ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Hari Kemerdekaan India ke 80 Tahun, Sejarah Kemerdekaan, Peradaban Kuno, dan Pengaruhnya di Indonesia

avatar ayojatim.com
  • URL berhasil dicopy
Manoj Bhat, Konsul Kehormatan India di Jawa Timur. Foto: Dok-pribadi/Ayojatim
Manoj Bhat, Konsul Kehormatan India di Jawa Timur. Foto: Dok-pribadi/Ayojatim

SURABAYA, AYOJATIM – Hari Kemerdekaan India diperingati setiap 15 Agustus. Peringatan tersebut menjadi momentum bersejarah untuk mengenang berakhirnya kekuasaan Britania Raya atas India pada 15 Agustus 1947.

Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, India memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 tahun. Perayaan nasional berlangsung di berbagai wilayah, dengan pusat upacara kenegaraan berada di Benteng Merah (Red Fort), Delhi.

Dalam tradisi peringatan kemerdekaan India, Perdana Menteri Narendra Modi memimpin upacara di Benteng Merah dan mengibarkan bendera nasional. Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah menyampaikan pidato terkait arah pembangunan dan masa depan India.

Sistem Pemerintahan India

India menerapkan sistem republik parlementer federal. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara, sementara Perdana Menteri menjalankan fungsi sebagai kepala pemerintahan dan memegang kewenangan eksekutif utama.

Pemerintahan India berlandaskan Konstitusi yang mulai berlaku pada 1950. Struktur kekuasaan negara terbagi dalam tiga cabang utama.

Pada bidang eksekutif, Perdana Menteri memimpin kabinet bersama para menteri untuk menjalankan pemerintahan sehari-hari. Sementara itu, lembaga legislatif menggunakan sistem bikameral melalui Lok Sabha (Dewan Rakyat) dan Rajya Sabha (Dewan Negara).

Adapun kekuasaan yudikatif dijalankan melalui sistem peradilan yang independen dengan Mahkamah Agung India sebagai lembaga peradilan tertinggi.

Secara administratif, India terdiri atas 28 negara bagian dan 8 wilayah perserikatan. Setiap negara bagian memiliki gubernur sebagai kepala negara bagian secara konstitusional serta menteri utama yang menjalankan pemerintahan eksekutif.

India, Negara dengan Penduduk Terbanyak di Dunia

India saat ini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Populasinya telah melampaui 1,46 miliar jiwa, dengan pertumbuhan penduduk yang berlangsung pesat sejak dekade 1980-an.

Dari sisi geografis, India merupakan salah satu negara terluas di dunia. Letaknya yang strategis membuat wilayah tersebut sejak masa lampau menjadi bagian penting dari jalur perdagangan regional maupun internasional.

Dalam bidang ekonomi, India menjadi salah satu kekuatan utama dunia. Berdasarkan ukuran paritas daya beli (PPP), perekonomian India berada di jajaran terbesar dunia dan dikenal sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif cepat.

India juga memiliki posisi strategis dalam geopolitik Asia. Negara tersebut mempunyai kemampuan pertahanan yang besar dan menjadi salah satu negara pemilik senjata nuklir.

Jejak Peradaban India Kuno

Jauh sebelum menjadi negara modern, India telah memiliki sejarah peradaban yang panjang. Perkembangan masyarakat India kuno antara lain ditandai oleh Peradaban Lembah Sungai Indus, yang berkembang sekitar milenium ketiga sebelum Masehi.

Wilayah di sekitar Sungai Indus dan kemudian Sungai Gangga menjadi pusat kehidupan masyarakat karena menyediakan sumber air untuk pertanian, perdagangan, serta perkembangan permukiman.

Harappa dan Mohenjo-daro menjadi dua situs penting yang menggambarkan kemajuan masyarakat pada masa tersebut. Tata kota, sistem drainase, jalan, serta konstruksi bangunan menunjukkan kemampuan organisasi dan teknologi yang relatif maju untuk zamannya.

Setelah periode tersebut, India memasuki Zaman Weda, ketika teks-teks Weda memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Pada periode tersebut berkembang pula sistem varna yang kemudian menjadi bagian dari struktur sosial India. Empat kelompok utama yang dikenal dalam sistem tersebut adalah Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

Perkembangan pemikiran masyarakat India kemudian berlanjut pada periode Upanishad yang melahirkan berbagai gagasan filosofis mengenai manusia, kehidupan, dan alam semesta.

Munculnya Buddha dan Kekaisaran Maurya

Memasuki abad-abad sebelum Masehi, India menjadi tempat berkembangnya berbagai pemikiran keagamaan dan filosofis. Salah satu yang paling berpengaruh adalah ajaran Buddha yang diperkenalkan oleh Siddhartha Gautama.

Ajaran Buddha membawa gagasan mengenai kehidupan, penderitaan, pengendalian diri, dan pencarian pembebasan. Pengaruhnya kemudian berkembang luas ke berbagai kawasan Asia.

Dalam sejarah politik India, salah satu tokoh penting adalah Chandragupta Maurya. Ia berhasil membangun Kekaisaran Maurya dan menyatukan wilayah luas di India bagian utara.

Kekaisaran Maurya dikenal memiliki sistem administrasi yang terorganisasi serta kekuatan militer yang besar. Periode berikutnya, terutama masa Kekaisaran Gupta, juga sering dikaitkan dengan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra, dan pemerintahan.

Pengaruh India Kuno terhadap Indonesia

Hubungan sejarah antara India dan Nusantara telah berlangsung selama berabad-abad melalui jalur perdagangan dan pertukaran budaya.

Pedagang, pendeta, serta pelaku perjalanan dari kawasan India turut membawa pengaruh kepercayaan Hindu dan Buddha ke Nusantara. Proses tersebut kemudian berinteraksi dengan tradisi lokal dan melahirkan perkembangan kebudayaan yang khas.

Pengaruh tersebut dapat dilihat dalam berbagai peninggalan sejarah, termasuk Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Keduanya menjadi bukti penting perkembangan tradisi keagamaan, seni, arsitektur, dan teknologi masyarakat Nusantara pada masa lampau.

Pengaruh India juga terlihat dalam perkembangan kerajaan-kerajaan di Nusantara. Konsep pemerintahan, bahasa, sastra, keagamaan, serta simbol-simbol kekuasaan yang berkembang di sejumlah kerajaan menunjukkan adanya hubungan budaya dengan peradaban India.

Kerajaan seperti Kutai, Sriwijaya, dan Majapahit menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Nusantara yang turut dipengaruhi pertukaran budaya dengan kawasan Asia Selatan.

Kemerdekaan India dan Warisan Peradaban

Peringatan Hari Kemerdekaan India ke-79 pada 15 Agustus 2026 bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang berakhirnya kolonialisme Inggris. Hari tersebut juga menjadi pengingat perjalanan panjang India dari peradaban kuno, perkembangan agama dan filsafat, lahirnya kerajaan-kerajaan besar, hingga terbentuknya negara modern.

Dengan warisan sejarah yang panjang serta peran ekonomi dan politik yang semakin besar, India terus menempati posisi penting dalam perkembangan Asia dan dunia.

Dikutip dari berbagai sumber.

Editor :