MDKA Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Seluruh Site Tambang

Reporter : Ali Masduki
Grup Merdeka (MDKA) catatkan pencapaian signifikan jam kerja tanpa kecelakaan di Tambang Tujuh Bukit, Pani, dan Konawe melalui sistem manajemen ISO 45001:2018. Foto/MDKA

JAKARTA – Di tengah risiko tinggi industri pertambangan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) membuktikan bahwa produktivitas dan keselamatan bisa berjalan beriringan. 

Perusahaan mencatatkan pencapaian jam kerja tanpa kecelakaan (Lost Time Injury/LTI) yang signifikan di berbagai lini operasinya, membentang dari Jawa Timur hingga Sulawesi.

Baca juga: Solidaritas Bencana, Grup Merdeka Donasi Hampir Rp1 Miliar untuk Sumatra

Hingga Februari 2026, Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi memimpin dengan catatan 19,7 juta jam kerja aman. 

Prestasi ini disusul oleh proyek Tambang Emas Pani di Gorontalo dengan 18,2 juta jam kerja, serta Tambang Nikel Konawe yang menyentuh angka 10,7 juta jam kerja tanpa insiden yang menghilangkan waktu produktif.

Bagi grup MDKA, keselamatan kerja bukan lagi sekadar pemenuhan regulasi pemerintah, melainkan bagian dari identitas perusahaan yang tertanam dalam nilai GReAtNESS. 

Seluruh operasi tambang kini telah mengadopsi standar internasional ISO 45001:2018 guna memastikan risiko kerja dikelola secara sistematis dan terintegrasi.

Head of Corporate Communications Merdeka, Tom Malik, menyatakan bahwa setiap karyawan memegang peranan sentral dalam membentuk ekosistem kerja yang sehat.

Baca juga: EMAS Amankan Kredit US$350 Juta, Tambang Emas Pani Targetkan Produksi Perdana Awal 2026

"Seluruh pekerja di grup MDKA memiliki peran penting, tidak hanya untuk melindungi dirinya sendiri tetapi juga saling menjaga dan mematuhi standar demi budaya kerja yang berkelanjutan," ujar Tom.

Menyambut Bulan K3 Nasional 2026, MDKA tidak hanya mengandalkan sistem, tetapi juga memperkuat kapasitas personal karyawannya. 

Serangkaian kegiatan dilakukan, mulai dari Safety Riding Training, First Aid Training, hingga webinar manajemen risiko yang melibatkan seluruh lini organisasi.

Baca juga: Peran Vital Pertambangan Indonesia dan Komitmen Merdeka Copper Gold di Kancah Global Diapresiasi Investor

Konsistensi ini membuahkan apresiasi nyata. Salah satu anak usahanya, PT Bumi Suksesindo, baru saja menerima penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur atas dedikasinya menjaga keselamatan di Tambang Emas Tujuh Bukit.

Penerapan standar keselamatan yang ketat ini menjadi krusial mengingat MDKA tengah bersiap melakukan produksi emas pertama di Proyek Pani pada kuartal pertama 2026. 

Dengan pengelolaan risiko yang antisipatif dan disiplin, perusahaan optimis dapat terus mendukung transisi energi bersih melalui penyediaan mineral penting secara bertanggung jawab.

Editor : Alim Perdana

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru