ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Insan Muda Sebut Sampang Alami Krisis Figur Ideal Pengganti Sekda

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Sekda Sampang saat memimpin upacara di halaman Pemkab Sampang. Foto: whd/ayojatim
Sekda Sampang saat memimpin upacara di halaman Pemkab Sampang. Foto: whd/ayojatim

SAMPANG - Jelang akhir masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, pentolan Insan Muda Sampang menilai belum ada sosok ideal untuk pengganti kursi Yuliadi Setiyawan.

Hal tersebut disampaikan Insan Muda Kabupaten Sampang Moh. Sulhan mengatakan bulan Juli 2026 menjadi tenggat penting bagi Kabupaten Sampang, karena masa jabatan Sekda Sampang akan segera berakhir.

"Akhir jabatan Sekda sekarang berakhir karena pensiun, kami (Insan Muda, red) melihat belum ada figur yang ideal dan sesuai sebagai pengganti," katanya.

Dilanjutkan, meskipun tersiar beberapa nama yang dianggap sebagai calon Sekda Kabupaten Sampang, baik dari lingkungan birokrasi murni hingga berbau kekeluargaan belum memiliki kualitas dan kapasitas seperti Sekda sebelumnya.

"Beberapa nama yang muncul, kami rasa belum layak dan belum mempunyai kualitas dan kapasitas yang ideal untuk mendukung pola kerja Bupati Sampang," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa kekosongan posisi strategis tersebut nantinya akan berdampak terhadap keberlangsungan roda pemerintahan di Kabupaten Sampang selama proses penggantian baik sementara hingga definitif.

"Apalagi dinamika birokrasi di Sampang yang kerap bongkar pasang posisi jabatan diberbagai tingkatan," tambahnya.

Dalam kondisi tersebut, langkah paling bijak dan mendesak adalah penetapan awal dimulai dari kursi Penjabat Sekda yang baru, untuk mengisi kekosongan hingga Sekda definitif terpilih dan dilantik.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa Penjabat Sekda bukanlah sekadar pengisi kekosongan administratif, namun figur penting yang akan mengawal transisi dan proses seleksi Sekda secara adil, netral, dan berintegritas tinggi.

"Penjabat Sekda ini setidaknya mampu menjalankan fungsi strategis Sekda secara optimal, mampu menjaga irama kerja dan semangat kolaboratif bersama Bupati dan Wakil Bupati yang sedang bergerak menuju Sampang Hebat Bermartabat Plus," tegasnya.

*Dan yang paling krusial yakni tidak memiliki konflik kepentingan pribadi dalam proses penjaringan Sekda definitif," timpalnya.

Editor :