Ayojatim.com - Brand busana anak lokal, Kini Kita, kembali menyapa pencinta fashion lewat peluncuran koleksi terbarunya dalam ajang Soerabaia Fashion Trend (SFT) yang digelar di Ciputra World, Surabaya, Minggu (16/8/2026). Penampilan ini menjadi debut ketiga Kini Kita di panggung fesyen bergengsi tersebut.
Pada kesempatan kali ini, Kini Kita menghadirkan perpaduan apik antara gaya klasik era 1960-an, sentuhan modern, dan nuansa alam (nature).
Salah satu daya tarik utamanya terlihat pada pengaplikasian motif daun clover yang melambangkan keberuntungan, berpadu harmonis dengan balutan warna hijau alami.
Owner sekaligus Desainer Kini Kita, Migi Rihasalay, menjelaskan alasannya memilih warna-warna alam ketimbang mengikuti stereotip gender anak yang identik dengan merah muda untuk perempuan dan biru untuk laki-laki. Menurutnya, warna hijau memberikan kesan yang segar, teduh, sekaligus netral.
"Warna itu sangat mempengaruhi. Kenapa kita pilih warna hijau, karena natural. Kalau pink biasanya cuma untuk cewek, biru untuk cowok. Sekarang kita pilih yang nature di tengah-tengah. Jadi mom and dad juga bisa pakai (seragaman)," ungkap Migi.
Ia menambahkan, perpaduan desain klasik 1960-an dan gaya modern masa kini sengaja dirancang agar koleksi Kini Kita tetap terlihat menarik, segar, dan memancarkan keceriaan khas anak-anak.
"Message-nya untuk anak-anak agar terlihat lebih ceria dan happy. Tapi yang paling penting tetap kualitas dan kenyamanannya di momen apapun," lanjutnya.
Peluncuran kali ini menampilkan sekitar 10 look variatif yang cukup fleksibel. Koleksinya mencakup pakaian harian (day-to-day) seperti piyama hingga busana formal pesta ulang tahun lengkap dengan aksesori hiasan kepala.
Menyadari karakter anak-anak yang aktif bergerak, Kini Kita memberikan perhatian ekstra pada aspek kenyamanan bahan. Seluruh busana menggunakan serat katun pilihan yang adem, bebas gatal, dan memiliki sirkulasi udara baik (breathable) sehingga optimal menyerap keringat.
Migi mengaku, ide awal mendirikan bisnis busana anak ini lahir langsung dari pengalaman pribadinya sebagai seorang ibu. Dari proses membesarkan buah hati, ia memahami betul preferensi para orang tua saat berburu pakaian anak.
"Setelah punya baby, baru aku tahu apa yang dibutuhkan para mom untuk anak-anaknya. Yang utama itu kenyamanan," pungkas dia.
Editor : Zain Ahmad