SAMPANG - Peluang kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dalam seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) dipertanyakan.
Hal tersebut disampaikan Moh. Sulhan, dikatakan secara umum semua kepala OPD dilingkungan Pemkab Sampang memiliki peluang yang sama untuk mengikuti seleksi calon Sekda yang akan berlangsung pasca pensiunnya Yuliadi Setiawan bulan Juni mendatang.
Namun demikian, pihaknya mempertanyakan dan meragukan kualitas dan klarifikasi yang sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Sampang mendatang
Terlebih posisi Sekda di birokrasi kota bahari sangat vital untuk mendukung kinerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Lora Mahfudz Abdul Qadir mendatang.
"Dengan pola dan etos kerja Bupati Sampang bersama pasangan yang sangat besar perlu kiranya ditopang dengan posisi Sekda yang mampu mengimbangi keduanya," katanya, Kamis (26/3/2026).
"Terlebih ada beberapa visi dan misi yang perlu terealisasi sebagai janji politik saat dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Sampang," tambahnya.
Pentolan aktivis HMI itu menilai meskipun ada potensi yang kuat dari beberapa peserta yang akan ikut seleksi nanti belum pantas dan belum bisa menjadi penopang utama dari birokrasi meskipun berasal dari unsur pimpinan di setiap OPD di lingkungan Pemkab Sampang.
"Setiap kepala OPD di Sampang memang punya peluang, tapi untuk masuk dan menduduki kursi Sekda kami (Insan Muda, red) nilai belum ada," jelasnya.
Dikatakannya, posisi Sekda nantinya memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah karena bertanggung jawab dalam mengoordinasikan jalannya birokrasi, mengintegrasikan pelaksanaan program pembangunan, serta memastikan kebijakan pemerintah daerah berjalan efektif dan terarah.
"Kami harap seleksi nanti, panitia seleksi menerapkan prinsip transparansi, objektivitas, serta profesionalisme dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi," harapnya.
"Melalui mekanisme seleksi terbuka, diharapkan dapat terpilih figur birokrat yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang mampu mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah," timpalnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang Arief Lukman Hidayat, mengatakan masa akhir jabatan Sekda Sampang akan diisi oleh Plh, dilanjut dengan pengajuan Pj Sekda, dan menunggu seleksi siapa yang akan menjadi Sekda nantinya.
"Semua kepala OPD dan eselon II JPT Pratama bisa mengikuti seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi," katanya.
Namun demikian, pihaknya mengaku belum mengetahui secara detail syarat lainnya untuk masuk dalam peserta seleksi, pihaknya hanya fokus pada syarat dasar sambil lalu menunggu komunikasi dan koordinasi dengan panitia seleksi yang nantinya akan dibentuk.
"Secara umum ada tahapan yang menjadi acuan dalam seleksi ini, kita tunggu saja prosesnya," tambahnya.
"Pj Sekda Sampang nanti melalui usulan dari pemerintah daerah ke Pemprov Jatim," tandasnya.
Editor : Amal Jaelani