Unitomo Surabaya Jalin Kerjasama Strategis dengan Badan Keahlian DPR RI

Reporter : AM Lukman J
Prof. Siti Marwiyah bersama Kepala Pusat Perancang UU Bidang Polhukam Badan Keahlian DPR RI, Novianto Murti Hantoro, Kamis (2/4/2026). Foto: HUMAS Unitomo

SURABAYA - Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Keahlian DPR RI melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (2/4/2026).

Bertempat di Ruang RM Soemantri Gedung Rektorat Unitomo, penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah bersama Kepala Pusat Perancang UU Bidang Polhukam Badan Keahlian DPR RI, Novianto Murti Hantoro.

Baca juga: Dukung Ekonomi Biru, Fikom Unitomo Gandeng Halmahera Utara Bahas Multiplier Effect Hilirisasi Kelapa

Kerja sama ini mengintegrasikan peran akademisi dalam proses legislasi nasional, yang langsung diimplementasikan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Uji Konsep Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara.

Dalam sambutannya, Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, menegaskan bahwa keterlibatan kampus sangat penting untuk memberikan landasan kritis pada regulasi negara.

"Kerja sama ini adalah langkah nyata Unitomo untuk memberikan kontribusi pemikiran akademis yang kritis dan solutif terhadap penyusunan RUU PSDN, sehingga kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar memiliki landasan kuat baik secara yuridis maupun sosiologis," tegasnya.

Lebih lanjut, Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum (FH) Unitomo ini juga berharap kolaborasi ini memperkuat peran Fakultas Hukum serta Fakultas Ilmu Administrasi Unitomo sebagai mitra strategis pemerintah.

Baca juga: Kolaborasi Tim PM-UPUD Unitomo dan Unipra Dorong Inovasi Teknologi, Tingkatkan Daya Saing Batik Probolinggo

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Perancang UU Bidang Polhukam Badan Keahlian DPR RI, Novianto Murti Hantoro, menyambut baik antusiasme akademisi Unitomo dalam mengawal RUU ini.

"Kami sangat mengapresiasi kesediaan Unitomo untuk menjadi mitra diskusi; masukan dari perspektif akademisi sangat kami butuhkan agar draf perubahan UU PSDN ini lebih komprehensif dan relevan dengan dinamika pertahanan saat ini," ungkap Novianto.

Menurutnya, sinergi ini memastikan bahwa setiap tahapan perancangan undang-undang didukung oleh data dan kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Unitomo Kembangkan Aplikasi Digital untuk Bank Sampah Gresik, Tingkatkan Efisiensi dan Partisipasi Warga

Acara ini juga diperkaya oleh pandangan para pakar seperti akademisi UNTAG Surabaya, Dr. Demas Brian, serta narasumber penanggap dari jajaran Kodam V/Brawijaya, Komando Pendidikan Marinir, PT PAL, hingga KontraS Surabaya.

Fokus diskusi diarahkan untuk membedah pasal-pasal krusial dalam UU PSDN guna memastikan penguatan pertahanan negara tetap selaras dengan prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia.

Sinergi antara Unitomo dan legislatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam melahirkan produk hukum yang berkualitas tinggi di masa depan.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru