SURABAYA - Mudik bareng gratis ini memiliki dua indikator utama keberhasilan yakni aspek keselamatan dan aspek ekonomi.
Dari sisi keselamatan, program ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bahkan menuju zero accident.
Di sisi lain, penguatan keselamatan juga dilakukan melalui pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk palang pintu dan pos jaga di perlintasan sebidang kereta api.
Atas komitmen tersebut, Gubernur Khofifah menerima Piagam Penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor 12665/R.MURI/III/2026 sebagai Pemrakarsa Pembangunan Palang Pintu dan Pos Jaga Kereta Api Terbanyak, yakni sebanyak 132 palang pintu dan pos jaga kereta api.
Sementara dari sisi ekonomi, program ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah dalam membantu masyarakat agar beban biaya perjalanan lebih ringan saat merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat nyata.
Ke depan, Gubernur Khofifah berharap program mudik gratis sebagai agenda tahunan dapat terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan kualitas dan jangkauannya sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya pada masa angkutan Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, selain melepas peserta mudik, Gubernur Khofifah juga menyerahkan paket aneka snack dan air mineral kepada para pemudik sebagai bekal perjalanan. Tak hanya itu, Gubernur Khofifah turut menyerahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan sopir dan kru angkutan Lebaran sebagai bentuk perlindungan bagi para petugas transportasi.
Di akhir, Gubernur Khofifah juga mengingatkan seluruh peserta mudik untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama perjalanan. Ia juga berpesan kepada para pengemudi dan kru transportasi agar senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang.
Sebagai panduan, ia membagikan tips mudik aman dengan prinsip 4S, yaitu siap kendaraan, siap pengemudi, siap aturan, dan siap doa.
“Mari kita jadikan mudik tahun ini sebagai perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh makna. Sampaikan salam hangat kami untuk keluarga di kampung halaman,” katanya.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga perjalanan panjenengan semua lancar, selamat, dan membawa kebahagiaan,” pungkasnya.
Editor : Diday Rosadi