Kunjungi Pasar Bandeng Kawak Bersama Aila, Gubernur Khofifah Kenalkan Tradisi di Gresik kepada Cucu

Reporter : Diday Rosadi
Gubernur Khofifah bersama cucu pertamanya, Aisyah Nabila atau yang akrab dipanggil Aila mengunjungi Pasar Bandeng Gresik. foto: Khofifah for ayojatim

GRESIK - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama cucu pertamanya, Aisyah Nabila atau yang akrab dipanggil Aila mengunjungi Pasar Bandeng Gresik, Kamis (27/3/2025).

Khofifah pun mengenalkan Aila bahwa tradisi Pasar Bandeng merupakan kegiatan tahunan masyarakat Gresik untuk menyambut datangnya Idul Fitri. Tradisi ini menjadi salah satu momen yang selalu ditunggu masyarakat.

Baca juga: Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan Yusuf Melantik Gubernur Khofifah sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya 2026

"Sudah empat kali saya ke sini. Hari ini bersama anak dan cucu saya baru datang mudik. Dari dulu ingin bawa Aila ke sini. Sekarang sudah usia 3 tahun maka saya ajak dia untuk melihat ikan bandeng di sini," ujarnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menjelaskan, ikan bandeng merupakan salah satu komoditas unggulan Gresik yang cukup melimpah. Ukuran ikan bandeng yang dijual rata-rata seberat 4-5 kg membutuhkan waktu empat tahun untuk di tambak.

Artinya, lanjut Khofifah, pembesaran ikan bandeng butuh proses yang lama, maka apresiasi kepada mereka yang memberikan ruang untuk disajikan saat lebaran.

Baca juga: Beri Kepastian Jaminan Produk Halal, Senator Lia Istifhama Dukung Keberadaan RPH Halal Tingkat Provinsi

"Momentum lebaran mengajak anak-anak datang ke sini untuk mengenali karena kita memiliki budidaya ikan salah satunya ikan bandeng yang cukup melegenda," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah memborong ikan bandeng. Nantinya, ikan bandeng yang dibeli ini dipakai untuk lomba masak bersama Kepala Perangkat Daerah serta BUMD.

Baca juga: Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Optimistis Tumbuhkan Semangat Juara Talenta Unggul Jatim

"Belanja bandengnya memang agak banyak karena biasa dipakai untuk lomba masak di Grahadi bersama OPD dan BUMD. Tahun inì tahun ke empat," katanya.

"Dimulai jam 1 salat malam, lalu jam 2 lomba masak dan jam 3 selesai dimakan saat sahur bersama Perangkat Daerah dan BUMD," pungkasnya.

Editor : Diday Rosadi

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru