SURABAYA, AYOJATIM.COM – Industri kretek terus beradaptasi mengikuti perubahan selera konsumen. Di tengah persaingan yang semakin ketat, inovasi menjadi salah satu kunci agar produk tetap diminati pasar.
Langkah itu kembali ditunjukkan PT Wismilak Inti Makmur Tbk melalui produk Wismilak Kretek Slim Klik (WKSK) yang berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kretek klik pertama di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni di Surabaya, Kamis (11/6/2026). Capaian tersebut menambah daftar inovasi yang pernah dihadirkan perusahaan rokok asal Surabaya itu sepanjang perjalanannya di industri hasil tembakau nasional.
WKSK menggabungkan karakter kretek slim dengan teknologi kapsul rasa pada filter. Melalui fitur klik tersebut, perokok dapat menikmati sensasi rasa yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas kretek.
Direktur Wismilak, Krisna Tanimihardja, mengatakan peluncuran WKSK merupakan bagian dari upaya perusahaan menjawab perubahan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
"Hadirnya Wismilak Kretek Slim Klik merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai usaha melalui inovasi produk serta aktif merespons tren pasar," ujarnya.
Menurut Krisna, konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan rasa saat memilih produk. Pengalaman baru, diferensiasi, hingga sentuhan teknologi juga menjadi faktor yang semakin diperhatikan.
Karena itu, Wismilak terus memantau pergerakan pasar untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan perkembangan zaman.
"Kami melihat preferensi pasar bergerak sangat dinamis, terutama pada produk yang menawarkan diferensiasi rasa maupun teknologi yang memberikan pengalaman berbeda," katanya.
Bagi Wismilak, kehadiran WKSK bukan sekadar mengikuti tren. Produk tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga daya saing sekaligus memperkuat posisinya di industri kretek nasional.
Perusahaan juga memberikan perlindungan terhadap inovasi yang dikembangkan melalui tiga paten. Perlindungan itu mencakup produk WKSK, proses produksi, hingga teknologi mesin yang digunakan.
"Wismilak memiliki tiga paten, tidak hanya untuk produk Wismilak Kretek Slim Klik, tetapi juga proses kerja dalam memproduksi WKSK serta alat produksinya," ujar perwakilan produksi Wismilak.
Tradisi menghadirkan terobosan sebenarnya bukan hal baru bagi perusahaan tersebut. Pada tahun 2000, Wismilak tercatat sebagai produsen kretek slim pertama di Indonesia. Dua dekade kemudian, inovasi kembali lahir melalui WKSK yang kini mendapat pengakuan dari MURI.
Direktur Operasional MURI, J. Ngadri, menilai pencapaian tersebut menunjukkan kreativitas industri nasional dalam mengembangkan produk berbasis budaya Indonesia.
"MURI selalu berkomitmen mengobarkan semangat kreativitas bangsa melalui pendokumentasian pencapaian terbaik anak bangsa," katanya.
Menurut Ngadri, kretek memiliki nilai lebih dari sekadar produk industri. Kretek merupakan bagian dari budaya Indonesia yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Melalui WKSK, Wismilak mencoba menghadirkan perpaduan antara tradisi kretek dengan sentuhan teknologi modern. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menjangkau generasi baru konsumen tanpa meninggalkan identitas kretek yang telah lama melekat di Indonesia.
Rekor MURI Wismilak yang diraih WKSK menjadi bukti bahwa inovasi masih memiliki ruang besar untuk berkembang di industri kretek nasional.
Editor : Alim Perdana