Muktamar NU
Muktamar NU

Masyarakat Manggarai Timur Sambut Hangat Gubernur Khofifah

avatar Diday Rosadi
  • URL berhasil dicopy
Momen hangat Gubernur Khofifah dengan masyarakat Manggarai Timur yang menjadi korban terdampak bencana alam gempa bumi NTT. foto: KIP for ayojatim.
Momen hangat Gubernur Khofifah dengan masyarakat Manggarai Timur yang menjadi korban terdampak bencana alam gempa bumi NTT. foto: KIP for ayojatim.

MANGGARAI TIMUR – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapat sambutan hangat dari masyarakat Manggarai Timur.

Momen hangat terlihat saat Khofifah menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Momen itu terjadi ketika Gubernur Khofifah menuju ke Lokasi Pengungsian Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Di sela perjalanan untuk menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores NTT, Gubernur Khofifah menyempatkan diri turun mobil beberapa kali menyapa warga, sekaligus membagikan makanan ringan atau snack secara langsung kepada anak-anak.

Senyum dan keceriaan anak-anak pun mewarnai pertemuan singkat tersebut. Mereka tampak antusias menerima makanan ringan, sementara warga menyambut sapaan Khofifah dengan hangat

Bagi Khofifah, interaksi sederhana tersebut memiliki makna penting di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat akibat bencana.

Menurutnya, misi kemanusiaan tidak semata-mata tentang membawa dan menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

“Dalam perjalanan menuju lokasi pengungsian, kami mendapat kesempatan untuk bertemu dan menyapa masyarakat secara langsung. Sapaan sederhana sering kali justru menghadirkan kedekatan yang sangat bermakna,” ungkapnya.

Khofifah mengatakan, masyarakat yang tengah menghadapi bencana membutuhkan lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar.

Kehadiran pemerintah, relawan, dan masyarakat dari daerah lain juga dapat memberikan rasa tenang sekaligus membangun keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.

“Bantuan tentu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, kehadiran dan perhatian juga dibutuhkan agar saudara-saudara kita merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

Perhatian Khofifah secara khusus tertuju kepada anak-anak. Ia menilai kelompok tersebut membutuhkan dukungan agar tetap memiliki rasa aman, keceriaan, dan semangat untuk kembali belajar serta menjalani aktivitas sehari-hari setelah kondisi memungkinkan.

“Anak-anak harus tetap sehat, ceria, dan semangat belajar. Dalam situasi seperti apa pun, mereka harus terus kita jaga karena merekalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan bangsa,” tuturnya.

Khofifah menambahkan, makanan ringan yang dibagikan memang sederhana.

Namun, kegembiraan yang muncul dari wajah anak-anak menjadi pengingat bahwa perhatian sekecil apa pun dapat memberikan arti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat menghadirkan sedikit kebahagiaan. Senyum anak-anak menjadi energi sekaligus pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan kepedulian,” katanya.

Kunjungan Khofifah ke Manggarai Timur merupakan bagian dari rangkaian dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores.

Selain membawa bantuan logistik, kehadiran Pemprov Jatim juga diarahkan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.

Khofifah menegaskan, solidaritas antardaerah merupakan bagian penting dari semangat gotong royong sebagai bangsa.

Bencana yang terjadi di suatu wilayah, menurutnya, menjadi panggilan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk saling membantu sesuai kapasitas masing-masing.

“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Ketika saudara-saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban moral kita untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan dukungan sesuai kemampuan,” tegas Khofifah.

Editor :