SUMENEP, AYOJATIM.COM – Kebersamaan mahasiswa dan alumni Universitas Annuqayah (UA) menjadi bagian penting dalam penutupan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Giligenting, Sumenep, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung MWC NU Giligenting tersebut mempertemukan mahasiswa KKN UA dari enam titik posko dengan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Giligenting.
Kolaborasi tersebut membuat agenda penutupan KKN tidak sekadar menjadi seremoni berakhirnya masa pengabdian, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara mahasiswa, alumni, tokoh masyarakat, dan warga.
Peringatan Maulid Nabi menghadirkan KH Muhammad Ali Fikri sebagai penceramah utama.
Kehadiran ulama sekaligus pengasuh tersebut mendapat sambutan antusias dari mahasiswa, alumni, tokoh masyarakat, serta warga Giligenting yang memadati lokasi acara.
Selama menjalankan KKN, mahasiswa UA melaksanakan berbagai program di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah program yang mendapat perhatian antara lain penanaman 500 pohon mangrove, pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap, pengadaan perpustakaan dan pojok baca, serta berbagai kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah posko.
Ketua Panitia, Daris Dzakwan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN hingga masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pondok pesantren dan lembaga, masyarakat Giligenting, serta IAA Giligenting yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus berkontribusi secara langsung di tengah masyarakat.
Sementara itu, KH Muhammad Ali Fikri dalam tausiyahnya mengajak mahasiswa menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan, menurutnya, perlu terus diamalkan dan diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas dedikasi para mahasiswa KKN di Giligenting. Program-program kerja yang dijalankan seperti penanaman 500 pohon mangrove, pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap, hingga pengadaan perpustakaan dan pojok baca memberikan kesan yang sangat mendalam,” tutur KH Muhammad Ali Fikri.
Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa ilmu yang dimiliki mahasiswa dapat diwujudkan dalam bentuk pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut sekaligus menjadi refleksi bagi mahasiswa setelah menyelesaikan masa KKN. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah program berakhir, tetapi menjadi bekal untuk terus mengamalkan ilmu dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan kenang-kenangan secara simbolis, serta foto bersama mahasiswa KKN, pimpinan, alumni, dan tokoh masyarakat Giligenting.
Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN UA di Giligenting, sekaligus mempererat hubungan antara almamater, alumni, mahasiswa, dan masyarakat dalam semangat pengabdian yang berkelanjutan.
Editor : Amal Jaelani