SURABAYA - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Ansor Jatim Agro Innovation Award 2026. Apresiasi ini diberikan khusus untuk kader GP Ansor yang menjabat Kepala Desa.
Ketua Departemen Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jatim, Deni Prasetya mengungkapkan pihaknya memberikan hadiah kunjungan studi ke Tiongkok secara gratis kepada tiga peserta terbaik utama.
"Kami juga berikan bantuan dana pengembangan inovasi dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk 3 peserta lainnya," terang Deni dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Ketua Satgas Ketahanan Pangan Jatim ini menambahkan, di Jawa Timur banyak kader Ansor yang berstatus kepala desa. Mereka ini adalah struktur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan rakyat.
Deni melanjutkan, para kepala desa ini adalah untuk tombak pemerintah, sekaligus ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu, apresiasi ini adalah bentuk dukungan nyata GP Ansor Jatim dibawah kepemimpinan Mussafa' Safril atas pengabdian para kader yang menjabat Kepala Desa.
"Karena ini apresiasi khusus untuk Kepala Desa yang berstatus kader Ansor, maka peserta wajib menunjukkan SK kepengurusan GP Ansor," tutur Deni.
Baca juga: Rakorbid Tankeb Ansor Jatim, Tahun 2026 Proyeksikan Kemandirian Ekonomi Kader
Deni yang juga Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim ini menjelaskan, pihaknya mengirim pemenang ke Tiongkok agar ada proses transformasi ilmu di bidang pengertian.
Sebab, Tiongkok adalah salah satu negara yang berhasil dalam melakukan inovasi pertanian.
Kader Ansor Jatim asal Kencong Jember ini berharap para kepala desa yang dikirim melakukan studi banding ke Tiongkok, bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat.
Baca juga: Ketua Ansor Jatim, Musaffa' Safril Bangun Komunikasi dengan Konsul Kehormatan Jerman di Surabaya
Dengan demikian, ilmunya bisa diaplikasikan dan meningkatkan kualitas pertanian di desanya, mau pun di desa-desa lain di Jawa Timur.
"Saya menjamin penilaian dalam Agro Innovation Award 2026 dilakukan secara profesional dan transparan. Insyaallah para pemenang bisa menjadi mentor bagi kades lainnya," pungkas Deni.
Editor : Diday Rosadi