Firman Dwi Kriatmojo Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif, Inisiasi RPH Halal Pertama Tingkat Jawa Timur

Reporter : Diday Rosadi
Firman Dwi Kriatmojo, Dirkeu PT JGU saat menerima penghargaan dari FJN. foto: dok/fjn.

SURABAYA - DPRD Jawa Timur berharap para direksi BUMD bisa lebih kreatif dan visioner dalam mengelola perusahaan plat merah milih Pemprov Jatim tersebut. Pernyataan itu disampaikan Adam Rusydi Ketua Komisi C DPRD Jatim, belum lama ini.

Pesan Adam Rusydi itu tampaknya diresapi dan dijalani oleh salah satu direksi BUMD Jatim, Firman Dwi Kriatmojo. Direktur Keuangan PT Jatim Graha Utama (JGU) salah satu pengelola BUMD yang visioner. 

Ia melakukan terobosan dengan menginisiasi pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Halal pertama ditingkat provinsi. Selama ini RPH hanya ada di dibeberapa kabupaten/kota, yang terbesar milik Pemkot Surabaya.

"Selama ini RPH yang memiliki sertifikat halal itu ada di tingkat kota dan kabupaten. Nah, ini kita sedang proyeksikan di tingkat provinsi," kata Firman, Selasa (24/3/2026).

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan, rencana RPH Halal tingkat provinsi ini menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk memperkuat ekosistem produk halal di Jatim.

Pria yang akrab disapa Ponco ini menjelaskan, PT JGU merupakan induk perusahaan dari tiga anak usaha, yakni PT Jatim Prasarana Utama (JPU), PT Puspa Agro dan PT Pratama Jatim Lestari (PJL).

"RPH halal pertama di tingkat provinsi ini ditargetkan beroperasi di akhir tahun 2026. Nantinya proyeksi dioperasikan lewat anak perusahaan kami, PT. Puspa Agro, karena sudah memiliki infrastruktur memadai untuk mengoperasionalkan RPH Halal," ujar alumnus Unair Surabaya tersebut.

Menurut Firman, RPH Halal ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pemotongan, tetapi juga simpul penguatan rantai pasok daging halal yang terjamin dari hulu hingga hilir. Terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri pengolahan, hingga menunjang program-program pemerintah. 

Ia merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian yang menyebut Jawa Timur sebagai produsen daging sapi terbesar nasional. Pada 2024, produksinya sekitar 96,9 ribu ton. Jumlah tersebut sekitar 20 persen dari total produksi daging sapi Indonesia yang mencapai 478,8 ribu ton.

"Pembangunan RPH Halal di tingkat provinsi ini tidak lepas dari posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat produksi dan konsumsi daging terbesar di Indonesia," pungkasnya.

Editor : Diday Rosadi

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru