ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Parkstay Hadirkan Konsep Kost Modern di Surabaya Timur, Gabungkan Hunian dan Fasilitas Lifestyle

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Parkstay dirancang sejak awal sebagai aset komersial yang memperhatikan kebutuhan penghuni sekaligus pertimbangan bagi investor. Foto: TLS/Ayojatim
Parkstay dirancang sejak awal sebagai aset komersial yang memperhatikan kebutuhan penghuni sekaligus pertimbangan bagi investor. Foto: TLS/Ayojatim

SURABAYA, AYOJATIM.COM – Kebutuhan hunian praktis di kawasan perkotaan ikut mendorong perkembangan bisnis kost.

Kondisi tersebut membuat pengembangan properti kost kini tidak hanya mempertimbangkan jumlah kamar, tetapi juga lokasi, aksesibilitas, area parkir hingga fasilitas yang menunjang aktivitas penghuni.

Melihat kebutuhan tersebut, Parkstay hadir dengan konsep kost modern di kawasan Wonorejo, Surabaya Timur. Properti ini dikembangkan sebagai kompleks ruko kos (rukos) multifungsi dengan konsep coliving yang memadukan fungsi hunian dan fasilitas pendukung dalam satu kawasan.

Project Director Parkstay Johan Prajitno mengatakan, Parkstay dirancang sejak awal sebagai aset komersial yang memperhatikan kebutuhan penghuni sekaligus pertimbangan bagi investor.

“Parkstay menawarkan pendekatan yang berbeda dari kost konvensional. Di mana, properti ini dirancang sejak awal sebagai aset komersial dengan memperhatikan kebutuhan penghuni sekaligus pertimbangan investor,” ujar Johan saat acara Soft Launch Sunrise Creative Park, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Johan, sejumlah aspek menjadi bagian dari perencanaan Parkstay, mulai dari desain bangunan, akses kendaraan, area parkir hingga fasilitas penunjang.

“Pertimbangan tersebut mulai dari desain bangunan, akses kendaraan, area parkir, hingga fasilitas penunjang,” tambahnya.

Johan menyebut lokasi menjadi salah satu nilai yang ditawarkan Parkstay. Properti tersebut berada di kawasan Wonorejo, Surabaya Timur, dengan akses menuju sejumlah jalur utama, termasuk Outer East Ring Road (OERR) dan MERR 2C.

“Kedekatan dengan jalur utama tersebut memberikan nilai tambah dari sisi mobilitas, khususnya bagi penghuni yang beraktivitas di berbagai area Surabaya,” terangnya.

Parkstay juga berada di jalan dengan akses kendaraan yang relatif mudah. Kondisi tersebut dinilai dapat mendukung mobilitas penghuni sekaligus memberikan visibilitas bagi properti.

Bagi pengembangan bisnis kost, aksesibilitas menjadi salah satu faktor yang dapat dipertimbangkan karena berkaitan dengan aktivitas sehari-hari penghuni dan kemudahan akses calon penyewa.

Marketing Director Parkstay Henry Tjadi mengatakan, persoalan parkir menjadi salah satu tantangan yang kerap ditemui pada properti kost di kawasan perkotaan.

Parkstay mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan area parkir yang luas.

“Sehingga, penghuni mendapatkan kemudahan dalam membawa dan memarkir kendaraan. Konsep ini menjadi semakin relevan untuk kawasan perkotaan, di mana kebutuhan kendaraan pribadi masih menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari mahasiswa, pekerja muda, maupun penghuni kost lainnya,” kata Henry.

Selain fungsi hunian, Parkstay juga mengembangkan sejumlah fasilitas yang diarahkan untuk mendukung aktivitas penghuni. Konsep tersebut mencakup Creative Space, Serenity Corner, Walking Terrace, Calisthenic Park hingga Basketball Court.

Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi penghuni untuk beristirahat, beraktivitas maupun bersosialisasi tanpa harus selalu meninggalkan kawasan hunian.

Dari sisi bisnis, Parkstay dikembangkan di atas lahan komersial dengan konsep hunian modern yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan bisnis kost.

Kombinasi lokasi, akses jalan, area parkir dan fasilitas penghuni menjadi bagian dari konsep yang ditawarkan kepada calon investor.

“Dengan semakin beragamnya kebutuhan penghuni kost, Parkstay membawa konsep yang menggabungkan aspek property, accessibility, functionality, dan lifestyle dalam satu pengembangan,” ungkap Henry.

Konsep tersebut menempatkan kost bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup penghuni perkotaan yang membutuhkan akses mobilitas, ruang aktivitas dan fasilitas pendukung dalam satu kawasan.

Editor :