SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya (Disperinaker) menggelar program “One to Many Business Matching Export” sebagai bagian dari rangkaian Surabaya Industrial & Labour Festival 2026. Program ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pembeli internasional guna mendorong peningkatan ekspor produk UMKM Surabaya.
Kegiatan ini membuka kesempatan bagi produsen yang ingin memperluas pasar ke luar negeri melalui proses kurasi, pelatihan ekspor, hingga pertemuan bisnis langsung dengan buyer dari berbagai negara.
Baca juga: Fun Football, Cara KONI Surabaya Perkuat Silahturahmi Lintas Instansi
Perwakilan dari Export Center Surabaya, Jalian Setiarsa (Arso) yang berfokus pada standardisasi produk, akses pasar, promosi, pemasaran, dan kurasi produk ekspor, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membantu pelaku usaha memahami proses ekspor sekaligus menjalin kerja sama dagang dengan pasar global.
“Program business matching ini dirancang agar pelaku usaha tidak hanya memahami teori ekspor, tetapi juga langsung dipertemukan dengan buyer dari berbagai negara. Harapannya, produk UMKM Surabaya bisa semakin dikenal dan menembus pasar internasional,” ungkapnya, Senin (9/3/2026).
Program One to Many Business Matching Export akan diawali dengan pendaftaran peserta pada 1–8 Maret 2026, dilanjutkan proses kurasi pada 9–12 Maret 2026 untuk memastikan kesiapan produk yang akan dipasarkan. Peserta yang lolos akan diumumkan pada 13 Maret 2026.
Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Posko Peduli Bencana untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera
Selanjutnya, para pelaku usaha akan mengikuti coaching ekspor pada 30–31 Maret 2026, sebelum mengikuti sesi business matching pada 7–8 April 2026. Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI) dan pelepasan ekspor pada 8 April 2026.
Dalam program ini, pelaku usaha akan bertemu dengan sejumlah buyer internasional yang berasal dari berbagai negara, antara lain Pakistan, Singapura, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Hong Kong, dan Oman.
Adapun persyaratan peserta antara lain merupakan produsen dengan badan usaha resmi seperti CV atau PT, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan NPWP, serta untuk produk makanan dan minuman wajib memiliki sertifikasi minimal PIRT dan halal.
Baca juga: Kabar Gembira, Pemkot Surabaya Siapkan Beasiswa dan Insentif Tiap Bulan untuk Guru
Melalui kegiatan ini, Pemkot Surabaya berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar hingga ke tingkat global.
Pendaftaran program One to Many Business Matching Export dapat dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.
Editor : Amal Jaelani