Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, IKAWIGA Bangun Sinergi Bisnis Usaha Antar Alumni

DPP IKAWIGA, H. Mohammad Supriyadi saat meresmikan Program Investasi for Bisnis perdana (IIB-1). Foto/IKAWIGA
DPP IKAWIGA, H. Mohammad Supriyadi saat meresmikan Program Investasi for Bisnis perdana (IIB-1). Foto/IKAWIGA

MALANG - Ikatan Alumni Widyagama (IKAWIGA) Malang, mendorong peningkatan kemandirian ekonomi dengan dengan meresmikan Program Investasi for Bisnis perdana (IIB-1) di Tambak Ikan Kalianyar Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Program ini merupakan kolaborasi antara Ikawiga dengan Alumni Akuntansi 83, Surachman, SE. (Selaku pemilik lahan tambak).

Ketua DPP IKAWIGA, H. Mohammad Supriyadi, menyampaikan bahwa program inKetuavestasi bersama tersebut, merupakan dampak positif pasca terselanggaranya Reuni Akbar Lintas Angkatan Tahun 2024 yang digelar 29-30 Juni 2024 lalu.

"Jadi, tujuan reuni tidak sekedar silaturahmi mempererat kekeluargaan para alumni, tetapi juga membangun jaringan kerja, soliditas alumni untuk kemandirian ekonomi dan kemajuan universitas," ungkapnya.

H. Mohammad Supriyadi yang juga merupakan Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Timur ini menyatakan bahwa diperlukan tiga hal untuk mengembangkan IKAWIGA, yaitu Keikhlasan yang juga menjadi kunci utama untuk mempersiapkan segala potensi yang dimiliki untuk kemajuan organisasi. Berikutnya, Kepedulian akan almamaternya, dan Kebersamaan, bersinergi menuju kesukaran bersama.

"Bahwa kita harus tumbuh bersama, kuat bersama, dan bersinergi menuju kesuksesan bersama," tambahnya.

Ketua Pelaksana program IIB, Ratnaning Firdausi juga menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk kemandirian ekonomi IKAWIGA, sekaligus untuk menfasilitasi para alumni yang ingin mengembangkan bisnisnya. Juga dengan harapan mendukung program-program kampus, dengan pengembangan berbagai sektor bisnis, dengan konsep sinergi dan kolaborasi para alumni yang telah mempunyai usaha.

Adapun Surahman, pengelola tambak yang juga meeruapakan alumni Universitas Widya Gama Malam, dan merupakan seorang pengusaha tambak menyatakan bahwa dirinya ingin berkontribusi agar IKAWIGA menjadi lebih besar, dengan memberikan kesempatan kepada IKAWIGA untuk berkolaborasi dalam pengembangan tambak ikan.

"Selain itu saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh alumni, yang telah mempercayakan saya untuk mengelola dua kolam tambak IKAWIGA ini," ungkapnya.

Setelah sambutan para pihak dan sebelum tebar benih ikan, terlebih dahulu dibacakan pernyataan bersama oleh Sekjen DPP IKAWIGA, Zulkarnain. Dalam pernyataan tersebut, dijelaskan hak dan kewajiban para pihak yang terlibat, juga rambu-rambu pengelolaan tambak, pembiayaan, profit sharing, serta mekanisme penyelesaian apabila terjadi persoalan.

Sinergi dan kolaborasi IKAWIGA nantinya juga akan terus dikembangkan. Bahkan, dalam waktu dekat, merek juga sudah berencana untuk melakukan launching IIB-2 yaitu dibidang produksi garam di Madura.

Editor : Amal Jaelani