pada dosen," terangnya, Senn,  (19/10/2026).

Lebih lanjut, Dr. Abdur Rohman, Juga menambahkan bahwa dalam lingkungan Fakultas Keislaman, pemanfaatan AI juga perlu sejalan dengan nilai-nilai Islam.

"Pengembangan teknologi diharapkan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Integritas akademik menjadi aspek lain yang perlu diperhatikan. Penggunaan AI dalam penulisan ilmiah maupun penelitian harus tetap mengedepankan kejujuran intelektual, ketepatan sumber, orisinalitas gagasan, dan tanggung jawab atas karya yang dihasilkan.

"Melalui workshop ini, Fakultas Keislaman UTM berharap dosen semakin siap mengintegrasikan AI dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara proporsional dan bertanggung jawab," pungkas Dr. Abdur Rohman.

Kegiatan tersebut sekaligus mendukung visi Mumtaz Berkarakter, yakni membangun keunggulan akademik yang berpijak pada karakter, etika, dan nilai-nilai keislaman.

Bagi Fakultas Keislaman UTM, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi terbaru, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, bermutu, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Editor :